Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah, S.Pd
Guru dan Pemerhati Masyarakat

Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan yang sebenarnya. Konsep yang menjauhkan anak didik dari target dan tujuan pendidikan nasional yang menjadikan outputnya menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

Knowledge Based Economic (KBE)  dijadikan sebagai basis dari pendidikan SMK hari ini.  konsep KBE ini mencetak anak didik menjadi mesin industri semata. Anak bangsa hanya diarahkan pada jurang kesalahan yang membahayakannya. Tujuan pendidikan untuk masuk hanya pada dunia kerja berdasarkan “Triple Helix Model” yakni akademic, business and government. Model ini mengkolaborasikan akademic sebagai bagian mencetak generasi industri. Adapun bisnis hanya menginginkan menjadi rumah bagi output akademic yang berbasis industri (SMK) dan yang terakhir government sebagai pihak yang menjadi penyelenggara pendidikan dan regulator bagi kapitalisasi industri itu sendiri. Triple Helix itu adalah konsep dan menyalahi  tujuan nasional sistem pendidikan kita.  Sebab manusia Indonesia seutuhnya yang hendak diwujudkan bukanlah semata manusia sebagai mesin bagi pabrik-pabrik industri.

Namun lebih daripada itu yaitu sebagai manusia yang memiliki kepribadian yang luhur. Triple Helix model itu telah mengukuhkan sistem pendidikan yang hanya siap kerja dan menghadapi dunia kerja.

Fokus pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada output yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja hanya mampu mewujudkan robot-robot industri saja. Padahal seharusnya pendidikan vokasi itu mampu menjadikan outputnya sebagai tenaga ahli yang mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Masalah-masalah di masyarakat selayaknya mampu diselesaikan oleh lulusan-lulusan sekolah ini. Masyarakat sangat membutuhkan pendidikan vokasi yang shohih yang mampu berdikari dan tidak bergantung pada pihak lain atau negara lain yang kapitalistik.

Jika kita memiliki pada sistem pendidikan vokasi dalam sistem lain tentu kita dapat melihat bahwa ada kesalahan yang cukup fatal yang dihasilkan oleh vokasi yang berbasis KBE ini. Sebab pendidikan vokasi yang benar itu adalah pendidikan yang mampu mewujudkan kepribadian yang benar pada lulusan-lulusan sekolah tersebut. Mereka menjadi manusia yang dekat kepada Tuhannya. Bukan hanya itu, mereka akan menjadi manusia yang mampu mengoperasikan alat-alat pabrik tersebut bukan sebagai “robot” namun sebagai ahli. Ahli industri yang mumpuni, konseptual dan memberikan solusi atas permasalahan masyarakat yang ada khususnya dalam perbaikan ekonomi masyarakat.

Selain itu mereka akan mampu melanjutkan pembelajaran pada tingkat menengah itu dan mengembangkan keahliannya hingga kepada tahapan yang tertinggi yaitu sebagai konsep yang bebas dari tekanan negara-negara penjajah kapital.

Pendidikan vokasi yang shohih itu akan mencetak teknisi spesialis industri yang shohih, keilmuannya mendalam sehingga mampu mengembangkan kreativitas dalam sains dan teknologi. Ilmu yang dikuasainya itu bahkan mampu diajarkan kepada generasi setelahnya untuk kebaikan masyarakat.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

            Oleh : Ketua KADIN Mandailing Natal Sobir Lubis, SH Gerakan Indonesia Hebat yang dikampanyekan pemerintahan Joko Widodo membutuhkan orang-orang kreatif, yang mampu melakukan terobosan-terobosan penting. Bahwa tanpa daya kreatifitas dan kemampuan melakukan terobosan-terobosan, maka Gerakan Indonesia Hebat akan sulit diwujudkan.Gerakan Indonesia Hebat ini tentunya bukan saja harus digerakkan pemerintah pusat. Gerakan […]

  • Ombudsman Minta Komisi A DPRD Sumut Batalkan Hasil Seleksi KPID

    Ombudsman Minta Komisi A DPRD Sumut Batalkan Hasil Seleksi KPID

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) meminta Komisi A DPRD untuk membatalkan hasil seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 sebab ada temuan maladministrasi dalam proses seleksi yang dilakukan. Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman James Marihot Panggabean mengatakan, sesuai hasil laporan calon komisioner KPID Sumut yang kemudian dilakukan […]

  • Madina Masuk Kategori Daerah Rawan Bencana Type A

    Madina Masuk Kategori Daerah Rawan Bencana Type A

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 16Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution menyataan bahwa daerah ini masuk ketegori daerah rawan bencana alam type A alias sangat rawan. Pernyataan ini mengikuti indeks bencana secara nasional. Jenis-jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, angin puting beliung dan ancaman gunung berapi. Itu disampiakan wakil bupati […]

  • Longsor Jalur Ulu Pungkut Madina Masih Berlanjut

    Longsor Jalur Ulu Pungkut Madina Masih Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Longsor susulan ruas jalan jalur Kotanopan-Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) kembali terjadi, Senin ( 24/11). Hingga Selasa ( 25/11), akses dari Muara Pungkut hingga Simpang Banyak Kecamatan Ulupungkut masih terputus. Hujan yang terus melanda menyebabkan longsoran pada tebing jalan terjadi sekira pukul pukul 12.30 Wib, Senin, di titik Muara Sabut atau […]

  • Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) setelah sempat tidak terima insentif / honor beberapa tahun karena Pemda kekurangan anggaran. Para guru mengaji, bilal mait dan BKM ( badan kenaziran masjid )  di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bernafas lega karena siang tadi, mereka telah menerima honor yang sumber dananya dari Dana Desa. Mereka […]

  • Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Bulan Ramadan 2021 tinggal sebentar lagi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Siaran Pada Bulan Ramadhan. KPI menegaskan bahwa selama bulan Ramadan 2021 siaran televisi diperketat. Lembaga penyiaran diminta untuk tidak menampilkan muatan yang mengandung Lesbian, Gay, Biseksual dan […]

expand_less