Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Keselamatan Warga Prioritas Pemkab Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • print Cetak

 

​PANTAI BARAT (Mandailing Online) –
Keselamatan warga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat bencana banjir dan longsor di tengah intensitas hujan yang tinggi sekitar dua pekan terakhir.

​Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi di hadapan para kepala desa di Kecamatan Batahan dan masyarakat Desa Banjar Aur, Kamis (11/12/ 2025).

​”Karena nyawa itu jauh lebih berharga dari infrastruktur. Maka tiga hari pertama bersama Forkopimda fokus dalam penanganan memastikan masyarakat kita tidak ada yang menjadi korban jiwa dalam bencana ini,” kata dia.

​Wabup Atika bersama Kapolres AKBP Arie Sopandi Paloh beserta rombongan mengunjungi desa ini untuk menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

​”Kedatangan kami ini ingin mendengar langsung keadaan yang terjadi di desa bapak/ibu. Walaupun sebetulnya, sejak hari pertama kami sudah memantau,” ujar wakil bupati.

​Atika menjelaskan, awalnya banjir terjadi terjadi di 16 kecamatan yang bertambah menjadi 20. Selain itu, longsor juga terjadi di puluhan titik. “Maka saat 16 itu, kami tetapkanlah Mandailing Natal Tanggap Darurat Bencana,” jelas dia.

​Untuk Kecamatan Batahan, Wabup Atika mengaku menaruh perhatian khusus terhadap masyarakat di Dusun Koto Puat, Desa Batu Sondet, karena air di permukiman mencapai tiga meter.

​”Saya sampai hapal di sana ada 100 jiwa, tidak bisa saya bayangkan bagaimana kondisinya saat itu,” imbuhnya.

​Maka dari itu, Atika pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan tergerak hatinya menyelamatkan warga di sana sehingga tidak ada korban jiwa.

​”Terima kasih untuk semua jajaran yang sudah bekerja keras mengevakuasi warga, memastikan kebutuhan mereka tetap aman,” ujar wakil bupati.

​Sementara itu, Camat Batahan Sukiman menjelaskan sejak awal November curah hujan sudah tinggi di kawasan itu. Tanggal 23 mulai banjir dan puncaknya terjadi pada rentang 25-28 November.

​”Desa Batahan III itu 100 persen terdampak, Batahan I hampir 90 persen, Batahan II 70 persen,” kata dia.

​Camat Sukiman mengungkapkan, akibat banjir yang terjadi berhari-hari itu 11.152 jiwa terpaksa mengungsi. Maka dari itu, dia pun meminta pemerintah daerah membangun empat selter pengungsian dan menyediakan perahu fiber.

​”Sehingga kalau nanti banjir terjadi, apalagi daerah ini rawan banjir, sudah ada alat untuk mengevakuasi warga dan tempatnya juga dekat,” harap dia.

​Dalam kesempatan ini, Wabup Atika didampingi Asisten Administrasi Umum Lismulyadi Nasution, Kepala Dinas PMD Irsal Pariadi, Kepala Dinas Perkim Rully Andri, Kepala Dinas Perpustakaan Khairunndia, dua kepala bidang pada Dinas PUPR, satu kabid pada Dinas Pendidikan, dan satu kabid pada Dinas Pertanian. Pemkab Madina Keselamatan Warga. (dab/kominfo madina)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sebelas rekomendasi telah dibacakan. Bahasa tertib, pembahasan disebut komprehensif, dan semua pihak sepakat bahwa kinerja pemerintahan belum maksimal. Masalahnya—di titik itu semuanya berhenti. Kritik disampaikan, diakui, lalu dinetralkan oleh kata-kata aman: akan dijadikan acuan, akan menjadi perhatian serius, sinergi akan diperkuat. Publik sudah terlalu sering mendengar kalimat-kalimat ini. Yang […]

  • HUT Madina Dibayangi IPM Rendah

    HUT Madina Dibayangi IPM Rendah

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HUT Kabupaten Mandailing Natal ke-19 yang berlangusung hari ini, Jum’at (9/3/2018) masih dibayangi rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Capaian IPM Mandailing Natal (Madina) masih nomor 4 terrendah di Sumatera Utara, yakni 64,55 persen. Kabupaten Toba Samosir yang sama-sama lahir dengan Madina justru IPM-nya sudah tinggi yakni 73,61 persen. Berdasar data […]

  • Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

    Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : As Imran Khaytami Daulay dinilai belum layak untuk jabatan bupati Madina saat ini. Itu diungkapkan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal (Madina), Bode Tanjung kepada Mandailing Online, Kamis (11/7/2019) melalui sambungan telefon seluler. Penilaian itu diutarakan Bode menyusul kemunculan nama As Imran Khaytami Daulay untuk maju sebagai calon […]

  • DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari GOLKAR Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapal Kumala Indah GT 454 yang membawa muatan 710 ton besi tujuan Kalimantan Barat tenggelam, Selasa (24/3/2015) selepas berangkat dari Pelabuhan Syahbandar Belawan. Sejauh ini gabungan dari Dit Pol Air, Basarnas BPBD dan Tim DVI Polda Sumut baru menemukan 5 dari 14 orang awak kapal. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf […]

  • 4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Gedung SD Negeri 197 Desa Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) sudah hancur sejak April lalu, tetapi hingga kini belum juga diperbaiki pemerintah daerah. Gedung sekolah itu hancur setelah ditimpa pohon yang tumbang. Satu ruangan sekolah tidak bisa dipakai untuk belajar. Untuk sementara, siswa terpaksa dialihkan belajar di ruangan […]

expand_less