Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Seorang Gadis Diperkosa Ditaman Raja Batu. Anggota Satpol PP Madina Diduga Terlibat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
  • print Cetak

Kantor unit perempuan dan anak Polres Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Seorang Perempuan Warga Pidoli lombang, Panyabungan berinisial SN
(20) atau sebut saja mawar ‘diduga’ mengalami tindak asusila Taman Raja Batu pada rabu, (06/11) sekitar Pukul 15:00 Wib. Salah seorang terlapor dan diamankan diduga anggota Satpol PP Madina.

Salah seorang diduga terlapor kini diamankan di Polres Madina berinisial I. I diduga adalah salah seorang honorer di Satpol PP Madina, Ia ditahan atas dugaan keterlibatan tindakan asusila dan pemerasan Pada Rabu Kemarin, (06/11).

Kasatpol PP Madina Yuri Andri yang konfirmasi terkait informasi salah satu anggotanya yang terlibat mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tau tentang hal tersebut. Belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian,” Kata Yuri melalui pesan Whatsapp.

Berdasarkan Laporan Polisi. LP/B/318/XI/2024/SPKT. Polres Madina / Polda Sumut. Tanggal 07 November 2024 Pukul 07:50 Wib. Kronologis kejadian itu ada 4 (Empat) orang yang dilaporkan ke Polres Madina. SN mendapatkan tindakan pemerkosaan itu diruangan kosong di Desa Parbangunan, Panyabungan. 2 orang pelaku memaksa korban untuk menghisap kemaluan mereka.

Sementara, Satu orang pelaku memaksa korban membuka bajunya saat diruang kosong. Seterusnya, Satu pelaku tersebut berkata ‘Buka Pakaianmu Jika Ingin Selamat’ hingga terjadilah pemerkosaan itu yang dilakukan satu orang. Pasca kejadian, korban diintimidasi untuk tidak melaporkannya pada kekasih nya berinisial Y. Akibat kejadian itu korban merasa takut dan merasakan sakit pada kemaluannya.

Diceritakan SN (Korban). Awalnya SN dan Y teman tengah berbincang di Taman Raja Batu Rabu, (06/11). Kemudian, 1 Pria datang yang mengaku warga Desa Parbangunan meminta uang keamanan Senilai Rp. 500.000. Namun, Y teman korban saat itu yang hanya mempunyai Rp. 200.000 disuruh mencari sisa uang itu.

Naas, saat Y mencari sisa uang itu SN malah dipaksa melakukan perbuatan haram oleh Pria berinisial P yang mengaku warga sekitar. Alasan dimintai uang itu Kata SN untuk uang keamanan.

Mendapat perlakuan tak senonoh tersebut SN didampingi keluarganya melaporkan kejadian itu pada Polres Madina dengan Laporan Polisi : LP/B/318/XI/2024/SPKT. Polres Madina / Polda Sumut. Tanggal 07 November 2024 Pukul 07:50 Wib.

Ishar Salah seorang keluarga korban yang mendampingi SN di Polres Madina berharap pada kepolisian untuk segera memproses laporan itu. SN kata Ishar telah melakukan visum di RSUD Madina hari ini kamis 7/11.

“Harapannya para pelaku diproses secepatnya, dan dihukum dengan hukum yang berlaku. Karena, telah merugikan adek saya,” Kata Ishar Pada Mandailing Online di Polres Madina.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi-Saipullah Sertijab

    Sukhairi-Saipullah Sertijab

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ja’far Sukhairi Nasution melakukan serah terima jabatan (sertijab) bupati Mandailing Natal dengan Saipullah Nasution, berlangsung di aula kantor bupati, Panyabungan, Selasa (25/3/2025). Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution menjabat bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2021-2025. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution menjabat bupati dan wakil […]

  • Pedagang Pupuk: Sudah 3 Bulan Pupuk Tak Datang

    Pedagang Pupuk: Sudah 3 Bulan Pupuk Tak Datang

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelangkaan pupuk bersubsidi zenis ZA dan Ponska di Mandailing Natal (Madina) diakui pihak pedagang kebenarannya. Aswin, seorang penjual pupuk dan obat-obatan pertanian di Panyabungan menyatakan, Jum’at (25/10/2013) bahwa sudah 3 bulan terakhir pupuk ZA dan Ponska tidak masuk. “Jadi ada kelangkaan. Kita dengar informasi bahwa ada kekosongan barang, dan sudah banyak […]

  • Lokasi Pembangunan Polsek Panyabungan Timur

    Lokasi Pembangunan Polsek Panyabungan Timur

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Disinilah rencananya Kantor Polsek Panyabungan Timur dibangun. Lahan seluas 500 meter ini diserahkan oleh masyarakat Kelurahan Gunung Baringin bulan Maret 2013 kepada Pemda Mandailing Natal untuk tempat pendirian kantor Polsek Panyabungan Timur yang tempatnya di Kelurahan Gunung Baringin. (hol/mo).

  • Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah, S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan […]

  • H. Ayyub Sulaiman Lubis, Perintis Kemerdekaan Asal Kotanopan

    H. Ayyub Sulaiman Lubis, Perintis Kemerdekaan Asal Kotanopan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Tahun 1990, saya mewakili orang tua dalam Ramah Tamah dengan para keluarga Perintis Kemerdekaan asal Sumatera Utara di Medan, bertemu dengan H. Ayyub Sulaiman Lubis. Lelaki berperawakan kecil yang menjadi Ketua Persatuan Persatuan Perintis Kemerdekaan Sumatera Utara setelah H. Mahals meninggal. Tak banyak bicara. Bersama saya waktu itu ada Muhammad TWH, […]

  • Unlearning Loss Education

    Unlearning Loss Education

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi   Polemik learning loss dalam sistem pendidikan negeri ini makin parah. Sudah sebelas bulan pelaksanaan pendidikan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hanya menghasilkan masalah baru. Learning loss education seharusnya sudah bisa diprediksi. Kebijakan pemerintah membuat kurikulum  darurat di era pandemi   pun tidak banyak menolong. Para orang tua […]

expand_less