Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Diduga Pemkab Madina Belum Perpanjang Kontrak Lapangan Aek Godang Panyabungan Dipagar Pemiliknya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Pemilik lahan (tanah) Lapangan Aek Godang kini memagar lapangan (lahan) tersebut karena diduga pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) belum membayar dana perpanjangan kontrak penggunaan lahan tersebut.
Sekadar mengingatkan lahan tersebut selama ini sudah dimanfaatkan Pemkab Madina sebagai tempat/lokasi berbagai kegiatan terutama untuk kegiatan peringatan hari-hari besar termasuk pelaksanaan pameran pembangunan. Belum dilakukannya perpanjangan kontrak pemakaian lahan tersebut diduga karena Pemkab Madina tidak memiliki anggaran membayar biaya kontrak dan pembayaran kontrak tahun anggaran 2011 pun masih tertunggak.

Pantauan Medan Bisnis, Jum”at (6/1) di lokasi Lapangan Aek Godang di Jalan Lidang Panyabungan terlihat pemilik tanah telah menutup pintu gerbang serta melakukan pemagaran didalam lapangan. Lahan (tanah) tersebut dimiliki oleh dua orang.

Setelah pintu masuk ditutup dan lahan dipagar, masyarakat yang selama ini memanfaatkan areal tersebut untuk berbagai kegiatanb termasuk untuk arena belajar mengemudi tidak bisa lagi memanfaatkannya.

Aggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada wartawan mengungkapkan, pemagaran lapangan tersebut menjadi pukulan terhadap Pemkab Madina. Sebab, kata dia, selama ini anggaran pembangunan untuk memoles lokasi tersebut sudah banyak tersedot terutama pembangunan panggung, gapura serta pagar lapangan meskilokasi panggung yang dibangun berada di areal Dinas Pengairan.

“Pemagaran yang dilakukan warga merupakan salah satu bukti kegagalan Pemkab Madina. Seharusnya areal lapangan tersebut dibeli menjadi aset Pemkab Madina. Tetapi kenyataannya lahan tersebut belum dimiliki Pemkab Madina,” kritik Iskandar.

Seharusnya, sambung Iskandar, niat dari Pemkab Madina untuk membeli tanah lapangan tersebut dikoordinasikan dengan DPRD Madina. “Jika memang ingin memperpanjang kontrak juga harus dibicarakan dengan DPRD. Sebab, dengan kejadian ini bangunan yang ada di lokasi itu mungkin tidak bisa lagi dimanfaatkan dikarenakan pemilik tanah telah membangun pagar terutama di pintu gerbang (gapura) yang dibangun menggunakan APBD Madina,” kata Iskandar.

Dia menyarankan, agar masalah tersebut segera diselesaikan oleh Pemkab Madina. “Saya dapat informasi bahwa dulu sudah ada negosiasi soal harga atas tanah lapang tersebut. Jadi sebaiknya dijadikan saja agar bangunan yang ada dilokasi tidak mubazzir,” ungkap Iskandar.

Sementara itu Kadis Perhubungan dan Informatika Harlan Batubara yang dihubungi lewat telepon membenarkan pemanggaran lapangan dilakukan oleh pemilik tanah.

“Memang untuk tahun ini biaya kontrak lapangan tersebut tidak dianggarkan lagi pada APBD sehingga kita tidak memperpanjang kontrak pemakaian lapangan itu,” kata Harlan.

Diakui Harlan, tahun-tahun sebelumnya pihak Pemkab Madina sudah pernah bernegosiasi dengan pemilik tanah tentang harga tanah karena waktu itu sudah ada niat Pemkab Madina membeli akan tetapi tidak terjadi. “Kebetulan pada waktu itu tidak ada titik temu mengenai harganya sehingga Pemkab Madina gagal membelinya,” kata Harlan.

Disebutkannya, pemagaran yang dilakukan pemilik lahan di lapangan tersebut telah dilaporkan kepada Wakil Bupati Madina dan Sekretaris Daerah. Cuma sampai saat ini belum ada solusi tentang tanah lapangan ini. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesilat Madina Raih Juara Umum 2 Porwilsu

    Pesilat Madina Raih Juara Umum 2 Porwilsu

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pesilat dari Mandailing Natal (Madina) berhasil menyabet juara Umum II pada Porwil Wilayah IV IPSI Sumut di Lubuk Pakam, setingkat dibawah para pesilat Kota Sibolga. “Dari semua kelas yang dipertandingkan, kita meraih 7 emas, 5 perak dan 2 perunggu, sehingga berdasarkan hasil ini memposisikan Madina di peringkat Juara Umum 2,” ungkap […]

  • Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan Permata Hijau yang terletak di belakang Hotel Emerald Garden, Jl. Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang memasuki rumah milik Edi Salim […]

  • Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN  – Aksi premanisme berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) masih sering terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah salah satu tempat usaha yang berada di kawasan Jalan Sakti Lubis. Modus yang mereka lakukan pun beragam. Dari meminta bantuan dana buat operasional kegiatan, hingga kemalangan salah satu anggotannya. Para pemalak ini tidak sungkan mendatangi […]

  • Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tulisan Kolonel Adjie Suradji Berisi Kritik pada SBY di Harian Kompas Oleh: Adjie Suradji Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan. Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian. Keberanian jadi satu faktor penting dalam […]

  • Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski tahapan pendaftaran bakal calon bupati Madina ke KPU diperkirakan bulan Juni, namun sejauh ini sudah muncul 3 kandidat yang mendaftar ke partai-partai politik. Ketiga nama itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Ivan Iskandar Batubara dan Dahlan Hasan Nasution. Saparuddin Haji Lubis atau akrab dipanggil Akong berasal dari kalangan dunia usaha. […]

  • Kasus Tanah Kuburan Lanjut, Kejatisu Beri 'Surat Merah' Untuk Daud Batubara

    Kasus Tanah Kuburan Lanjut, Kejatisu Beri 'Surat Merah' Untuk Daud Batubara

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kasus pengadaan Tanah Kuburan di Pemko Padang Sidempuan yang diduga terjadi korupsi dan diduga melibatkan oknum Sekdakab Madina Muhammad Daud Batubara ternyata ditindaklanjuti. Informasi yang didapat Portibi DNP, Kamis (12/1) Daud Batubara sudah menerima ‘surat merah’ dari Kejatisu untuk hadir di Kejatisu Senin depan. Sebelumnya diberitakan bahwa pengadaan lahan perkuburan di Pemko Sidempuan […]

expand_less