Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution; tokoh masyarakat Simangambat, Hidayat Hasubuan dan Kadis PU Madina, Sahruddin serta sejumlah warga Kelurahan Simangambat meninjau titik-titik pembangunan bendungan Batu Tunggal di Sugai Muara Sada, Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) mengugat oknum bupati Madina ke Pengadilan Negeri.

Ketiga warga yang menggugat masing-masing : Muslih, Pardomuan Nasution dan Suhdi Efendi.

Gugatan didaftarkan melalui kuasa hukum, Amir Mahmud,S.Ag, MH. CLA pada tanggal 9 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal dengan nomor pendaftaran online : PN MDL-082019Y3U.

Menjawab Mandailing Online, Kamis (15/8/2019) via telefon selular, Amir Mahmud mengungkapan, para penggugat dalam posisi dirugikan pada kegiatan pembukaan jalan di sepanjang aliran Sungai Muara Sada, Simangambat, semasa dengan pembangunan bendungan Batu Tunggal, beberapa waktu lalu.

Dalam pembukaan jalan itu, ratusan batang pohon karet milik para penggugat telah ditumbang. Bahkan bangkai pohon-pohon karet itu tak ditemukan.

Menurut Amir Mahmud, berdasar pengakuan beberapa saksi mata, penumbangan dilakukan malam hari. Batang-batang pohon karet itu juga diangkut pada malam hari sehingga paginya tak lagi ditemukan.

“Berdasar pengakuan penggugat, para penggugat telah pernah menemui Dahlan Hasan Nasution di rumah bupati Madina. Namun Dahlan Hasan Nasution meminta Camat Siabu untuk menuntaskan ganti ruginya,” ujar Amir.

Selanjutnya, para penggugat pun bertemu dengan Camat Siabu. Tetapi pertemuan itu menemui jalan buntu.

“Bahkan Camat sempat berujar yang kurang lebih kalimatnya ‘kita bertemu di pengadilan”, ujar Amir.

Sementara itu, Camat Siabu, Edi Sahlan yang dihubugi via telefon selular, Kamis (15/8/2019) membenarkan pertemuannya dengan para penggugat atas limpahan lisan dari bupati Madina.

Hanya saja, menurut Edi Sahlan, pertemuan itu tak menghasilkan solusi. Faktornya, para penggugat meminta ganti rugi yang mahal, yakni 35 juta rupiah per orang. Bahkan salah satu penggugat meminta sekitar 1 milyar rupiah.

Petitum

Amir mahmud mengungkapkan, terdapat beberapa petitum (tuntutan) di dalam gugatan di PN Mandailing Natal.

Diantaranya, meminta PN Mandailing Natal mengabulkan permohonan sita jaminan yang dimohonkan para tergugat.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan sah dan berharga sita jaminan atas 3 jenis harta benda tergugat dalam kelompok sitaan, masing-masing :

  1. Satu unit rumah yang terletak di Perumahan Menteng Indah I No.3 Jl.Menteng 7/Jl. Panglima Denai, Medan Denai, Medan.
  2. Satu unit rumah yang terletak di Jl. Sei Berantas No.74, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, Medan.
  3. Satu unit mobil Toyota bernomor polisi BK 1723 DG.

Sedangkan untuk pokok perkara terdapat 7 poin :

Meminta PN Mandailing Natal mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya.

Meminta PN Mandailing Natal menyatakan tergugat teah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan para penggugat.

Meminta PN Mandailing Natal menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materi sebanyak Rp 811.750.000 kepada para penggugat.

Amir Mahmud menyatakan bahwa gugatan telah diregister pada tanggal 13 Agustus di website https://ecourt.mahkamahagung.go.id

Sidang dijadwalkan pada 26 Agustus 2019 berdasar sistem informasi online PN Mandailing Natal. Namun Mahmud mengakui bahwa hingga Kamis (15/8/2019) dia selaku kuasa hukim belum menerima undangan. Ketiga penggugat juga belum menerima undangan.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Konfirmasi via Whatsaap oleh wartawan belum memperoleh balasan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami intimidasi dari oknum kepolisian. Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim mengatakan, intimidasi itu terkait video yang dipunyai oleh Komnas HAM mengenai kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian saat membubarkan paksa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, pada 24 Desember 2011. “Situasi yang berkembang sekarang menimpa rekan-rekan wartawan. […]

  • Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songonima boto natarjadi ikurung manuk tai inda ilehen tuduonna mangamburi boto sada-sada, romuse mantong boto namangoban tudukon, ripur sude manuki, hasidunganna lam-lam dai nisirai, iambangia leng manuk nia hapengani madung manuk nidongan , songon manuk naburnungon doma boto tondo-tondo markareput barimbing nai, ning amangtuai mantong, taldus doma tali nisarusur nia patunda tagina namarkombur dilopo Jarindangi. […]

  • Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEKANBARU  – Pada 5 Februari 2014, Panitia Pusat akan mengumumkan kelulusan hasil seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2). Namun, sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Riau belum menentukan sikap untuk tenaga honorer K2 yang nantinya tidak lulus alias gagal menjadi CPNS. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Surya Maulana kepada Riau […]

  • Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Pada tanggal 28 April 2021 KPU Madina menyatakan menunda penetapan pemenang Pilkada Madina. Padahal sejatinya jadwal Penetapan Calon Terpilih adalah tanggal 30 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021. Tetapi, pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif berbalik arah. Kepada media massa Fadillah […]

  • HUT Tapsel Order 8.000 Pakaian Daerah dari Kampoeng Kaos Madina

    HUT Tapsel Order 8.000 Pakaian Daerah dari Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Kampoeng Kaos Madina (KKM) yang berpusat di Panyabungan, Mandailing Natal terus menggenjot tingkat kepercayaan pasar terhadap produk-produknya, sehingga permintaan terhadap pakaian tradisional yang diproduksi KKM kian meningkat. Kepercayaan pasar itu bukan saja di kawasan Mandailing Natal, tetapi juga telah dipercaya daerah lain di Sumatera Utara. Pada HUT Kabupaten Tapanuli […]

  • Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Hatupangan dan Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal akhirya berhasil menangkap seekor harimau Sumatera, Minggu (4/3/2018). Penangkapan ini mengakhiri teror harimau yang menghantui warga kawasan Batang Natal sebulan terakhir. Harimau itu sempat menerkam seorang warga Hutapangan bernama Arkat pada pertengahan Pebruari lalu di kawasan hutan dan […]

expand_less