Selasa, 19 Mei 2026
light_mode

Kopi Banamon Luncurkan Kemasan Sachet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 24 Jan 2019
  • print Cetak

Banamon

 

ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Prosdusen bubuk kopi Banamon dalam waktu dekat akan meluncurkan produk dalam kemasan sachet.

Pihak KSU Kopi Mandailing Jaya selaku produsen Banamon menyatakan, kemasan sachet ini merupakan rangkaian lanjutan inovasi produknya.

Sebelumnya Banamon telah diproduksi dalam bentuk kemasan bungkus berat 200 hingga 500 gram.

Rasyid Assaf Dongoran, Pengawas KSU Kopi Mandailing Jaya didampingi pengurus dan Manager Unit Usaha KSU Banamon kepada wartawan, Rabu (23/1/2019) mengungkapkan bahwa peluang kopi sachet masih terbuka lebar, apa lagi kopi sachet yang ditawarkan Banamon adalah kopi asli.

“Sachet Komaja adalah sachet kopi asli, kami melihat bahwa pasar kopi sobek masih terbuka lebar,” ujarnya yang dikutip media Monalisanews.

“Karena kopi sobek yang tersedia di pasaran selama ini telah dibuat praktis dengan aneka campuran, seperti gula, coklat, susu dan lain-lain. Kopi asli tentu memiliki penikmat tersendiri, ini yang kami lirik” ujarnya.

Rasyid menjelaskan, pangsa pasar yang dilirik berbeda dengan pangsa pasar kopi sachet/sobek yang selama ini beredar di pasaran. Pihaknya juga telah melakulan kajian sehingga kopi sachet Banamon tidak kalah saing dengan kopi sobek lain di pasaran.

Trend di kalangan pria dan perempuan milenial saat ini adalah menikmati kopi asli, sehingga menjadi lirikan pihak Banamon.

Budaya “lopo” atau warung kopi selama ini tidak menyediakan varian kopi asli sachet, dan ini juga peluang yang dilirik.

Untuk saat ini konsentrasi pasaran untuk kemasan sachet Banamon meliputi wilayah Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Tapanuli Selatan, Paluta dan Palas.

Berdasar data Mandailing Online, Banamon merupakan produsen bubuk kopi yang berbasis di Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Banamon menggabungkan metode tradisional dengan technologi, untuk mempertahankan karakteristik khas kopi terbaik Arabika Sumatera Mandheling. Produk kopi ini dipanen dan disangrai dari pegunungan Mandailing di Ulu Pungkut, dengan lokasi tanam berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

KSU Kopi Mandailing Jaya selaku produsen Banamon tidak saja berperan dalam produksi hilir Mandheling Coffee, tetapi juga bergerak di industri hulu dengan menggerakkan para petani di Ulu Pungkut dalam wadah koperasi.

Sehingga peran KSU Kopi Mandailing Jaya memiliki dua kutub sekaligus, yakni memberdayakan petani di sektor hulu serta melakukan sortir, roasting hingga pembubukan dan pemasarannya di sektor hilir.

 

Editor : Dahlan Batubara

Sumber : Manolisanews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Guru PPPK di Natal Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    Oknum Guru PPPK di Natal Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempar Alam warga desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) adalah seorang Guru Pegawai Pemerintah Perjanjian dengan Kerja (PPPK). di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal.selain seorang guru, ternyata ia juga aktif sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru di Kecamatan Panyabungan Timur. Selidik punya selidik ternyata Gempar Alam […]

  • Minum Kopi Mandailing 3.518 Cangkir Tempurung Masuk Rekor MURI

    Minum Kopi Mandailing 3.518 Cangkir Tempurung Masuk Rekor MURI

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal berhasil memecahkan rekor MURI minum kopi secara massa sebanyak 1.518 cangkir tempurung.   Pihak MURI telah mencatat aksi minum kopi ini dalam catatan Rekor MURI sebagai Minum Kopi Memakai Cangkir Tempurung Kelapa Terbanyak. Aksi minum kopi missal itu berlangsung di Taman Raja Batu, Panyabungan, Kamis (9/3/2016) bertepatan dengan […]

  • Hari Pahlawan, Bupati Madina dan Pejabat Antri Donor Darah

    Hari Pahlawan, Bupati Madina dan Pejabat Antri Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2023, Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution beserta sejumlah pejabat laksanalan donor darah usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Masjid Nur’alan Nur Aek Godang Panyabungan, Jum’at 10/11/2023. Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution usai pelaksanaan donor mengatakan, langkah ini sebagai […]

  • Jembatan Rantopuran Hampir Rampung

    Jembatan Rantopuran Hampir Rampung

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan jembatan Rantopuran, Gunungtua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hampir rampung. Jembatan yang berada di jalur Jalan Lintas Sumatera ini ambruk akibat terjangan banjir bandang pada 26 Pebruari 2012 sehingga harus diganti dengan jembatan baru. Pembangunan pengganti jembatan ini menghabiskan dana sekitar 6 milyar rupiah. Pantauan wartawan, Rabu (23/1), saat ini, […]

  • Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Polres Kota Pematangsiantar menggelar konfrontir, terkait pengaduan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua Hanura Sumatera Utara, Zulkifli Siregar, Senin 30 Mei 2011 di karaoke Laponta Siantar Hotel Jalan Sudirman. Sebelumnya, kasus ini dilaporkan Ade Trianingsih alias Osin, yang mengaku mengalami pelecehan seksual di karaoke tersebut pada 26 Februari 2011 lalu. Namun, pelaksanaan konfrontir ini […]

  • Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Panyabungan (MO)- Pemerintah dinilai tidak konsisten terhadap SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005 tentang penunjukan kawasan hutan di Sumut. Ketidakkonsistenan itu diduga akibat amburadulnya proses kelahiran SK 44 tersebut. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua kepada Mandailing Online di gedung DPRD Mandina, kemarin. Salah satu bukti tidak konsistennya pemerintah […]

expand_less