Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
  • print Cetak

MEDAN – Belum lagi usai pengungkapan otak pelaku ijazah palsu di Universitas Negeri Medan (Unimed) yang ditangani Polsek Percut Sei Tuan, kini kembali ditemukan dari tangan seseorang yang hendak melegalisir ijazah tersebut.

Modus kejahatan dengan cara menawarkan ijazah palsu bukan rahasia. Pemberi layanan ini pun bersikap bak ‘malaikat’ dengan menawarkan ijazah ‘bodong’ bagi mereka yang tak lulus. Pembantu Rektor (Purek) II Unimed, Chairul Azmi mengatakan sindikat peredaran ijazah palsu sudah cukup lama terjadi. Seperti kemarin, pihak Unimed kembali memukan ijazah palsu untuk yang kedua kalinya.

“Saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polsek Percut Sei Tuan. Justru kita minta polisi mengusut tuntas ke akar-akarnya. Karena kecil kemungkinan orang Unimed terlibat,” kata Chairul malam ini.

Peredaran ijazah di Unimed, menurut Chairul, sesuai dengan permintaan berapa mahasiswa yang di wisudah. Misalnya saratus orang, saratus yang dikeluarkan Unimed. Jika ada yang salah cetak, maka kita kembalikan.

Seperti halnya salah tandatangan atau sebagainya, pihak Unimed kembali cetak ulang sesuai berapa jumlah yang salah. Apalagi sistem pengeluaran ijazah Unimed sangat ketat pengawasannya.”Kita benar-benar kecolongan. Kenapa ijazah kita sudah dua kali ditemukan beredar di Nanggroe Aceh Darussalam. Sampai saat ini kedua pelakunya berinisial NT sudah ditahan, dan satu lagi saya lupa namanya,” terang Chairul.

Semua ini, sambung Chairul, pihak kepolisian lebih bekerja maksimal mengungkap jaringan ijazah palsu di Unimed guna menyelidiki keterlibatan orang dan pihak lain.

“Kita tetap menunggu dan berharap agar polisi mengusut kasus tersebut. Dari sisi krimanal, ini suatu kejatahan yang sangat luar biasa. Pelayanan jalur cepat ini yang mengelabui orang banyak segera terungkap,” pinta Chairul.

Bayangkan saja, kata Chairul, orang yang memperoleh ijazah asli itu sampai empat atau lima tahun, baru memperoleh gelar sarjana. Tapi, dengan beredarnya ijazah palsu, kok enaknya orang bayar mahal dan dapat gelar yang sama.

Jadi, dihimbau setiap perguruan tinggi negeri maupun swasta bahkan perusahaan harus teliti dengan keberadaan ijazah palsu saat orang tersebut melamar pekerjaan. Karena ini sangat merugikan negara.Sementara ditempat terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak menyebutkan, kasus ijazah palsu yang saat ini ditangani masih dalam proses lidik. “Kita akan mengungkap otak pelakukanya.

Menyikapi hal ini, pengamat hukum Wondi Siregar mengatakan, aktivitas kejahatan seperti ini, polisi harus peka. Biasanya momentum kehadiran layanan ini berbarengan dengan masa kelulusan sekolah atau penerimaan kampus baru.

“Tidak mungkin ijazah kita dipalsukan. Kita punya sistem database yang mendata semua ijazah yang keluar. Jadi ketahuan siapa yang palsu ijazahnya,” ujar Wondi.

Artinya, jika ketahuan maka siap-siap saja para pemilik ijazah abal-abal ini diancam pidana, ditambah efek malu tentunya. Untuk itu, masyarakat dihimbau tak terperdaya dengan tawaran ini(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta dan Calon Anggota KPID Sumut 2021-2024 Tim Seleksi telah menyerahkan 21 nama Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara (KPID Sumut) periode 2021-2024. Komisi A DPRD Sumut pun sudah memulai Fit and Proper Test. Walau nantinya harus melewati celah sempit, bayangan tentang personalitas […]

  • Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Perhelatan Pemilu Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah semakin dekat, sejumlah kandidat mulai muncul dengan mendekati partai politik sebagai salah satu prasyarat pencalonan. Ada nama Ivan Iskandar Batubara, Saifullah Nasution, Dahlan Nasution, Endar Lubis, Atika Azmi Utammi Nasution dan Fahrizal Efendi. Nama nama tersebut semakin bergaung sebagai […]

  • Sara Bokker, Mantan Model Yang Memeluk Islam

    Sara Bokker, Mantan Model Yang Memeluk Islam

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Sara Bokker, dulunya adalah seorang model, aktris, aktivis dan instruktur fitness. Seperti umumnya gadis remaja Amerika yang tinggal di kota besar, Bokker menikmati kehidupan yang serba gemerlap. Ia pernah tinggal di Florida dan South Beach, Miami, yang dikenal sebagai tempat yang glamour di Amerika. Kehidupan Bokker ketika itu hanya terfokus pada bagaimana ia menjaga penampilannya […]

  • Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama Ops Antik Toba berjalan pada tahun 2022 ini Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) berhasil mengamankan 11 bandar dan pengedar narkoba di wilayah hukum Madina. Hal itu diketahui sesuai rilis pers yang digelar di halaman Mako Polres, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara pada Rabu (23/2) pagi. “Sebelas tersangka yang […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

  • Pusuk Ni Otang Juga Didatangkan Dari Pasaman

    Pusuk Ni Otang Juga Didatangkan Dari Pasaman

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populer sebutan pangkat yang memasuki paar-pasar di Mandailing Natal (Madina) pada Ramdhan ini selain didatangkan dari hutan-hutan lokal, juga dari Pasaman, Sumatera Barat. Amrijal (35) salah satu pedagang pangkat musiman, Jum’at (26/7/2013) mengungkapkan, bahan baku pangkat yang dijualanya berasal dari Panti, Kabupaten Pasaman, Sumbar dan sebagiannya […]

expand_less