Senin, 2 Nov 2026
light_mode

Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah, S.Pd
Guru dan Pemerhati Masyarakat

Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan yang sebenarnya. Konsep yang menjauhkan anak didik dari target dan tujuan pendidikan nasional yang menjadikan outputnya menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

Knowledge Based Economic (KBE)  dijadikan sebagai basis dari pendidikan SMK hari ini.  konsep KBE ini mencetak anak didik menjadi mesin industri semata. Anak bangsa hanya diarahkan pada jurang kesalahan yang membahayakannya. Tujuan pendidikan untuk masuk hanya pada dunia kerja berdasarkan “Triple Helix Model” yakni akademic, business and government. Model ini mengkolaborasikan akademic sebagai bagian mencetak generasi industri. Adapun bisnis hanya menginginkan menjadi rumah bagi output akademic yang berbasis industri (SMK) dan yang terakhir government sebagai pihak yang menjadi penyelenggara pendidikan dan regulator bagi kapitalisasi industri itu sendiri. Triple Helix itu adalah konsep dan menyalahi  tujuan nasional sistem pendidikan kita.  Sebab manusia Indonesia seutuhnya yang hendak diwujudkan bukanlah semata manusia sebagai mesin bagi pabrik-pabrik industri.

Namun lebih daripada itu yaitu sebagai manusia yang memiliki kepribadian yang luhur. Triple Helix model itu telah mengukuhkan sistem pendidikan yang hanya siap kerja dan menghadapi dunia kerja.

Fokus pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada output yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja hanya mampu mewujudkan robot-robot industri saja. Padahal seharusnya pendidikan vokasi itu mampu menjadikan outputnya sebagai tenaga ahli yang mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Masalah-masalah di masyarakat selayaknya mampu diselesaikan oleh lulusan-lulusan sekolah ini. Masyarakat sangat membutuhkan pendidikan vokasi yang shohih yang mampu berdikari dan tidak bergantung pada pihak lain atau negara lain yang kapitalistik.

Jika kita memiliki pada sistem pendidikan vokasi dalam sistem lain tentu kita dapat melihat bahwa ada kesalahan yang cukup fatal yang dihasilkan oleh vokasi yang berbasis KBE ini. Sebab pendidikan vokasi yang benar itu adalah pendidikan yang mampu mewujudkan kepribadian yang benar pada lulusan-lulusan sekolah tersebut. Mereka menjadi manusia yang dekat kepada Tuhannya. Bukan hanya itu, mereka akan menjadi manusia yang mampu mengoperasikan alat-alat pabrik tersebut bukan sebagai “robot” namun sebagai ahli. Ahli industri yang mumpuni, konseptual dan memberikan solusi atas permasalahan masyarakat yang ada khususnya dalam perbaikan ekonomi masyarakat.

Selain itu mereka akan mampu melanjutkan pembelajaran pada tingkat menengah itu dan mengembangkan keahliannya hingga kepada tahapan yang tertinggi yaitu sebagai konsep yang bebas dari tekanan negara-negara penjajah kapital.

Pendidikan vokasi yang shohih itu akan mencetak teknisi spesialis industri yang shohih, keilmuannya mendalam sehingga mampu mengembangkan kreativitas dalam sains dan teknologi. Ilmu yang dikuasainya itu bahkan mampu diajarkan kepada generasi setelahnya untuk kebaikan masyarakat.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legenda Si Penguasa Kerangkeng, Akankah Kebenaran Terungkap?

    Legenda Si Penguasa Kerangkeng, Akankah Kebenaran Terungkap?

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Sadis! Horor! Tidak Manusiawi! Itulah sederatan kata-kata yang pastinya muncul di benak setiap orang yang telah mengetahui kasus seorang bupati salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Kisah tragis yang dikabarkan menimpa anak manusia dalam satu ruangan illegal bersama rantai kerangkeng yang sampai pemberitaan terkini belum ada […]

  • Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, ( Mandailing Online )- Jalan tengah lintas sumatera di Desa Muara Mais, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal pagi ini Kamis 16/11/2023 terpaksa tidak bisa di lewati kendaraan, pasalnya material longsor dari perbukitan menimbun badan jalan nasional itu. Kendaraan melintas si jalur perhubung Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini pun terpaksa terhenti sementara menunggu […]

  • Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Terkait kekecewanya para nasabah  Bank BRI Unit Kotanopan akibat kelambanan pelayanan di bank ini, pihak BRI akan melaksanakan evaluasi dan tak tertutup kemungkinan akan melakukan penambahan teller. Itu dikatakan Kepala BRI Unit Kotanopan, Teguh Himawa kepada wartawan, Rabu (12/8) lalu di Kotanopan.  “Bukan itu saja, kita juga akan mengevaluasi seringnya […]

  • Musnahkan Barang Bukti Ganja

    Musnahkan Barang Bukti Ganja

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan S.H,. S.ik. MH beserta undangan memusnahkan Barang bukti  daun Ganja  sebanyak 122 Kg dan miras pada acara HUT Bhayangkara 69 di Mako Polres Madina, Rabu,(1/7).(hol)

  • Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam […]

  • Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Keputusan berpasangan dengan Saipullah Nasution untuk mengarungi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 lahir dari pertimbangan dan dukungan banyak pihak, termasuk Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution. Hal itu diungkapkan calon wakil bupati Atika Azmi Utammi Nasution usai menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu […]

expand_less