Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi. Surat Edaran Larangan Nambang Tak Digubris Mafia Tambang

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • print Cetak

Dengan alasan pembangunan masjid dan lapangan bola, aktifitas tambang emas ilegal di desa rantobi dikecamatan batang natal, Kabupaten.Mandailing Natal dengan bebas beroperasi ( ist )

Batangnatal -Mandailing Online : hari ini, aktifitas tambang emas di aliran sungai batang natal tepatnya di dusun batumarsaong desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus beroperasi. Tambang emas ilegal ini sendiri mengatasnamakan pembangunan masjid dan lapangan bola.

Meski ilegal dan menghalalkan segala cara, namun Polsek Batang Natal nampaknya tutup mata. Aktifitas tambang ilegal ini terua beroperasi sejak 28 oktiber lewat.

Menurut warga yang memberi informasi bahwa para pelaku tidak akan takut pada polisi karena mereka mengatasnamakan maayarakat.

” mana mereka takut pak, mereka kan ngatasnamakan masyarakat untuk bangun masjid dan lapangan bola meskipun kenyataannya itu praktek ilegal,” jelas warga yang ingin identitasnya dirahasiakan. Sabtu 1/11/2025.

Ketika ditanyakan apakah sudah ada larang dari pihak Kecamatan Bagang Natal agar tidak melakukan aktifitas penambangan emas tanpa izin. Wargapun membenarkan, namun warga ini yakin larangan itubtidak akan mempengaruhi aktifitas mafia tambang.

Dalam video yang dikirim ke redaksi terlihat alat berat jenis excavator bekerja mangambil material tanah bebatuan yang mengandung emas. Ada pulak sebuah alat untuk memisahkan material dengan emas yang berdekatan dengan alat berat.

Sesuai pernyataan Kepala Desa Rantobi Fajaruddin Nasution pada mandailing Online mengaku bahwa pihak desa telah memberi selebaran larangan melakukan penambangan emas tanpa izin. Namun nampaknya larangan itu tidak berlaku kepada para mafia tambang emas ilegal di desa itu.

Kapolsek Batang Natal AKP Hendra Siahaan yang dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp terkait tidak digubrisnya oleh pelaku tambang surat edaran yang dibuat Forkopincam sampai sore ini belum ditanggapi ( napi )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdik se-Sumut Sepakati Tunda Belajar Tatap Muka

    Disdik se-Sumut Sepakati Tunda Belajar Tatap Muka

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan se-Sumatera Utara menyepakati ditundanya pembukaan belajar secara tatap muka di sekolah pada semua tingkatan di seluruh kabupaten/kota di Sumut hingga Maret. Kesepakatan itu diambil menyusul masih tingginya tren pertambahan kasus yang positif terpapar covid-19 di Sumut dalam sejak awal tahun 2021 yang bahkan terjadi hingga saat ini. Dan […]

  • Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Aneh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian terkait kebakaran yang melanda pusat pasar baru panyabungan yang terjadi 16 Juni 2018 lalu apakah pasar tersebut dibakar atau terbakar. Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Parlin Lubis saat dikonfirmasi Selasa 22/5) […]

  • Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANTEN (Mandailing Online) – Tumijem (43) dan anaknya Dion (9) tewas dibunuh oleh suaminya sendiri bernama Supriyadi (44) yang diduga depresi. Pelaku membunuh korban menggunakan senjata tajam di dalam rumah. Peristiwa terjadi pada Jumat (8/4/2022) dini hari pukul 02.00 WIB di Kampung Baru, Kabupaten Serang, Banten. Warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Serang. Istri dan anaknya […]

  • Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara bakal mengucurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sekitar 5 kelompok nelayan yang akan menyerap bantuan. Bantuan direncanakan berupa jaring Gilnet 250 pics mata 400. Pihak DKP Sumut sedang tahap melakukan verifikasi terhadap kelompok nelayan calon penerima bantuan. Anggota Komisi […]

  • APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Di tengah dana APBD Mandailing Natal yang sudah di atas angka 1 triliun rupiah, justru ruas-ruas jalan antar kecamatan masih banyak yang amburadul. Besaran dana APBD itu terkesan tak berbanding lurus dengan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Mandailing Natal. Padahal, jalan merupakan urat nadi aktifitas perekonomian rakyat serta sarana mobilitas […]

  • KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara Di India yang mayoritas Hindu. Kain sarung disebut lungi, phanek, mundu, kaili, saaram, vetti. Perbedaan penggunaan istilah ini tergantung pada daerah-daerah di India. Selain pakaian sehari-hari, juga untuk acara perayaan keagamaan. Di Sri Langka, juga mayoritas Hindu. Penggunaan kain sarung lebih didominasi pria. Sebenarnya ada juga perempuan. Kain sarung yang […]

expand_less