Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

2011, cukai rokok naik 10 persen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen.

“Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini.

Ia menyebutkan, DPR dan pemerintah telah menetapkan target penerimaan cukai yang meningkat pada 2011 dibanding 2010 sehingga kenaikan tarif cukai merupakan salah satu langkah untuk mengamankan kenaikan target penerimaan cukai itu.

“Target penerimaan cukai dalam APBN 2011 mengalami kenaikan Rp2 triliun dibanding APBNP 2010 sehingga salah satu yang dilakukan adalah kenaikan tarif cukai lima hingga enam persen,” katanya.

Thomas menyebutkan, besaran kenaikan itu merupakan angka yang moderat dan asosiasi industri rokok pun menilai kenaikan itu sebagai sesuatu yang feasible. “Kenaikan tahun 2011 ini moderat karena kalau dibanding tahun 2009 tidak seberapa. Tahun 2009 tarif cukai rokok mengalami kenaikan hingga 33 persen,” kata Thomas.

Menurut dia, kenaikan tarif tersebut dilakukan sesuai dengan roadmap industri rokok. Hal itu dilakukan untuk menciptakan kompetisi yang sehat, industri rokok nasional, serta transparansi kebijakan cukai hasil tembakau dan optimalisasi penerimaan cukai.

“Tujuannya lebih kepada mendekatkan antara tarif sigaret keretek mesin (SKM) dengan sigaret putih mesin (SPM) dan golongan lainnya,” tuturnya.

Penetapan tarif baru tersebut sudah didiskusikan dengan asosiasi produsen rokok dan sejumlah instansi terkait. Dalam waktu hingga akhir tahun 2010, Ditjen Bea dan Cukai akan melakukan sosialisasi dan membuka permohonan atau pengajuan cukai hasil tembakau dari industri rokok sehingga pada 1 Januari 2011 sudah bisa dilekatkan pita cukai yang baru.

Target penerimaan negara dari cukai dalam APBN 2011 ditetapkan sebesar Rp62,7 triliun. Target tersebut naik dari usulan dalam RAPBN 2011 sebesar Rp60,71 triliun maupun target APBNP 2010 yang hanya Rp59,26 triliun. Dari target tahun ini, cukai hasil tembakau ditargetkan sebesar Rp55,9 triliun atau 94 persen dari total penerimaan cukai 2010.
Sumber : Waspasa online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Batahan Sebaiknya Diajukan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

    Natal Batahan Sebaiknya Diajukan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal sebaiknya mengajukan Natal Batahan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Itu dicuatkan mantan Calon Bupati Madina, Irwan H Daulay di laman Facebook-nya, Jum’at (2/6/2017). Disebitkannnya, kawasan Natal dan Batahan memiliki prospek menjadi kawasan ekonomi khusus, terutama di sektor industri, mengingat melimpahnya sumber daya alam di kawasan Madina, Tapanuli […]

  • LBH: Dahlan berbohong

    LBH: Dahlan berbohong

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    MEDAN – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan PT PLN Wilayah 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah melakukan pembohongan publik terkait penyataan keduanya yang berjanji mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Sumut. Hal itu yang membuat LBH Medan melayangkan somasi kepada kedua instansi tersebut.”Kita mencatat ada dua kali pernyataan yang […]

  • Ketika Pengadilan Merestui Nikah Beda Agama

    Ketika Pengadilan Merestui Nikah Beda Agama

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Mandailing Natal Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengabulkan permohonan pernikahan beda agama yang diajukan oleh pasangan Islam dan Kristen, berinisial RA dan EDS. Hakim mengabulkan permohonan pernikahan beda agama tersebut untuk menghindari praktik kumpul kebo dan memberikan kejelasan status anak (sindonews.com, 23 Juni 2022). Berita pernikahan beda […]

  • Tiga Rumah Kontrakan di Banjar Sehat Ludes Terbakar

    Tiga Rumah Kontrakan di Banjar Sehat Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Tiga unit rumah kontrakan terbuat dari papan di banjar sehat, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Rabu Sore 14/6/2023 sekitar pukul 15.20 ludes dilalap si jago merah. Besarnya api membuat seisi rumah tidak bisa di selamatkan, warga sekitar yang melihat kejadian itu pun berhamburan dan membantu […]

  • Pemkab Madina Dinilai Gagal di Sektor Perikanan

    Pemkab Madina Dinilai Gagal di Sektor Perikanan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai gagal mengembangkan sektor perikanan di daerah ini. Padahal, berdasar luas lahan yang ada dan kondisi iklim Madina, sektor perikanan sangat memungkinkan untuk dikembangkan. “Namun sampai saat ini, usia Madina sudah hampir 16 tahun, arah kesitu sepertinya belum ada. Kita bingung, sampai saat ini apa […]

  • Oleh-oleh yang Dibawa PDM dari Pesta Sains Nasional di IPB

    Oleh-oleh yang Dibawa PDM dari Pesta Sains Nasional di IPB

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masuk Kategori 3 Besar Guru Terbaik dan Segudang Pengalaman BORNEO-TAPSEL; Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) bersaing ketat di Pesta Sains Nasional IPB Bogor, pada Jumat (12/11) sampai Minggu (14/11) lalu. Pada ajang bergengsi tersebut, guru Darul Mursyid atas nama Lailina SP masuk 3 besar kategori guru terbaik pada Workshop Cara Belajar Sains yang […]

expand_less