Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Pasaman Barat Akan Jadi Sentra Produksi Ikan Laut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
  • print Cetak

SIMPANG AMPEK : Pasaman Barat, satu wilayah berada di kawasan pantai barat Sumatera Barat memiliki potensi besar bidang perikanan, dan optimis punya prospek cerah untuk dikembangkan menjadi sentra produksi ikan laut terbesar di provinsi itu.

Bupati Pasaman Barat Baharuddin di Simpang Ampek berjarak 200 km dari Kota Padang, mengatakan, ada lima kecamatan berada di kawasan pantai yang selama ini sentra produksi perikanan laut, ke depan menjadi sasaran untuk dikembangkan.

Lima kecamatan itu, yakni kawasan pesisir Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali, Kecamatan Sasak, Kecamatan Sungai Aur, Kecamatan Koto Balingka, dan Aia Bangih Kec Sungai Beremas.

“Sudah menjadi tekad, kawasan pesisir pantai itu dikembangkan lebih optimal, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan nelayan setempat,” katanya di Simpang Ampek, Minggu 29 Januari 2012.

Tercatat sepanjang 152 kilometer kawasan pesisir pantai di Pasaman Barat, satu kabupaten terpanjang wilayah pantai di Sumatera Barat.

Pasaman Barat, satu sentra produksi ikan laut itu, memiliki potensi 100 ribu ton, dan tiap tahunnya menghasilkan ikan 80.971 ton.

Tujuan pasar produksi ikan lautnya, selain memenuhi pasaran lokal (Sumatera Barat) juga ditujukan ke sejumah kota di Sumatera, yakni provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

“Dalam tahun ini (2012–red) kita akan bangun pangkalan pendaratan ikan (PPI) di Sasak dan Aia Bangih, guna membantu dan memperlancar proses jual beli ikan hasil tangkapan nelayan serta kebutuhan bibit ikan,” katanya.

Hasil tangkapan nelayan langsung ditawarkan kepada konsumen, satu cara agar harga jual lebih bersaingan dan mengikuti perkembangan harga pasar yang terus berfluktuasi itu.

“Saya optimis keberadaan pasar lelang akan mampu memperbaiki posisi harga jual hasil tangkapan nelayan,” katanya dan menambahkan, pendapatan nelayan secara bertahap akan membaik.

Tak kalah pentingnya, kata bupati, keberadaan tempat pelelangan ikan, akan memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah, guna pembiayaan pembangunan sektor perikanan di wilayah pesisir pantai itu.

Dalam kawasan tempat pelelangan ikan nantinya, optimis akan hadir sejumlah pedagang besar termasuk berasal dari sejumlah kota di Sumatera, khususnya pedagang dari kota dan kabupaten provinsi tetangga Sumatera Utara, Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

Selain itu, juga ikut serta bertransaski pedagang besar dari kota-kota di Sumatera Barat.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi DAK 11 Milyar Kian Terbongkar, Pejabat Dinas Pendidikan Madina Perang Dingin

    Korupsi DAK 11 Milyar Kian Terbongkar, Pejabat Dinas Pendidikan Madina Perang Dingin

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Heboh! Kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal kian menghebohkan. Para pejabat di instansi itu mulai perang dingin menyusul kian terkuaknya indikasi korupsi dana DAK mencapai 11 miliar Rupiah tahun 2020. Kasus dugaan korupsi ini mencuat setelah kalangan mahasiswa beberapa kali berunjukrasa di Kejati Sumut meminta pengusutan proyek-proyek fisik […]

  • Hindari Pemuda Dari Narkoba, Warga Harapkan Pembangunan Lapangan Sepakbola

    Hindari Pemuda Dari Narkoba, Warga Harapkan Pembangunan Lapangan Sepakbola

    • calendar_month Senin, 6 Mar 2017
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, 6/3 (Mandailing Online) –  Untuk mengantisipasi para pemuda  terhadap penggunaan narkoba, warga desa Rantonatas kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal harapkan pembangunan lapangan sepak bola. Harapan itu disampaikan oleh warga masyarakat desa itu kepada pada Dprd Kabupaten Mandailing Demokrat, Dodi Martua Tanjung, S.Pi pada reses I tahun  2017  beberapa hari yang lalu. Selain itu […]

  • Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hilmy Mahdy Daulay dan Hamdian Noor Harahap dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terpilih mewakili Sumut pada Olimpiade Sains Nasional, menyatakan tekadnya lolos ke tingkat internasional. “Saya akan kibarkan bendera pesantren di olimpiade internasional, Insya Allah,” tekad Hilmy siswa Darul Mursyid asal Padang Lawas ini. Dia akan berlaga […]

  • Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ingin minuman teh dengan aroma dan rasa belum ada di Madina? Silakan datang ke Desa Panggorengan. Berlokasi di jalan Willem Iskander, Panggorengan, Panyabungan, Mandailing Natal. Tepatnya di antara masjid Taqwa dan kantor Gerindra Madina. Minuman teh ini baru dirintis hari Rabu kemarin (16/7/2025). Minuman yang dijual Es Teh Sultan Al-Barkah Teh […]

  • Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Longor yang terjadi di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera utara mencapai lebih kurang 500 meter dan berada di delapan titik. “Kedalaman longsor mencapai 5 sampai 20 meter dan lebar 3 tiga meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Bonaparte Manurung saat dihubungi dari Medan, Minggu. Longsor […]

  • Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program pengadaan foto 3 tokoh Mandailing Natal (Madina), yang belakangan viral ternyata tidak ada dalam program pemerintah, baik di tingkat Dinas PMD maupun di tingkat desa. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution ketika dikonfirmasi oleh wartawan terkait adanya beberapa oknum yang memaksa kepala desa membeli foto-foto tersebut. “Saya […]

expand_less