Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Abdul Aziz Myatt, Neo-Nazi yang Tak Lagi Anti-Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

Abdul Aziz Myatt dahulu seorang yang membenci Islam. Kebencian itu kian menjadi karena ia merupakan anggota kelompok ekstrim sayap kanan. Namun, kunjungan ke Mesir mengubah jalan hidup Aziz. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT, Aziz kembali pada Islam.

“Saya memutuskan menjadi Muslim karena pikiran dan hati saya mengaku tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” kenang dia seperti dikutip Onislam.net, Ahad (20/10).

Ketika mulai lembaran baru sebagai Muslim, wajah optimisme terekam jelas dalam wajahnya. Awalnya, ia merasa putus asa dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan semasa aktif berkampanye anti-Islam. Apakah ia akan diampuni atas kesalahannya itu. “Saya merasa bahagia ketika imam masjid berkata kepada saya, dengan menjadi Muslim, seseorang mulai hidup baru. Allah mengampuni dosa-dosaku,” kata dia.

Perjalanan Aziz menuju Islam dimulai ketika ia pergi ke Mesir. Di sana, ia kunjungi masjid. Lalu terdengarlah suara Adzan. Suara itu membuatnya terkesan. Tapi ia belum tahu bagaimana mengekpresikan hal tersebut. “Pengetahuanku tentang Islam begitu sedikit,” kata dia.

Selanjutnya ketertarikan itu mendorongnya untuk lebih banyak membaca literatur tentang Islam. Sedikit membaca, mulai muncul rasa kagum. Tapi ego-nya sebagai kelompok anti-Islam membuatnya mengabaikan itu. “Ada dua hal yang membuat saya abaikan itu, segala sesuatunya itu berasal dari alam,” kata dia.

Perlahan tapi pasti, pemahaman itu mulai berubah seiring interaksi Aziz dengan alam. Ia menyadari hakikat kehidupan ini pasti ada yang mengatur, tidak berjalan sendiri-sendiri. Manusia itu diciptakan untuk satu tujuan. “Saya merasa menyadari aku seperti tertipu setan. Baru kali saya benar-benar merasa rendah hati,” kenang dia.

Seketika, ia teringat Alquran yang sempat dibelinya sewaktu di Mesir. Ia mulai membacanya dengan seksama. Di Alquran, Aziz banyak menemukan logika, akal, kebenaran, wahyu, keadilan, kemanusiaan dan keindahan. Karena penasaran, ia telusuri hal itu melalui internet. “Saya begitu terpesona dengan Nabi Muhammad. Ia mewakili apa yang saya rasakan dalam hati dan pikirannya. Ia contoh yang sempurna untuk saya tiru,” kata dia.

Beberapa hari berikutnya, Aziz tak menahan diri untuk mencari informasi yang dibutuhkannya. Keraguan ia kikis habis, Keyakinan akan jalan yang akan membawanya menuju kebenaran diperkuat. Puncaknya, ia duduk berjam-jam mendengarkan rekaman adzan. “Saya telah menemukan kebenaran itu,” kata dia.

Selanjutnya, ia masuki masjid dan mengungkapkan niatan memeluk Islam. Mereka, para pengurus masjid, dengan ramah membimbing Aziz. “Saya percaya keinginan saya menjadi Muslim akan mudah. Karena saya memiliki Alquran dan telada Nabi Muhammad Saw,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedikitnya 430 hektar persawahan di kawasan Saba Palas, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) mengalami kekeringan akibat kekurangan air. Kondisi tanah di persawahan saat sudah retak akibat kekeringan retak – retak dan terancam gagal panen. Kekurangan suplai air ke kawasan persawahan itu berlansung sejak masa persemaian. Hingga sekarang […]

  • Pilkades Serentak di Madina Ditunda Hingga 2016

    Pilkades Serentak di Madina Ditunda Hingga 2016

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang seyogiyanya berlangsung tahun ini, akhirnya ditunda menjadi tahun 2016. Faktor penundaan itu akibat adanya Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Madina pada Desember 2015. Itu diungkapkan Kasubbag Pemdes Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina, Junaidi di ruang kerjanya, Rabu (8/4). Dijelaskannya, […]

  • Polres Tangani Sejumlah Kasus Korupsi Pemkab Madina

    Polres Tangani Sejumlah Kasus Korupsi Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Madina AKBP.Mardiaz Kusin.D,S,iK,M.Hum menegaskan pihaknya saat ini konsen dalam menindaklanjuti kasus tindak korupsi yang ada di Pemkab Madina, terutama persoalan pengerjakan proyek yang tidak sesuai dokumen dengan kondisi di lapangan. “Ada beberapa kasus yang saat kita tangani diantaranya kasus program cetak sawah pada Dinas Pertanian, kasus pabrik es pada […]

  • Gegara Wanprestasi, Pemko Padangsidimpuan Dihukum Bayar Rp.883 Juta

    Gegara Wanprestasi, Pemko Padangsidimpuan Dihukum Bayar Rp.883 Juta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    P.Sidimpuan (Mandailing Online ): Upaya hukum banding yang diajukan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menemui jalan buntu. Pengadilan Tinggi Medan secara resmi menguatkan putusan tingkat pertama yang menyatakan pihak pemerintah telah melakukan wanprestasi atau cidera janji terhadap rekanan proyek CV Central Grafika Print dalam pengadaan dan pemasangan Alat Pengendalian Isyarat Lalu Lintas […]

  • Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberhasilan Bupati Mandailing Natal (Madina) meraih anugerah Waspada Award pada Selasa (11/1) kemarin mendapat apresiasi dari MPC Pemuda Pancasila Madina. Apresiasi itu disampaikan Ketua MPC PP Akhmad Arjun Nasution kepada Mandailing Online, Rabu (12/1) di kantor MPC PP Madina, Pidoli Dolok. Arjun menilai pemberian award tersebut menunjukkan kedekatan Pemkab Madina dengan […]

  • 3 Anggota DPRD Sibolga Tolak Provinsi Tapanuli

    3 Anggota DPRD Sibolga Tolak Provinsi Tapanuli

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga menyampaikan aspirasi berupa penolakan terhadap rencana pembentukan Provinsi Tapanuli kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Medan, Kamis, 12 Mei 2011. Tiga anggota DPRD Kota Sibolga itu adalah anggota Fraksi Gabungan Bersama Hendri Tamba, anggota Fraksi Partai Golkar Jamil Zeb Tumori, dan anggota […]

expand_less