Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Atika Serahkan Bantuan Pemkab Kepada Korban Kebakaran di Panyabungan Tonga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • print Cetak

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memeluk satu dari empat kepala keluarga korban kebakaran di Panyabungan Tonga usai menyerahkan bantuan. (Foto: Diskominfo Madina)

 

…

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Pemkab Madina menyalurkan bantuan bahan makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari lainnya kepada para keluarga korban kebakaran di Desa Panyabungan Tonga.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (19/10/ 2026) didampingi sejumlah kepala OPD.

Empat kepala keluarga (KK) korban kebakaran yang terjadi pada Minggu pagi (18/10) di Desa Panyabungan Tonga, Panyabungan.

Wabup Atika menyampaikan ungkapan empati atas duka yang dialami keluraga Palit, Amin Siregar, Jefri Rangkuti, dan Lolis.

Atika menjelaskan, bantuan yang disalurkan itu merupakan hasil kolaborasi dari beberapa OPD dan lembaga kemanusiaan. “Bantuan ini bersumber dari PMI, BPBD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Sosial P3A,” kata dia.

Untuk bantuan dari Dinas Sosial P3A berupa dana pembangunan ulang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing. “Saya tegaskan jangan ada pemotongan sepeser pun,” tegas dia.

Selain sembako, turut juga diserahkan perlengkapan sekolah bagi anak para korban. Dia menegaskan, anak-anak harus tetap bisa melanjutkan sekolah.”Anak-anak jangan sampai putus sekolah karena musibah ini. Bantuan perlengkapan sekolah dari Dinas Pendidikan sudah kami siapkan,” sebut dia.

Untuk pembuatan ulang dokumen kependudukan, Wabup Atika menginstruksikan camat dan kepala desa segera berkoordinasi dengan dinas terkait. “Segala bentuk administrasi kependudukan yang ikut terbakar seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, buku nikah, dan surat-surat penting lainnya agar segera difasilitasi dan diurus kembali,” pesan dia.

Di sisi lain, Wabup Atika berpesan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.

“Saya minta masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, pastikan kompor gas LPG sudah mati, cabut colokan listrik jika tidak dibutuhkan, jangan melakukan instalasi listrik sendiri, serahkan kepada ahlinya, dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan apinya sudah benar-benar padam,” ujar dia.

Atika mengingatkan, musibah kebakaran sering terjadi karena kelalaian kecil. “Untuk itu kita harus selalu waspada,” tutup dia. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)
  • Editor: Dahlan Batubara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengangkatan Bendahara Desa Hutabaringin Julu Diduga Bermasalah

    Pengangkatan Bendahara Desa Hutabaringin Julu Diduga Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Pengangkatan Bendahara Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) atas nama Oloan Rangkuti diduga tidak melalui prosedur. Sesuai praturan yang berlaku UU nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan ke 2 atas UU nomor 6 / 2014 tentang desa pasal 26 ayat 2 huruf B yang bunyinya kepala […]

  • Tinggalkan Aceh

    Tinggalkan Aceh

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah pekerja asal Pulau Jawa yang bekerja di Aceh tiba di stasiun bus Kurnia Medan untuk transit ke Jakarta, Jumat (13/1). Sejumlah pekerja pendatang yang mengerjakan sejumlah proyek pembangunan di sejumlah wilayah provinsi Aceh berbondong-bondong pergi meninggalkan Aceh dengan alasan keamanan dan keselamatan jiwa terkait pembunuhan yang terjadi belakangan ini.(antara)

  • Saparuddin-Miswaruddin Dinilai Mampu Kelola SDA Madina Untuk Sejahterakan Rakyat

    Saparuddin-Miswaruddin Dinilai Mampu Kelola SDA Madina Untuk Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ‎ PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Madina sungguh kaya sumber daya alam, tapi sesungguhnya belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Kebijakan-kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat, sehingga banyak terjadi ketimpangan yang berujung penderitaan bagi rakyat. “Melihat latar belakang pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin gabungan ekonom akademisi, saya yakin pasangan ini bersama DPRD akan mampu membuat langkah strategis […]

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

  • Metode Distribusi Harta dalam Islam

    Metode Distribusi Harta dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu-satunya yang bisa diharapkan mengatasi problem ekonomi itu adalah sistem ekonomi Islam. Islam memang tidak mengharuskan persamaan dalam kepemilikan kekayaan, namun Islam tidak membiarkan buruknya distribusi kekayaan. Islam memandang individu sebagai manusia yang harus dipenuhi kebutuhan-kebutuhan primernya secara menyeluruh.   Oleh : Ustaz Rokhmat S Labib   “Masyarakat tidak perlu panik, persedian beras kita cukup […]

  • Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika di kampung anda di kawasan Mandailing Natal (Madina) ada proyek yang tidak selesai dikerjakan pada Desember 2013 lalu, jangan terkejut. Itu karena kontraktornya tak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu. Proyek-proyek yang tidak siap itu sudah diputuskontrak oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. “Diputus kontrak karena pihak kontraktor tidak […]

expand_less