Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional.

Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager PT SMGP Liza G Januar saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat Madina baru-baru ini. Dikatakaannya, pengeboran yang dilakukan nantinya justru menstabilkan aktivitas gunung karena uap yang mengendap di dalam akan diambil menjadi energi tenaga listrik. Penambangan energi panas bumi yang akan dilakukan nanti ramah lingkungan.

Pengambilan panas bumi yang dilakukan PT SMGP tidak seperti yang dibayangkan sejumlah kalangan seperti tambang emas yang mengebor banyak titik dan dapat merusak lingkungan dan bisa mencemari lingkungan akibat limbah yang dihasilkan. Sebab pengeboran panas bumi hanya di beberapa titik yang disurvei bisa memproduksi energi listrik dengan memasang pipa yang cukup aman dan ramah lingkungan.

Masyarakat yang berada di wilayah kerja PT SMGP tidak perlu terlalu khawatir dampak yang diakibatkan pengambilan panas bumi ini, karena semua pekerjaan dilaksanakan oleh tenaga ahli yang sudah profesional di bidang masing-masing. Kalau selama ini ada wilayah kekurangan listrik, insya Allah kalau perusahaan ini sudah berjalan akan bisa menutup kekurangan listrik sampai ke desa-desa terpencil.

Selain pemenuhan kebutuhan listrik daerah Madina, Pemkab Madina juga akan mendapat bagi hasil (PAD) dari keuntungan produksi secara signifikan sekaligus berdampak nyata pada wilayah kerja PT SMGP dengan program CSR yang dilaksanakan, katanya.

“Kita dari perusahaan sangat terbuka dalam segala hal pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat dan kita akan terus melakukan sosialisasi secara sistematis terhadap apa yang dimaksud dengan pengambilan panas bumi sampai anak kecil pun paham dengan energi terbarukan. Siapapun boleh tahu bagaimana pengambilan panas bumi mulai dari tahap awal hingga pada produksi yang dihasilkan serta pengamanan yang dilakukan pada setiap pipa yang menghubungkan panas bumi dengan turbin,” sebutnya.

Sementara salah seorang masyarakat yang berada di wilayah kerja PT SMGP menanyakan, apakah warga masih bisa melaksanakan aktivitas kerja pada setiap lahan pertanian dan perkebunan masing-masing sebab lokasi tersebut masuk dalam wilayah kerja PT SMGP dan apa pula dampak positif secara nyata pada warga jika pengambilan panas bumi dilakukan di wilayah tersebut.

“Yang kita harapkan dengan kehadiran PT SMGP adalah dapat memberikan kesejateraan termasuk penyediaan lapangan kerja demi mengurangi pengangguran yang masih banyak di desa ini,” sebutnya.

Masyarakat mengharapkan, kedatangan PT SMGP tidak membawa malapetaka bagi masyarakat seperti apa yang telah menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat yakni lokasi pertambangan nantinya akan rusak dan menimbulkan dampak lingkungan seperti pembuangan limbah yang mencemari sejumlah mata air. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN ( Mandailing Online) –  Sebanyak 24 orang murid PAUD Permata Indah, Roburan, Kecamatan Panyabungan di wisuda. Acara wisuda pada murid PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) tersebut berlangsung di gedung SDN 147 Roburan, Sabtu (28/5). Prosesi wisuda murid PAUD Permata Indah tersebut berlangsung hikmat dan meriah, dierangkai dengan berbagai prtunukan dari para murid PAUD […]

  • Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses tender pembangunan Bangunan Gedung Instalasi RSUD Panyabungan berpagu Rp. 52 milyar dinilai melanggar Permen PUPR Nomor 14 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. Aliansi Anti Korupsi Mandailing Natal akan mengadukan masalah ini ke jalur hukum. Proses tender itu juga dinilai tidak mengindahkan Surat Edaran nomor 22/SE/M/2020 tentang […]

  • Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Juara I cerdas-cermat tingkat Kecamatan Batang Natal dan Juara Harapan III tingkat Kabupaten Madina ternyata pergi-pulang ke sekolah dengan berjalan kaki sepanjang tiga kilometer setiap hari. Murid SDN 277 bernama lengkap Saifullah tidak punya pilihan lain. Dia bersama 30-an murid lain dari Desa Lubuk Bondar harus menempuh jalan berlumpur […]

  • KemenPAN: Nasib Pengumuman CPNS Madina di Tangan Bupati

    KemenPAN: Nasib Pengumuman CPNS Madina di Tangan Bupati

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membantah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas belum diumumkannya hasil seleksi CPNS Kabupaten Madina 2013. Bantahan ini terkait adanya pernyataan Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution yang menyebut KemenPAN-RB sebagai pihak yang harus mengumumkan hasil seleksi CPNS Kabupaten Madina 2013. Pernyataan […]

  • Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar. “Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata […]

  • Menyoal Pemberian Marga Nasution Untuk Ngabalin

    Menyoal Pemberian Marga Nasution Untuk Ngabalin

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      Oleh : Akhiruddin Matondang*   MASYARAKAT Mandailing bereaksi keras atas penabalan marga Nasution terhadap Ali Mochtar Ngabalin. Dalam dua hari ini, gelombang protes terhadap kebijakan Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Dahlan Hasan Nasution terus berembus. Sang bupati dinilai sedang mengobral marga kepada seseorang yang tidak ada garis pertalian dengan suku Mandailing. Sebagian lagi menuding […]

expand_less