Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pasaman Barat Akan Jadi Sentra Produksi Ikan Laut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
  • print Cetak

SIMPANG AMPEK : Pasaman Barat, satu wilayah berada di kawasan pantai barat Sumatera Barat memiliki potensi besar bidang perikanan, dan optimis punya prospek cerah untuk dikembangkan menjadi sentra produksi ikan laut terbesar di provinsi itu.

Bupati Pasaman Barat Baharuddin di Simpang Ampek berjarak 200 km dari Kota Padang, mengatakan, ada lima kecamatan berada di kawasan pantai yang selama ini sentra produksi perikanan laut, ke depan menjadi sasaran untuk dikembangkan.

Lima kecamatan itu, yakni kawasan pesisir Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali, Kecamatan Sasak, Kecamatan Sungai Aur, Kecamatan Koto Balingka, dan Aia Bangih Kec Sungai Beremas.

“Sudah menjadi tekad, kawasan pesisir pantai itu dikembangkan lebih optimal, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan nelayan setempat,” katanya di Simpang Ampek, Minggu 29 Januari 2012.

Tercatat sepanjang 152 kilometer kawasan pesisir pantai di Pasaman Barat, satu kabupaten terpanjang wilayah pantai di Sumatera Barat.

Pasaman Barat, satu sentra produksi ikan laut itu, memiliki potensi 100 ribu ton, dan tiap tahunnya menghasilkan ikan 80.971 ton.

Tujuan pasar produksi ikan lautnya, selain memenuhi pasaran lokal (Sumatera Barat) juga ditujukan ke sejumah kota di Sumatera, yakni provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

“Dalam tahun ini (2012–red) kita akan bangun pangkalan pendaratan ikan (PPI) di Sasak dan Aia Bangih, guna membantu dan memperlancar proses jual beli ikan hasil tangkapan nelayan serta kebutuhan bibit ikan,” katanya.

Hasil tangkapan nelayan langsung ditawarkan kepada konsumen, satu cara agar harga jual lebih bersaingan dan mengikuti perkembangan harga pasar yang terus berfluktuasi itu.

“Saya optimis keberadaan pasar lelang akan mampu memperbaiki posisi harga jual hasil tangkapan nelayan,” katanya dan menambahkan, pendapatan nelayan secara bertahap akan membaik.

Tak kalah pentingnya, kata bupati, keberadaan tempat pelelangan ikan, akan memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah, guna pembiayaan pembangunan sektor perikanan di wilayah pesisir pantai itu.

Dalam kawasan tempat pelelangan ikan nantinya, optimis akan hadir sejumlah pedagang besar termasuk berasal dari sejumlah kota di Sumatera, khususnya pedagang dari kota dan kabupaten provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

Selain itu, juga ikut serta bertransaski pedagang besar dari kota-kota di Sumatera Barat.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Error Data Covid, Kadis Kesehatan Harus Bertanggungjawab

    Soal Error Data Covid, Kadis Kesehatan Harus Bertanggungjawab

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) dan staf diminta bertanggungjawab atas kelalaian input data alias error data penyebab Madina berstatus PKPM Level 4 covid-19. “Sudah saatnya Kadis Kesehatan CS mempertanggungjawabkan kesalahan dan kehilafannya, baik sengaja atau tidak sengaja yang mengakibatkan divonisnya Kabupaten Madina menjadi level 4,” kata Ade Batubara pada akun […]

  • KPU Madina Tatar Personil  PPK

    KPU Madina Tatar Personil PPK

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing  Online) – KPU Mandailing Natal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada semua personil PKK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Mandailing Natal, di aula Hotel Rindang, Panyabungan, Kamis (11/6). Bimtek yang dijadwal berlangsung dari Kamis hingga Jum’at dan diikuti 115 orang PPK ini dalam upaya meningkatkan penguasan tehnis pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada Madina di jajaran penyelenggara tingkat […]

  • Jeruk Brastagi Masih Andalan

    Jeruk Brastagi Masih Andalan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasokan jeruk manis ke Mandailing Natal (Madina) masih didominasi jeruk dari Kabupaten Karo ditengah naiknya harga buah impor. “Jeruk Maga yang khas Mandailing sudah lama raib, sementara jeruk impor itu mahal, makanya jeruk Brastagi jadi andalan kita,” ungkap Rudy Nasution penjual buah di pasar Panyabungan, Jum’at (19/7/2013). Dia menjelaskan, dagangan jeruk […]

  • Jika Tak RSU, Minimal Puskesmas Plus

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Camat Siabu, Samsi S.sos menyatakan, jika Puskesmas Siabu tidak bisa dijadikan rumah sakit umum, minimal statusnya ditingkatkan menjadi puskesmas plus. Hal itu dikatakannya menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) terkait desakan warga Kecamatan Siabu agar Puskesmas Siabu dijadikan RSU. “Kalau memang anggaran untuk pembangunan rumah sakit belum memungkinkan saat ini, alangkah baiknya pemerintah […]

  • Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – bagai mana pengunjung mau konsentrasi baca kalau ruang perpustakaan sendiri kerap diisi dengan suara musik. Ini lah yang terjadi di perpustakaan Madina yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Berdasarkan penelusuran Mandailing Online Kondisi perpustakaan sendiri sepi. Tak ada yang berubah dari tahun ke tahun. Bahkan ada ditemukan hal aneh seperti […]

  • Serial HUT Madina : Desa Hutapuli Tak Punya Sekolah, Pelajar Harus Jalan Kaki 2,5 Km

    Serial HUT Madina : Desa Hutapuli Tak Punya Sekolah, Pelajar Harus Jalan Kaki 2,5 Km

    • calendar_month Sabtu, 3 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tanggal 9 Maret 2018 nanti, Kabupaten Mandailing Natal akan memperingati Hari Jadi-nya yang ke-19. Tetapi, nun di pelosok Kecamatan Kotanopan masih ada rombongan pelajar menuju sekolah jalan kaki sejauh 5 kilo meter. Pagi itu jarum jam masih menunjukkan pukul 06.00 Wib, Jum’at (2/3/2018).  Udara di sekitar desa Hutapuli Kecamatan  Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) […]

expand_less