Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

KUPT Siabu Tiap Senin Pagi Kunjungi Sekolah Diam-Diam,Beri Wejangan Kepada Pelajar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Okt 2016
  • print Cetak
seorang pelajar SD menaikkan bendera, sementara KUPT Siabu dan pelajar lain melakukan penghormatan

seorang pelajar SD menaikkan bendera, sementara KUPT Siabu dan pelajar lain melakukan penghormatan

SIABU (Mandailing Online) – Ada kebiasaan rutin yang dilakukan Kepala  UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Siabu, Marasolih, S.Pd, yakni mendatangi sekolah secara diam-diam di pagi hari tiap Senin tanpa diketahui pihak sekolah.

Biasanya, kepala sekolah dan guru-guru yang didatangi selalu terkejut. Dan, biasanya pula, Marasolih akan menjadi pembina upacara pada acara penaikan bendera di sekolah yang didatanginya itu.

Seperti yang terjadi pada SD Negeri 010 Desa Hutapuli pada Senin (10/10) lalu. Ketika Marasolih muncul tiba-tiba di sekolah itu, pihak sekolah terkejut, karena kedatangan itu tak diketahu dan tak ada perencanaan atau penjadwalan. Keterkejutan itu muncul karena pihak sekolah tak memiliki persiapan, baik menyiapkan pelajar maupun hal lainnya sebagaimana jika satu sekolah dikunjungi pejabat di atas.

Di kesempatan itu, usai menjadi pembuna upacar, Marasolih berpesan kepada pelajar bahwa sebagai siswa harus pandai-pandai memanfaatkan waktu, karena waktu yang sudah lewat adalah  sebuah pelajaran, sedangkan waktu yang akan datang adalah masa depan.

Janganlah selalu membuang waktu di masa kecil disita bermain game atau berkeliaran tanpa arti. “Dan kita harus selalu mengingat perjuangan orang tua yang senantiasa berjuang untuk memperjuangkan kita, dan buatlah programmu sendiri untuk masa yang akan datang,” katanya di hadapan pelajar.

“Biasakanlah selalu punya jadwal, karena agama kitapun mengatur kita melalui jadwal. Contohnya solat  ada waktunya, tidak boleh semaunya. Bangunlah di waktu subuh sekalian solat  berjamaah agar kita menjadi anak yang berguna dan beriman,” katanya dalam arahannya.

“Kalaulah sudah terbiasa seperti diatas, pasti tidak akan pernah terlambat ke sekolah dan tidak akan mengganggu pelajaran kalian. Begitulah supaya kita bisa menjadi pemimpin yang beriman,” ujarnya.

“Saya sering koreksi malam, ternyata di Kecamatan Siabu ini masih banyak siswa SD yang tidak belajar atau makrib mengaji, dan saya berharap kepada guru-guru dan kepala sekolah untuk mengawasinya,” tambahnya.

Kepala Sekolah SD Negeri 010, Masnidar, S.PdI kepada Mandailing Online mengatakan, pihaknya sangat senang atas kunjungan mendadak kepala UPT itu. Apalagi di kunjungan itu selalu memberikan arahan yang membangun agar kualitas pendidikan kian meningkat.

 Sebulan sebelum itu, kepala UPT itu juga sudah pernah mengunjugi sekolah itu. “Dan Pak Marasolih juga tidak segan-segan menegur kami jika memang salah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT Siabu, Marasolih yang dihubungi mengungkapkan bahwa kenjungan mendadak di tiap pagi Senin sudah dijadikannya rutinitas. Dan dia selalu akan menjadi Pembina upacara penaikan bendera.

Dia tidak akan memberitahukan pada siapapun atas kedatangannya, agar semua kepala sekolah dan gurunya tidak menyetting  siswanya. “Tentunya kita pasti akan mendapatkan jika ada guru dan kepala sekolah yang neko-neko,” katanya.

 

Peliput : Jakfar Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Kemiskinan Kian Meningkat, Orang Kaya Tetap Beli Mobil Mewah

    Ketika Kemiskinan Kian Meningkat, Orang Kaya Tetap Beli Mobil Mewah

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Berdasarkan hasil pengukuran Gross National Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto per kapita, Indonesia masuk dalam negara termiskin nomor 100 di dunia. Sedangkan dikutip dari World Population Review, Indonesia masuk dalam urutan ke-73 negara termiskin di dunia karena pendapatan nasional bruto RI tercatat US$3.870 per kapita pada 2020. […]

  • Gozali Pulungan Ditetapkan Jadi Bupati Madina

    Gozali Pulungan Ditetapkan Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan ditetapkan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Madina, Selasa (29/6/2021). Penetapan dilakukan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menetapkan sampai ada keputusan lebih lanjut dari Kemendagri. Masa jabatan Gozali ini akan berakhir setelah Sukhairi-Atika dilantik menjadi bupati/wakil bupati defenitif. Hal itu sesuai dengan radiogram gubernur […]

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

  • Aktifitas Warga Lembah Sorik Marapi Normal

    Aktifitas Warga Lembah Sorik Marapi Normal

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Camat Himbau Agar Saling Instrospeksi LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Aktifitas masyarakat di kawasan Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi sudah relatif normal, baik aktifitas bertani, berkebun maupun aktifitas sosial lainnya, pasca bentrokan Maga berdarah Pebruari lalu. Pantauan Mandailing Online serta wawancara dengan sejumlah warga, Kamis dan Sabtu  (5-7/3/2015) di kawasan Maga, aktifitas sosial […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Pada awalnya semua suku bangsa memiliki sistem aturan tersendiri yang mengatur pola tingkah laku antar-individu masyarakatnya. Mandailing, sebagai satu suku bangsa, bukan sebatas etnik dalam pengertian sempit, juga memiliki sistem aturan tersebut. Saya tentu tak berkompetensi untuk menjelaskan berbagai pengertian hukum, baik dari segi hukum adat, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 22)

    MARSIDAO-DAO (episode 22)

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Adong do etek nami sanga tobang nami i, umak?,” ning si Pikek. “Adong, etekmu sada, goarna Laila, umur nia 30 taon mei sannari. Tobangmu indadong harana umak ma nagodangna adaboru. Mamakmu sada, tai mariganan i tano ranto do, tinggalna i Kalimantan,” ning umak nia. “Etek Laila mi, tar suang […]

expand_less