Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Wilayah Pantai Barat Memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
  • print Cetak


Jalan Rusak Seperti Kubangan Kerbau
Warga Pantai Barat, Madina khususnya di Kecamatan Batahan dan Sinunuk berharap kepada pemerintah agar melaksanakan perbaikan jalan. Selama ini, jalan yang ada di daerah mereka memprihatinkan, berlubang-lubang di sana sini.
Jalan penghubung kedua daerah sepanjang kurang lebih 18 kilometer telah bertahun-tahun tak pernah diperbaiki, padahal kondisi badan jalan ibarat kubangan kerbau yang sangat sulit dilalui kendaraan. Kondisi ini diperparah dengan lalu lalangnya truk over tonase yang diyakini sebagai penyebab utama rusaknya badan jalan
Amatan METRO belum lama ini, kondisi kerusakan jalan lintas penghubung Batahan-Sinunukan ini sudah lama diresahkan warga dan sudah sering didampaikan ekpada pemerintah. Jika di musim hujan maupun di musim kemarau, keadaan sama saja parahnya. Artinya, bila di musim hujan badan jalan sudah berlumpur dan tak bisa lagi dilalui oleh kendaraan, sedangkan jika musim kemarau sepanjang jalan akan ditutupi abu.
Atas kondidi inilah, warga merasa belum merasakan kemerdekaan dan masih seperti pada masa penjajahan. Artinya, tanpa ada upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kedamaian hidup waga di kedua kecamatan.
Warga Pasar Batahan, Wildan (28) kepada METRO, Minggu (21/8) menyebutkan, warga di dua kecamatan telah sering melaporkan kondisi ini kepada pemerintah baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten. Sayangnya, belum juga mendapat tanggapan untuk perbaikan badan jalan.
“Seandainya pemerintah mengabulkan keinginan masyarakat, dan jalan rusak itu diperbaiki maka warga yakin kehidupan akan jauh lebih baik lagi dengan yang ada sekarang. Bayangkan, warga setiap hari harus melewati jalan yang seperti kubanga kerbau,” ujar Wildan.
Katanya, banyak sekali keuntungan yang bisa kami peroleh untuk kesejahteraan dan kebaikan hidup kami dengan pembangunan jalan ini, karena kondisi jalan ini salah satu penentu tingkat atau taraf ekonomi warga.
Meskipun demikian, sebut Wildan, masyarakat tak hentinya berharap agar Pemkab Madina bisa menganggarkan pembangunan perbaikan badan jalan di sepanjang jalan lintas Batahan dan sinunukan.
”Untuk saat ini, kami sangat membutuhkan dua hal bantuan dari pemerintah, yakni perbaikan badan jalan dan ketegasan pemerintah untuk menghentikan truk-truk over tonase. Kami yakin kerusakan diakibatkan lalu-lalangnya truk yang over tonase,” sebutnya.
Patai Barat Skala Prioritas
Sementara, Bupati Madina HM Hidayat Batubara menyampaikan akan memperioritaskan pembangunan di pantai barat mengingat daerah ini merupakan daerah potensial untuk dikembangkan.
”Bagi saya pantai barat yang terdiri dari beberapa kecamatan itu merupakan daerah potensial dan akan diprioritaskan pembangunannya. Hanya, masyarakat saya minta agar tetap mendukung program-program pemerintah, untuk mewujudkan pembangunan itu,” sebut Hidayat. (wan/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    15 Orang Meninggal Jakarta, (MO) – Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, Sabtu, masih digenangi air di antaranya di kawasan Pluit yang mencapai ketinggian dua meter. Banjir yang parah terjadi di belakang Pluit Village, Jakarta Utara, semakin parah dengan kedalaman hampir dua meter. Kawasan Pluit lainnya yang kebanjiran tersebut seperti Bandengan dan Teluk Gong. Bahkan, […]

  • Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah merencanakan kenaikan ongkos angkutan antara 28 hingga 30 persen. Kebijakan tingkat kenaikan yang dirancang Organda (Organisasi Angkutan Daerah) Madina ini sesuai surat yang diterima dari Organda pusat yang memberi opsi kenaikan sebesar 30 persen, dengan catatan jika harga BBM sudah naik. “Rencana ongkos angkutan, baik […]

  • 5 anggota Polri di KPK dipecat?

    5 anggota Polri di KPK dipecat?

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Mabes Polri menginstruksikan anggotanya yang masih berada di KPK untuk melapor ke Mabes Polri dalam waktu 30 hari. Saat ini masih ada lima anggota Polri yang masih menjadi penyidik di KPK. Jika tak ada kabar selama 30 hari, terhitung dari turunnya surat perintah Kapolri maka diberhentikan secara tidak hormat. Sebab, mereka secara […]

  • Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapal Kumala Indah GT 454 yang membawa muatan 710 ton besi tujuan Kalimantan Barat tenggelam, Selasa (24/3/2015) selepas berangkat dari Pelabuhan Syahbandar Belawan. Sejauh ini gabungan dari Dit Pol Air, Basarnas BPBD dan Tim DVI Polda Sumut baru menemukan 5 dari 14 orang awak kapal. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf […]

  • Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kepala dinas dan asisten di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dimutasi pada pelantikan yang dipimpin Sekda Yusuf Nasution, Jum’at (22/8/2014) di aula kantor Bupati Madina. Sembilan pejabat eselon II yang dilantik adalah H.Samad Lubis,SE.MM diangkat menjadi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab.Madina. Sedangkan kadis sebelumnya Murnady Pasaribu, AP diangkat […]

  • TRADISI MARBANTE

    TRADISI MARBANTE

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Kearifan Sosial Ekonomi di Mandailing)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi   ‘Marbante’ adalah kosa kata Bahasa Mandailing yang berasal dari kata ‘bante” yang dapat diartikan sebagai keseluruhan yang halal untuk dimakan dari bagian tubuh hewan yang berukuran besar, yang sudah disembelih seperti kerbau (horbo) dan lembu (lombu). Kemudian ditambah dengan awal ‘mar’ yang […]

expand_less