Rabu, 2 Sep 2026
light_mode

Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011).

Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh gedung kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Batubara senilai Rp6,7 miliar dari APBN 2009 lalu.

“Dari hasil penghitungan yang dilakukan oleh tim ahli dari Dinas Tarukim Sumut, dalam pengerjaan proyek tersebut negara dirugikan sebesar Rp1,8 milliar, hal ini dikarenakan mark-up dalam pembangunan yang seharusnya pembangunan menggunakan beton digantikan dengan kayu,” ucap Aspidsus Kejati Sumut Mansur Zaini kepada wartawan.

Alasan perubahan bentuk fisik pembangunan gedung ke tujuh kantor SKPD, dari pembangunan gedung beton menjadi bangunan panggung untuk mempertahankan seni budaya Melayu di kawasan tersebut. Proses penyidikan dalam kasus ini mulai pada 24 April 2010.

Adapun pembangunan ketujuh SKPD, diantaranya Kantor Dinas PU dan Pertambangan luas 417 M2, senilai Rp1.170.607.000, BKD luas 375 senilai Rp705.815.000, BPMD luas 333 M2 Rp963.083.000, Dinas Kelautan dan Perikanan luas 270 M2 Rp777.040.000, Dinas Perternakan dan Pertanian luas 500 M2 senilai Rp940.599.000, DPPKAD luas 333 M2 senilai Rp940.698.000 dan Kantor Bappeda luas 300 M2 Rp 847.330.000. Jika melihat transaksi di atas dengan perubahan jenis bangunan beton menjadi kayu, jelas merugikan keuangan negara.

Sementara itu, tersangka yang mengenakan baju warna putih terlihat sedih karena ditahan oleh pihak penyidik Kejati Sumut, sebab saat lebaran nantinya tersangka akan berada di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan. Bahkan ketika ditanyakan tentang kasus yang menimpanya, Irwansyah hanya mengatakan dirinya tidak mengerti kenapa pihak kejaksaan melakukan penangkapan terhadap dirinya sewaktu hendak melakukan kegiatan dinas ke Dina Bina Marga Sumut.

“Coba saja tanya apa alasan mereka menahan saya. Proyek itu dikerjakan sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” ucapnya sembari meninggalkan wartawan dan naik ke mobil tahanan kejaksaan. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selalu Longsor, Trase Jalinsum Titik Purba Lamo Dialihkan

    Selalu Longsor, Trase Jalinsum Titik Purba Lamo Dialihkan

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Pemerintah terpaksa mengalihkan trase jalan lintas Sumatera di titik Desa Purba Lamo Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Alih trase ini satu-satunya solusi karena badan jalan telah beberapa kali amblas dan longsor. Longsor itu selalu menimbulkan masalah transportasi karena ruas jalan ini merupakan jalan utama […]

  • Polres Madina Amankan 7.500 Pohon Ganja Siap Panen

    Polres Madina Amankan 7.500 Pohon Ganja Siap Panen

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    40 anggota Polres Mandailing Natal (Madina) foto bersama di lokasi ladang ganja di Tor Sihite, Desa Rao-rao, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina. Kapolres Madina melalui Wakapolres Kompol Hariyamoko didampingi Kasat Narkoba AKP Hendra dan Kabag Ops Kompol Syarifuddin Lubis di Mapolres Madina, Panyabungan, Sabtu (14/01/2012) menjelaskan, pihaknya kembali menemukan 7.500 batang ganja siap panen di atas […]

  • Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H.M Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC Partai Gerindra Madina. Jakfar Sukhairi yang saat ini masih Wakil Bupati Madina itu mendaftar sebagai bakal calon bupati Madina di Partai Geindra Madina, Minggu (10/11/2019). Beliau didampingi Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution dan H. Sahminan Rangkuti juga juru bicara Jakfar […]

  • MERAH PUTIH DARI PASUNDAN

    MERAH PUTIH DARI PASUNDAN

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Dr. Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Refleksi Semangat Juang Ekonomi Rakyat Mandailing)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara Pegiat Ke-Mandailing-an pada Gerep Institute   Ironi Semangat Ke-Mandailing-an Setiap menjelang Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pemandangan yang hampir selalu hadir di berbagai sudut jalan Kota Kipang (Panyabungan), Ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal, berderet pedagang musiman yang menjual bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga […]

  • Polisi Payah, Kasus Gayus Sebaiknya Ditangani KPK

    Polisi Payah, Kasus Gayus Sebaiknya Ditangani KPK

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Mabes Polri atas kelalaian memberikan keistimewaan buat terdakwa kasus pengemplangan pajak, Gayus Tambunan, tidak cukup hanya direspons dengan mengganti Kepala dan petugas Rutan. Gayus adalah aktor kunci yang mampu membuka jejaring mafia pajak, karena itu dugaan banyak pihak yang mengaitkan kepergian Gayus dalam rangka melakukan negosiasi dengan pihak tertentu harus diinvestigasi. “Meskipun kredibilitas pimpinan […]

  • Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar. Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan. Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, […]

expand_less