Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
  • print Cetak

MEDAN,- Polisi melakukaan pengejaran terhadap para pelaku perampokan toko mas Suranta, hingga ke luar kota. Sebanyaknya 3 tempat di luar kota Medan yang diduga tempat bersembunyinya para pelaku perampokan itu, sudah dikepung Polisi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (24/9) petang.

Hanya saja, mantan Kapolsek Medan Baru itu, tidak menjelaskan secara rinci 3 wilayah di luar kota Medan yang sudah dikepung pihaknya itu.

Selain itu, Calvijn juga menyebut kalau pihaknya sudah merampungkan 2 seketsa wajah lagi dari 6 orang pelaku perampokan di toko mas Suranta yang terjadi pada Jumat (13/9) lalu. Disebutnya, saat ini pihaknya sudah merampungkan dan memegang 5 sketsa wajah dari 6 pelaku perampokan di toko mas milik Edi Suranta Bukit itu. Oleh karena itu pula, Calvijn menyebut kalau 5 sketsa wajah tersebut, menjadi terget dan fokus pengejarannya saat ini.

“Saya tidak bisa sampaikan 3 wilayah yang sudah kita kepung itu. Hal itu karena dikhawatirkan kalau para pelaku melarikan diri lagi, setelah beberapa waktu lalu kita pernah kecolongan para pelaku melarikan diri. Namun, 3 wilayah di luar kota Medan itu, tidak jauh dari kota Medan, ” ungkap Calvijn.

Untuk aksi perampokan di 3 toko mas di Jaln Pasar Baru Desa Bandar Klifah Kecamatan Percut Seituan yang terjadi pada Selasa (17/9) lalu, Calvijn mengaku kalau untuk kasus itu pihaknya juga sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Namun, Perwira Polisi dengan pangkat melati 1 itu kembali mengaku tidak dapat menyampaikan rinciannya. Disebutnya, data dan hasil penyelidikan sementara kasus perampokan di toko mas Semmy J, Permata Indah dan P Tarigan itu, berada di Polsek Percut Seituan.

“Kita juga sudah berhasil mengidentifikasi para pelaku. Termasuk kelompok mereka. Para pelaku ini terorganisir dan berkelompok. Namun bila ditanyaa kaitkannya dengan aksi terorisme, belum bisa kita jawab dan pastikan, ” tandas Caalvijn. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejauh ini, 1 Warga Tewas di Banjir Bandang Bukit Malintang

    Sejauh ini, 1 Warga Tewas di Banjir Bandang Bukit Malintang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Hingga kini data jumlah korban meninggal dunia satu orang di peristiwa banjir bandang kawasan Malintang Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal. Sungai Pata Botung yang melintasi Desa Malintang, Malintang Jae dan Desa Malintang Julu,  Minggu malam (26/3) sekira pukul 21.00 Wib akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu. Korban yang meninggal […]

  • Pasca Putusan MK, KPU Madina Akan Plenokan Penetapan Cakada Terpilih

    Pasca Putusan MK, KPU Madina Akan Plenokan Penetapan Cakada Terpilih

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pasca putusan MK, Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) segera menggelar rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Madina terpilih hasil Pilkada Madina 2024. Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (24/2/2025) menolak seluruh permohonan Paslon nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution–M. Ichwan Nasution (ON MA). Dengan demikian, Pilkada Madina 2024 […]

  • Bangsa Mandailing: Bukan Batak dan Tidak Melayu

    Bangsa Mandailing: Bukan Batak dan Tidak Melayu

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Abdur-Razzaq Lubis   BANGSA MANDAILING DIBATAKKAN BELANDA Nama Mandailing sudah diketahui sejak abad ke 14 lagi, dan ini menunjukkan adanya satu bangsa dan wilayah bernama Mandailing, yang barangkali telah muncul sebelum abad itu lagi. Nama Mandailing tersebut dalam kitab Nagarakretagama yang mencatat perluasan wilayah Majapahit sekitar 1365 M. Batak tidak disebut sekalipun […]

  • Ancaman Karhutla Mengintai

    Ancaman Karhutla Mengintai

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Raini, S.Pd.I Guru, tinggal di Medan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 14 titik panas yang terindikasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Sumatra Utara. Titik panas ini tersebar di enam kabupaten dan kota di Sumut, meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah (satu), Tapanuli Utara (dua), Toba (satu), Dairi (empat), Karo (empat) […]

  • Bandara Polonia Berubah jadi Lanud Suwondo

    Bandara Polonia Berubah jadi Lanud Suwondo

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DELI SERDANG, – Bandara Polonia kini resmi menjadi milik TNI Angkatan Darat setelah Bandara Kualanamu dioperasikan pada hari ini, Kamis (25/7) pukul 00.00 WIB. Saat ini, Bandara Polonia Medan juga telah berganti nama menjadi Pangkalan Udara (Lanud) Suwondo. “Bandara Polonia berubah menjadi Lanud Suwondo, itu merupakan nama pahlawan yang gugur ditembak di dalam pesawat,” ucap […]

  • Ketua Panwaslu Madina Cek Logistik Pemilu 2014

    Ketua Panwaslu Madina Cek Logistik Pemilu 2014

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, Demi untuk memastikan keadaan logistic Pemilu 2014 mendatang, Ketua Panwaslu Madina Henri S.sos melakukan pengecekan logistic pemilu 2014 di gudang KPU Madina Jalan Lidang Panyabungan kompleks kantor Bupati Lama yang didampingi oleh Budi Ariansyah Komisioner KPU Madina Bagian Perencanaan logistic dan SDM, Rabu (15/1). Dalam kesempatan tersebut Ketua Panwaslu Madina mengatakan bahwa mengingat kondisi […]

expand_less