Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Derita Palestina, Derita Kita

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Oleh: Suci Hati, S.M
Aktivis Dakwah Kota Medan

Berita tentang seorang jurnalis yang mengalami tindak kejahatan yang dialami jurnalis Fatima tewas beserta tujuh anggota keluarganya telah menjadi target sasaran serangan brutal tentara Israel karena foto-foto yang menjadi hasil karya dokumentasi beliau terhadap warga Gaza (19/04).

Mengingat tentang kondisi saudara kita yang ada di Palestina penderitaan dan kepedihan tidak akan ada habis-habisnya selama jihad tidak dilaksanakan secara mendunia. Seruannya sudah, namun baru terealisasi secara individu dari kaum muslimin di dunia.

Sebenarnya jika seluruh tentara dikirimkan oleh pemimpin negeri Islam ke Palestina, ini menjadi kekuatan yang amat besar. Namun kondisi perpolitikan negeri Islam itu terjebak pada cengkeraman negara besar yang mendikte mereka. Karena kondisi inilah, keberpihakan negeri Islam untuk mengirimkan tentara itu tidak ada. Sekat nasionalisme dan tidak independennya negeri islam menjadi halangan utama untuk kebijakan itu.

Kita melihat pemimpin-pemimpin kaum muslimin hanya sekedar mengecam semata tanpa mampu memberikan solusi yang tepat. Bahkan diamnya negeri-negeri Arab yang sangat dekat dengan perbatasan Palestina itupun semakin menunjukan pemimpin Arab tidak berpihak pada Palestina.

Padahal itu bukan hal yang sulit. Mengirimkan tentara-tentara muslim ke sana itu tidak sulit. Dari sini menunjukkan bahwa ikatan nasionalisme yang membelenggu para-para pemimpin negeri muslim yang menganggap Palestina bukan bagian dari wilayahnya itu menjadi penghalang utama. Disisi lain kebengisan serta kejahatan brutal yang dilakukan oleh Zionis Israel itu kuat dan pongah karena banyak yang memberi sokongan dan dukungan pada mereka. Bagaimanapun bantuan itu dari segi dana serta persenjataan. Sangat menguatkan zionis.

Kontras memang. Hal lain yang bisa kita lihat dari negeri-negeri Muslim hari ini adalah kondisi negeri yang  mayoritas kaya akan sumberdaya alamnya. Sementara negeri-negeri yang yang dianggap kuat itu justru hanya mampu menjajah negeri-negeri yang makmur itu. Seperti halnya Amerika dan sekutunya yang menjadi pendukung utama menyokong Israel.

Dari sini kita bisa menyatakan bahwa seharusnya pemimpin negeri ini harus berani memutuskan seluruh kerjasama terhadap negeri-negeri penjajah itu. Karena mereka sudah berani menumpahkan darah saudaranya. Tanpa harus memandang kaum muslimin pun, seharusnya genosida ini bisa dihentikan.

Pengiriman tentara dari negeri kaum muslimin memang hanya bisa jika dikomandoi institusi besar bernama Khilafah. Jika tidak ada Khilafah itu bersatunya tentara di negeri-negeri Muslim adalah sesuatu yang utopis.

Singkatnya seruan jihad pada seluruh kaum muslimin dan pengiriman tentara dari negeri Islam  mengusir Zionis akan terlaksana jika ada Khilafah itu. Bagaimanapun derita Palestina, adalah derita kita seluruh kaum muslimin di dunia. Hanya Khilafah yang bisa menghilangkannya.
Wallahu a’lam bisshowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta dan Calon Anggota KPID Sumut 2021-2024 Tim Seleksi telah menyerahkan 21 nama Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara (KPID Sumut) periode 2021-2024. Komisi A DPRD Sumut pun sudah memulai Fit and Proper Test. Walau nantinya harus melewati celah sempit, bayangan tentang personalitas […]

  • Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan tabung gas LPG. Bantuan jenis uang tunai itu diserahkan di ruang perawatan RSU Panyabungan, Selasa (30/6/2020) oleh Atika Azmi Utammi dan Ketua DPD PKS Madina, Ustad Wahiddin Arjun. Korban ledakan itu satu […]

  • 207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina. Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina. […]

  • Wacana Kudeta di Masa Wabah ?

    Wacana Kudeta di Masa Wabah ?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fitnah Menyesatkan Demi Menyembunyikan Kegagalan Rezim Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengaku sudah mengantongi nama para tokoh oposisi, yang ingin merancang kudeta terhadap pemerintahan yang sah di tengah pandemi Covid-19. Kelompok ini, katanya, ingin memakai sejumlah isu sebagai materi provokasi dan propaganda politik. […]

  • Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan: Zukma Dona Sari dari Aceh Tamiang Persoalan stunting menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia. Indonesia pun memiliki target menurunkan kasus stunting hingga 14 persen pada tahun 2024. Kondisi stunting pada anak memang cukup meresahkan masyarakat. Pasalnya situasi ini merupakan suatu masalah kesehatan pad beberapa negara di dunia. Stunting, ditandai dari […]

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

expand_less