Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


SIDINGKAT-
Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti Siregar dan drh Samsul Bahri Siregar, kepada METRO, membenarkan, ada puluhan ayam yang mati di Sidingkat dan empat ayam mati di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Gunung Tua. “Temuan ayam mati itu dilaporkan warga sekitar, lalu langsung dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, semua unggas bukan mati karena virus H5N1 tetapi karena penyakit tetelo,” ujar kadis.
Disnakan, lanjut kadis, telah melakukan langkah-langkah pengamanan dengan melakukan penyemprotan untuk mencegah masuknya virus avian influenza di Paluta. “Semua lokasi di Paluta rentan terkena tetelo karena Paluta daerah terbuka. Maka kami akan memperketat pengawasan semua jalan masuk ke Paluta untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Mengingat kejadian ini, Mara Bangun mengingatkan masyarakat Paluta untuk tidak panik dan mengimbau warga agar segera melapor bila menemukan ayam-ayam yang bermatian lagi.
Sebelumnya, penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo menyerang ternak ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Akibatnya, sedikitnya 470 ekor ayam warga mati mendadak.
Informasi diperoleh METRO dari warga Bonan Dolok, semula ayam warga masih dalam keadaan sehat saat masuk ke kandang sore harinya. Namun pada pagi hari, ayam sudah banyak yang mati. Bahkan, jumlahnya tidak sedikit.
Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain. “Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya. (thg/ann/dok)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Sidak SPBU

    Pertamina Sidak SPBU

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Guna memastikan ketersediaan BBM menjelang pergantian tahun, Anggota DPD RI bersama Pertamina pada Kamis (30/12/2010) melakukan sidak ke sejumlah SPBU di Kota Medan. Dalam sidak tersebut petugas juga memeriksa takaran liter BBM untuk mengantisipasi kenakalan pengusaha SPBU agar tidak merugikan konsumen terutama saat permintaan BBM meningkat seperti menjelang tahun baru dan hari besar keagamaan. […]

  • Dina Kayla Masih Perkuat “Biola Na Mabugang 2”

    Dina Kayla Masih Perkuat “Biola Na Mabugang 2”

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Meski sudah menyandang status istri, Dina Kayla direncanakan masih akan ikut membintangi film “Biola Na Mabugang 2”. Kepastian itu dikatakan Sutradara “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, di Panyabungan, Senin (6/2). Kehadiran Dina Kayla di film ke dua ini masih sangat diperlukan karena alur cerita di “Biola Na Mabugang 2” akan menampilkan tokoh wanita […]

  • Dahlan Hasan Siap Mundur Jika Gagal Soal Sorikmas Mining

    Dahlan Hasan Siap Mundur Jika Gagal Soal Sorikmas Mining

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan dengan tegas bahwa dia sudah bertekad akan mengundurkan diri dari jabatannya jika dia gagal menyelesaikan permasalahan antara rakyat dengan PT.Sorikas Mining. Hal ini diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution pada pertemuan antara muspida dengan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Naga Juang di balai Kantor […]

  • Pedagang Pasar Baru Panyabungan Mulai di Verifikasi

    Pedagang Pasar Baru Panyabungan Mulai di Verifikasi

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal mulai melakukan pendataan pedagang yang bakal menempati gedung baru di Pasar Baru Panyabungan. Verifikasi dan validasi data ini dilakukan sehubungan akan dilaksanakannya pemungsian pasar tersebut dalam waktu dekat. Pasar semi modren terbesar di Mandailing Natal itu sendiri memiliki sebanyak 506 kios dan 304 losd. Kepala […]

  • Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        Para Anak Gadis Diungsikan ke Kota PALUTA – Warga desa yang berada di Kecamatan Padang Bolak dan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sejak tiga bulan belakangan ini resah dengan maraknya isu hantu kolor. Akibatnya sejumlah keluarga yang memiliki anak gadis pun langsung mengungsikannya ke luar kota, sebab keluarganya tidak ingin anak gadisnya […]

  • Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon kabupaten Pantai Barat Mandailing memiliki luas sekitar 45 persen, sementara kabupaten induk Mandailing Natal (Madina) tersisa 55 persen. Calon kabupaten ini juga memiliki sumber daya alam lengkap, yaitu perkebunan, kehutanan, pertambangan, sungai, laut dengan panjang garis pantai sekitar 170 km serta 24 pulau-pulau kecil. Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Arbiuddin […]

expand_less