Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di 133 Desa/Kelurahan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • print Cetak

Desa Kampung Kapas II, satu dari 133 desa/kelurahan yang sudah menyelesaikan musyawarah desa khusus pembentukan Koperasi Merah Putih. (foto: dok Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Madina)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terus bergerak dalam percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di desa dan kelurahan sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Muktar Afandi Lubis, S.Sos, MM, Kamis (8/5/2025) menyatakan dari total  377 desa dan 27 kelurahan di Madina, saat ini telah terlaksana Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus pembentukan KMP di 133 desa dan kelurahan.

Yakni 126 desa dan 7 kelurahan.

Selanjutnya desa dan kelurahan yang telah melaksanakan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus diharapkan segera menghadap Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) untuk proses penerbitan Keputusan Menteri Hukum tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Koperasi.

“Dokumen dan berkas yang menjadi persyaratan ada dalam Petunjuk Pelaksanaan yang diterbitkan Kementerian Koperasi, kita sudah share ke seluruh desa dan kelurahan, silakan dipedomani,” ujar pria yang akrab dipanggil Fandi Lubis ini.

Fandi Lubis mengatakan bahwa  Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution memiliki komitmen besar mendorong pendirian KMP di seluruh desa dan kelurahan.

Dalam berbagai kesempatan bupati dan wakil bupati kerap berbicara tentang KMP dan terus mendorong perangkat daerah terkait, camat dan kepala desa dan lurah untuk menyelesaikan pembentukan KMP di seluruh wilayah Mandailing Natal sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu akhir bulan Juni 2025.

Sikap ini sekaligus menunjukkan optimisme bupati dan wakil bupati  bahwa kebijakan nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo ini akan memberi dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat, khususnya di Mandailing Natal.

“Pesan bapak bupati akhir bulan Juni harus rampung di 404 desa/kelurahan, karena sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat pada tanggal 12 Juli bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional dimana Presiden Prabowo akan launching 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia,” ungkap Fandi Lubis.

Fandi Lubis menambahkan bahwa ada 4 tahap program KMP. Tahap pertama pembentukan sampai akhir bulan Juni, tahap kedua peluncuran oleh Presiden RI pada tanggal 12 Juli, tahap ketiga pengembangan dan tahap keempat pemantauan dan evalausi.

“Hari ini kita pada tahap pembentukan, tentunya ini tidak hanya tugas pemerintah saja, kami berharap bantuan semua pihak terlibat aktif mensosialisakan program ini kepada masyarakat dan juga terlibat aktif dalam proses pembentukannya melalui keikutsertaan dalam Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus”, ujar Fandi Lubis mengakhiri. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mtq IPMM Padang Tingkat MDA se Kecamatan  Siabu Kab. Mandailing Natal Hasilkan Juara Terbaik

    Mtq IPMM Padang Tingkat MDA se Kecamatan Siabu Kab. Mandailing Natal Hasilkan Juara Terbaik

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan  (Mandailing Online) – Setelah pembukaan kemarin, hari ini Kamis (29/1) MTQ Tingkat MDA Se-Kecamatan Siabu Kab. Mandailing Natal tiba pada puncak acara, yakni pengumuman pemenang berbagai lomba. MTQ yang dilaksanakan Ikatan Pelajar Mahasiswa Mandailing Padang ini menyelenggarakan berbagai lomba sejak sehari sebelumnya, yakni Lomba Tilawah, Lomba Pidato, Lomba Tahfiz Putra dan Lomba Tahfiz Putri. […]

  • Penasehat Hukum Minta Hakim Bebaskan Kadis PUPR Madina

    Penasehat Hukum Minta Hakim Bebaskan Kadis PUPR Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Dakwaan yang diajukan JPU terhadap Kadis PUPR Madina, Syahruddin dan staf Dinas PUPR Madina, Nazaruddin Sitorus STdinilai kabur dan tidak cermat. Sehingga kuasa hukum memohon agar majelis hakim nantinya menjatuhkan vonis bebas terhadap kedua kliennya. Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Dr. Adi Mansar ketika menyampaikan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan […]

  • Angka Bunuh Diri Generasi Tinggi, Apa Solusinya?

    Angka Bunuh Diri Generasi Tinggi, Apa Solusinya?

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Mahasiswa merupakan sosok intelektual dambaan umat. Tak sedikit masyarakat menumpukan harapannya di pundak mahasiswa. Mahasiswa seharusnya menjadi sosok yang segaris dengan harapan bangsa. Yakni menjadi insan cerdas nan mumpuni memberi solusi bagi umat. Namun, ditengah gempuran sekuler (pemisahan agama dengan kehidupan) terbentuklah pemuda yang lemah iman, mudah menyerah, putus asa, optimis, […]

  • Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA, (MO) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai peristiwa penembakan terhadap prajurit TNI yang terjadi di Papua menunjukkan masih tingginya kesenjangan ekonomi di daerah tersebut. “Masyarakat di Indonesia barat sudah maju tapi masyarakat di Indonesia Timur, khususnya Papua masih tertinggal,” kata Megawati Soekarnoputri, hari ini. Menurut dia, Papua memiliki potensi sumber […]

  • Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos. Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri. Semua […]

  • Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    Anak Tidak Masuk Polwan Rp130 Juta Lenyap

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Suparti (52), warga Dusun IV Desa Suka Jadi Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, melaporkan BS (35) penduduk Jalan Eka Surya Perumahan Taman Permata Surya Medan ke Polres Langkat, Senin (21/2). Pengaduan dilakukan korban terhadap tersangka, pasalnya anak Suparti dijanjikan dapat diangkat menjadi Polwan. Namun hingga kini anaknya tidak juga diterima menjadi anggota Polri. Akibat kejadian […]

expand_less