Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Madina Kembali Renggut Nyawa Pekerja

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • print Cetak

MADINA ( Mandailing Online ): AK (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditemukan tidak bernyawa setelah material tanah menimbun sekujur tubuhnya saat melakukan aktifitas  penambangan emas ilegal di dusun pulau padang desa simpang durian Kecamatan Linggabayu pada Minggu, 25 Mei 2025.

Korban tewas akibat tambang emas ilegal ini menambah catatan panjang pembiaran praktek tambang emas ilegal di Kabupaten ini.

Peristiwa tewasnya AK penambang emas ilegal tersebut diketahui bekerja pada pemilik tambang yakni Tomok warga Desa Simpang Durian, dan lahan lokasi aktivitas tambang ilegal itu ada milik Aidir Ali.

Camat Lingga Bayu Edi Ikhsan yang dikonfirmasi membenarkan bahwa tambang tersebut ada milik Tomok dan pemilik lahan Aidir Ali.

“Benar, Tomok pemilik dongfeng, dan pemilik lahan Aidir Ali” Jelasnya, Minggu (25/05/25).

Edi Ikhsan menambahkan bahwa sebelumnya telah dilakukan himbauan terhadap pelaku tambang di Kecamatan Lingga Bayu untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitas penambangan emas tanpa izin sebagaimana telah di surati oleh Bupati Mandailing Natal.

“Sering kita beri himbauan, baik melalui kades dan turun ke lapangan” jelasnya

Dari catatan sebulan terakhir sudah 3 orang pelaku tambang yang tewas karena tertimbun material tanah saat beraktifitas

sebelumnya pada 15 Mei 2025, Ahmad Mudo Harahap (48) warga Desa Suka Makmur, meninggal dunia akibat tertimpa material di lahan tambang emas di wilayah Aekorsik, Desa Tagilang Julu.

Lalu pada 22 Mei 2025, Maradongan (55) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, juga tewas tertimbun material longsor di lokasi tambang emas dan terakhir AK ( 25 ) tahun juga ditemukan tidak bernyawa tertimbun material tanah saat melakukan aktifitas yang sama.

Praktek pembiaran oleh berwenang menjadi salah satu paktor tingginya angka kematian dilokasi tambang emas ilegal. Selain itu tidak adanya standar keselamatan juga menjadi penyebab utama.

Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten ini memang menjadi salah satu mata pencaharian warga khusus nya yang berada di lokasi lokasi yang tanahnya mengandung emas. Selain menggunakan mesin dongpeng, para pelaku tambang emas ilegal juga sering ditemukan menggunakan alat berat jenis excavator sebagai alat penunjang kegiatan ilegal tersebut. Selain itu ada juga dengam sistem lobang yang kedalaman nya mencapai ratusan meter kesalam perut bumi. Meski ilegal dan kerap memakan korban nyawa aktifitas itu tetap berjalan tanpa ada tindakan tegas daei otoritas serempat.( * )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Turun Rp 8.000

    Harga Emas Turun Rp 8.000

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Ramadhan tahun  ini, harga emas perhiasan  di pasar baru Panyabungan, Mandailing Natal, turun. Dalam rentang 3 hari belakangan ini, penurunan harga senilai Rp8.000 per gramnya. Hidayat Harahap, penjual emas di toko Najla Harahap pasar baru Panyabungan menjawab Mandailing Online, Rabu, (1/6), mengungkap tokonya  menjual  perhiasan emas per ameh seharga Rp1.280.000. […]

  • Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Truk pengangkut sampah di kota Panyabungan kini bertambah. Pertambahannya 4 unit truk. Empat tambahan itu miliki Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR yang dipinjamkan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Pertambahan itu membuat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agak bernafas lega selaku dinas yang bertanggungjawab mengatasi sampah. “Alhamdulillah, Pak Bupati meminjam […]

  • KMM Rapat Gabungan Pertama Ditahun 2025

    KMM Rapat Gabungan Pertama Ditahun 2025

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Hari Sabtu lalu telah dilaksanakan rapat gabungan Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM). Rapat ini digelar secara rutin setiap bulan dengan online atau secara virtual. Rapat dihadiri Dewan Penasehat, Dewan Pengawas, Dewan Pengurus dan Pengelola/karyawan KMM di Kab Madina, Sumatera Utara. Rapat gabungan itu pertama kali digelar pada tahun 2025 ini. […]

  • Pemerintah Menargetkan Alirkan Listrik Tahun 2018

    Pemerintah Menargetkan Alirkan Listrik Tahun 2018

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia menargetkan pembangkit listrik tenaga panas bumi Sorik Marapi di Mandailing Natal (Madina) sudah harus mengalirkan listrik pada tahun 2018. Demikian ditegaskan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Tisnaldi pada Forum Diskusi Bersama Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorikmarapi di gedung Serba […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (2)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (2)

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing   Syekh Sulaiman yang lebih terkenal dengan Tuan Syekh Aek Libung pada tahun1905 dan wafat di Desa Aek Libung pada tahun 1970. Ulama bermarga Nasution ini lahir dan besar dalam keluarga ulama. Kakeknya, Syekh Rowani Al-Kholidy Naqsabandy bin Mangindal bin Maharaja Manambir Mandailing, adalah seorang ulama […]

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

expand_less