Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Pemkab Madina Defisit Anggaran Keuangan TA 2010, Capai Rp 53 M

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan
Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengalami defisit anggaran keuangan Tahun Anggaran 2010. Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, Selasa (28/9) menyebutkan defisit anggaran Pemkab Madina mencapai sekitar Rp 53 M. Hasil tersebut diperoleh wartawan saat diadakannya rapat koordinasi Pj. Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara dengan para pimpinan SKPD di ruang rapat bupati, Senin (27/9).
Plt Sekda Madina Gozali Pulungan SH MM kepada wartawan tidak membantah Pemkab Madina mengalami defisit anggaran keuangan TA 2010. Namun Sekda Gozali mengatakan jika secara teknis persoalan itu lebih pas untuk dijawab Kadis Keuangan.
Sebelumnya pada acara silaturrahmi Pj Bupati Madina Aspan Sofian dengan wartawan di Aula Kantor Bupati, mengakui terjadinya defisit. Namun Sofian membantah jika disebutkan sebagai kebobolan. Sofian juga enggan menyebutkan jumlah besaran defisit yang sebenarnya. “Yang pasti ini bukan kebobolan, melainkan defisit saja sehingga harus dibedakan kebobolan dengan yang defisit,” jelas Aspan ketika itu.
Sementara itu Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Madina Rasyid Ritonga menjawab wartawan, membenarkan terjadinya defisit anggaran keuangan Pemkab Madina. Hanya saja Rasyid tidak mengungkapkan besaran angkanya. “Angka finalnya belum diketahui pasti, karena masih dilakukan perhitungan-perhitungan,” ujar Rasyid yang mulai menjabat sebagai Kadis Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Madina sekitar 2,5 bulan lalu.
Mengenai penyebab defisit Rasyid menjelaskan adanya sejumlah pos pengeluaran yang tak ditampung di APBD 2010, dan belum maksimalnya kucuran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dari provinsi serta perolehan PAD TA 2010 yang hingga September ini masih dibawah 50 persen.
Rasyid juga menambahkan terjadinya pertambahan jumlah pegawai akibat penerimaan CPNS tahun 2009, dan pembengkakan pengeluaran di pos tunjangan jabatan akibat keterlambatan masuknya data dari BKD Madina juga menjadi penyebab defisit anggaran Pemkab Madina. (T-9/n)
sumber: (SIB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualifikasi Pendidikan Untuk CPNS Pemprov Sumut

    Kualifikasi Pendidikan Untuk CPNS Pemprov Sumut

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Untuk penerimaan CPNS 2013 ini Pemprov Sumut menerima formasi sebanyak 329 orang. Sesuai ketetapan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho Nomor 800/17787/BKD/II/2013 tentang Pengadaan CPNS Pelamar Umum dan Pelatih Olahraga dari Atlit Berprestasi Pemprov Sumut tahun 2013 tertanggal 18 September 2013, dirincikan: Untuk formasi jabatan tenaga Guru sebanyak 16 orang yang terdiri dari: (1) Guru SLB […]

  • Kangkangi LAHP Ombudsman, Gubernur Bakal Tolak Surat DPRD Terkait Penetapan Komisioner KPID Sumut

    Kangkangi LAHP Ombudsman, Gubernur Bakal Tolak Surat DPRD Terkait Penetapan Komisioner KPID Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)  – Kuasa hukum 8 Calon Komisioner KPID Sumut 2021-2024 Ranto Sibarani yakin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menolak surat penetapan 7 nama komisioner KPID Sumut 2021-2024 yang kabarnya sudah disetujui dan diteken lima pimpinan DPRD Sumut. Ranto menyatakan Gubernur memiliki kewenangan menolak dan mengembalikan surat penetapan nama-nama terpilih dari DPRD jika mengacu pada […]

  • DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat dengar pendapat membahas kasus Naga Juang gagal dilaksanakan DPRD yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (01/04/2013 sesuai janji pimpinan DPRD Madina As Imran Khaitamy dan Fakrizal Efendi Nasutioan kepada masyarakat Naga Juang. Rapat itu beragenda meminta keterangan pihak muspida serta pihak PT. Sorikmas Mining (SM) serta masyarakat dalam rangka mencari format […]

  • Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang penjual Silua (oleh-oleh) ciri khas Mandailing di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tergolong sepi selama rentang arus balik lebaran tahun ini. Kondisi ini berbeda dengan saat arus balik lebaran tahun lalu. “:Ada penurunan penjualan sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu,” ungkap Darwis, seorang pedagang kepada wartawan, Rabu, (14/8). Katanya, […]

  • BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan    Pengantar Bahasa Mandailing adalah bahasa yang digunakan sebagai bahasa adat dan budaya di wilayah bekas Asisten Residen Angkola Mandailing atau di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Penyebutan Tapanuli Bagian Selatan dalam konteks ini, hanya untuk menjelaskan satu kawasan yang berbeda dengan Tapanuli lainnya, baik dari sisi bahasa maupun budaya. […]

  • Ini Tanggapan Bacalon Bupati Madina Endar Sutan Lubis Terkait Program Makan Bergizi Gratis

    Ini Tanggapan Bacalon Bupati Madina Endar Sutan Lubis Terkait Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Menanggapi program nasional presiden terpilih Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis, Bacalon Bupati Mandailing Natal menilai program itu menasional. Ketika jadi Bupati nanti, ia akan menunggu juknis program tersebut untuk dilaksanakan. Namun ia membatasi ketika program itu di bebankan ke daerah, sepanjang tidak mengganggu program pembangunan daerah akan dijalankan. ” Kalau […]

expand_less