Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
  • print Cetak

Bode Tanjung dan As Imran Kahaytami

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : As Imran Khaytami Daulay dinilai belum layak untuk jabatan bupati Madina saat ini.

Itu diungkapkan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal (Madina), Bode Tanjung kepada Mandailing Online, Kamis (11/7/2019) melalui sambungan telefon seluler.

Penilaian itu diutarakan Bode menyusul kemunculan nama As Imran Khaytami Daulay untuk maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina) di Pilkada Madina 2020.

Bode menyatakan bahwa As Imran Khaitamy Daulay dinilai belum kapabel menjadi bupati Madina dengan berbagai sisi penilaian.

Pertama, As Imran dinilai belum menguasai birokrasi pemerintah daerah Kedua, Bode menilai Imran belum memiliki jaringan luas ke pemerintah pusat dibanding dengan jaringan yang dibangun Dahlan Hasan Nasution, bupati Madina saat ini.

Bode juga menilai As Imran kurang populer di Mandailing Julu dan Pantai Barat.

Di sisi lain, Bode mengungkap, jika Dahlan Hasan Nasution masih mencalonkan diri, maka As Imran dimungkinkan masih sulit mengalahkan petahana.

“Massa pendukung Dahlan Hasan masihh tersisa 30 %, sedangkan As Imran massa pendukungnya diprediksi berada di bawah 5% dari total jumlah pemilih di Madina,” ujar Bode Tanjung yang  juga merupakan Wakil Ketua DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina juga Ketua Kehormatan Pengcab Percasi Kabupaten Madina.

Sementara itu, pengamat politik Madina,Sutan Batang Hari Nasution menyatakan bahwa penilaian oleh Bode Tanjung terhadap Imran Khaytami sangat dangkal.

“Layak tak layak itu bukan saudara Bode yang menilai, karena ada fit and proper test nantinya,” kata Sutan di Panyabungan, Kamis (11/7).

Soal penguasaan birokrasi, menurut Sutan bahwa As Imran itu sudah dinilai mampu mengingat As Imran pernah ketua DPRD Madina. As Imran juga pernah menjabat ketua DPD Partai Golkar Madina. Belum lagi jabatan-jabatan ketua organisasi kemasyarakatan serta organisasi kemahasiswaan.

“Birokrasi pemerintah daerah itu esensinya adalah organisasi. Memimpin birokrasi beresensi memipin organ. Ada leadershif yang dibutuhkan di sana,” ujar Sutan.

“Meski saya bukan pendukung Imran, tetapi bagi saya, Pak Bode masih terlalu dini melakukan penilaian,” katanya.

artikel terkait : Imran Khaitamy Siap Calon Bupati Madina

Di hari yang sama, As Imran Khaytami Daulay yang dihubungi Mandailing Online via inbox facebook menyatakan bahwa dia tak etis menanggapi penilaian Bode Tanjung.

“Gak etis. Bagusan ditanya saja sumber dari Pantai Barat atau dari Mandailing Julu. Beberapa waktu yang lalu malah saya baru saja silaturrahim dengan masyarakat Batahan, Sinunukan dan Muara Batang Gadis. Begitu juga di Mandailing Julu, saya baru saja diundang ke Simpang Tolang, Pangkat, dll,” kata Imran.

“Lagi pula, 10 tahun memimpin dewan, satu periode memimpin partai (Golkar), bukanlah waktu yang singkat untuk berinteraksi dengan masyarakat. Tetapi sekali lagi, tidak etis saya yang menanggapi pandangan Pak Bode Tanjung itu,” ujar Imran.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN – Dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), pengurus serta anggota DWP Unit Bakesbangpol Madina memperingati HUT Dharma Wanita sekaligus arisan bulanan, Jumat (13/12/2019). Dalam arahannya Ketua DWP Bakesbangpol menekankan tentang pentingnya silaturrahmi sesama pengurus/anggota DWP karena bisa merekatkan semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan dan jika hal […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (1)

    Uning-uningan ni Ompunta (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Orang Mandailing menyebut musik tradisional mereka dengan ungkapan “uninguningan di ompunta na parjolo sundut i”. Artinya, seni musik dari para leluhur, yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi musik yang cukup terkenal dari Mandailing adalah seni pertunjukan gordang sambilan dan gondang boru (*1 yang dimainkan pada berbagai upacara adat dan ritual. Pada horja siriaon […]

  • Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Atap seng SMP Negeri 1 Panyabungan Timur Kecamatan Panyabungan Timur diduga dijual oknum kepala sekolah, padahal pihak komite sekolah ini tidak mengetahuinya. (MOL)

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Tahun 2024, Madina Kebanjiran Anggaran Pembangunan Dari Pusat

    Tahun 2024, Madina Kebanjiran Anggaran Pembangunan Dari Pusat

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online )- Dinas PUPR Mandailing Natal( Madina ) tahun 2024 kembali dapat sokongan anggaran senilai 28,6 miliar sumber Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2024. Dana ini diperuntukkan untuk kegiatan sanitasi dan air bersih. Pj Kepala Dinas PUPR Madina Elpi Yanti Harahap Jum’at 25/8/2023 mengatakan, dana itu diperoleh setelah acara sinkronisasi […]

  • Resesi Buah Pahit Sistem Kapitalis

    Resesi Buah Pahit Sistem Kapitalis

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi perekonomian global. Satu demi satu negara berjatuhan ke jurang resesi. Perekonomian dunia berada di ambang ketidakpastian akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Begitu juga dengan perekonomian Indonesia yang diprediksi kuat pada kuartal II-2020 ini mengalami kontraksi. Belum lagi isu resesi yang berada di depan mata, […]

expand_less