Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah, S.Pd
Guru dan Pemerhati Masyarakat

Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan yang sebenarnya. Konsep yang menjauhkan anak didik dari target dan tujuan pendidikan nasional yang menjadikan outputnya menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

Knowledge Based Economic (KBE)  dijadikan sebagai basis dari pendidikan SMK hari ini.  konsep KBE ini mencetak anak didik menjadi mesin industri semata. Anak bangsa hanya diarahkan pada jurang kesalahan yang membahayakannya. Tujuan pendidikan untuk masuk hanya pada dunia kerja berdasarkan “Triple Helix Model” yakni akademic, business and government. Model ini mengkolaborasikan akademic sebagai bagian mencetak generasi industri. Adapun bisnis hanya menginginkan menjadi rumah bagi output akademic yang berbasis industri (SMK) dan yang terakhir government sebagai pihak yang menjadi penyelenggara pendidikan dan regulator bagi kapitalisasi industri itu sendiri. Triple Helix itu adalah konsep dan menyalahi  tujuan nasional sistem pendidikan kita.  Sebab manusia Indonesia seutuhnya yang hendak diwujudkan bukanlah semata manusia sebagai mesin bagi pabrik-pabrik industri.

Namun lebih daripada itu yaitu sebagai manusia yang memiliki kepribadian yang luhur. Triple Helix model itu telah mengukuhkan sistem pendidikan yang hanya siap kerja dan menghadapi dunia kerja.

Fokus pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada output yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja hanya mampu mewujudkan robot-robot industri saja. Padahal seharusnya pendidikan vokasi itu mampu menjadikan outputnya sebagai tenaga ahli yang mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Masalah-masalah di masyarakat selayaknya mampu diselesaikan oleh lulusan-lulusan sekolah ini. Masyarakat sangat membutuhkan pendidikan vokasi yang shohih yang mampu berdikari dan tidak bergantung pada pihak lain atau negara lain yang kapitalistik.

Jika kita memiliki pada sistem pendidikan vokasi dalam sistem lain tentu kita dapat melihat bahwa ada kesalahan yang cukup fatal yang dihasilkan oleh vokasi yang berbasis KBE ini. Sebab pendidikan vokasi yang benar itu adalah pendidikan yang mampu mewujudkan kepribadian yang benar pada lulusan-lulusan sekolah tersebut. Mereka menjadi manusia yang dekat kepada Tuhannya. Bukan hanya itu, mereka akan menjadi manusia yang mampu mengoperasikan alat-alat pabrik tersebut bukan sebagai “robot” namun sebagai ahli. Ahli industri yang mumpuni, konseptual dan memberikan solusi atas permasalahan masyarakat yang ada khususnya dalam perbaikan ekonomi masyarakat.

Selain itu mereka akan mampu melanjutkan pembelajaran pada tingkat menengah itu dan mengembangkan keahliannya hingga kepada tahapan yang tertinggi yaitu sebagai konsep yang bebas dari tekanan negara-negara penjajah kapital.

Pendidikan vokasi yang shohih itu akan mencetak teknisi spesialis industri yang shohih, keilmuannya mendalam sehingga mampu mengembangkan kreativitas dalam sains dan teknologi. Ilmu yang dikuasainya itu bahkan mampu diajarkan kepada generasi setelahnya untuk kebaikan masyarakat.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Jalan Nasional di titik Desa Tanjung Alai, Dusun Pintu Angin, Kecamatan Muara Sipongi (Morsip) Kabupaten Mandailing Natal sedang berlangsung pembangunan tembok penahan longsor tebing. Pembiayaan proyek ini berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Titik ini termasuk rawan longsor,  dan beberapa ruas […]

  • Bupati: Tindak Jika Terbukti Jual Beli Proyek

    Bupati: Tindak Jika Terbukti Jual Beli Proyek

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution ternyata tidak siap memberikan komentar seputar jual beli paket Proyek tahun anggaran 2014 yang banyak diributkan para kontraktor di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. “Saya tidak mengomentari yang saya tidak tau dan tidak jelas,” kata Dahlan hasan menjawab wartawan melalui SMS telefon seluler, […]

  • HET LPG Belum Ada, Harga 3 KG Capai 25 Ribu
    Tak Berkategori

    HET LPG Belum Ada, Harga 3 KG Capai 25 Ribu

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG belum ditetapkan pemerintah daerah Mandailing Natal (Madina) menyebabkan harga gas itu tak menentu. Di Kecamatan Ranto Baek, harga gas LPG 3 kg mencapai .25.000 ripuah per tabung. Sementara di kota Panyabungan terjadi beberapa variasi harga. Antara 16 ribu hingga 18 ribu rupiah per tabung. Akibatnya […]

  • Cerpen : CATATAN RAMONA

    Cerpen : CATATAN RAMONA

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (publis bagian 2 – selesai) Karya : WAHYUNI LUBIS Inilah yang aku cemaskan selama ini, jatuh cinta sendirian, padahal masih tangkas dalam ingatan, janji yang pernah kau lontarkan. Bersumpah untuk tidak meninggalkan, namun nyatanya kau malah pergi dengan dia yang pernah kau ludahkan.   Kau tau,bagaimana aku tanpa mu!!!! Ah,,,,,sudahlah, tidak penting. Aku baik-baik saja. […]

  • Job Hugging, Efek Ketidakpastian Ekonomi Kapitalisme

    Job Hugging, Efek Ketidakpastian Ekonomi Kapitalisme

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Muncul fenomena baru di dunia kerja yang disebut job hugging. Kalau dulu banyak orang sering pindah-pindah kerja atau job hopping demi mengejar tawaran gaji yang lebih tinggi. Kini, justru banyak pekerja memilih ‘memeluk’ pekerjaannya yang ada saat ini meskipun merasa merana dan tidak nyaman. Fenomena ini […]

  • Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online) : Bertandang ke dusun air putih di desa Hadangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dicurhati warga desa. Mereka mengaku merasa terasing di Kabupaten Madina karena minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten. ” Kami di dusun air putih Desa Hadangkahan ini merasa […]

expand_less