Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Abdul Aziz Myatt, Neo-Nazi yang Tak Lagi Anti-Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

Abdul Aziz Myatt dahulu seorang yang membenci Islam. Kebencian itu kian menjadi karena ia merupakan anggota kelompok ekstrim sayap kanan. Namun, kunjungan ke Mesir mengubah jalan hidup Aziz. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT, Aziz kembali pada Islam.

“Saya memutuskan menjadi Muslim karena pikiran dan hati saya mengaku tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” kenang dia seperti dikutip Onislam.net, Ahad (20/10).

Ketika mulai lembaran baru sebagai Muslim, wajah optimisme terekam jelas dalam wajahnya. Awalnya, ia merasa putus asa dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan semasa aktif berkampanye anti-Islam. Apakah ia akan diampuni atas kesalahannya itu. “Saya merasa bahagia ketika imam masjid berkata kepada saya, dengan menjadi Muslim, seseorang mulai hidup baru. Allah mengampuni dosa-dosaku,” kata dia.

Perjalanan Aziz menuju Islam dimulai ketika ia pergi ke Mesir. Di sana, ia kunjungi masjid. Lalu terdengarlah suara Adzan. Suara itu membuatnya terkesan. Tapi ia belum tahu bagaimana mengekpresikan hal tersebut. “Pengetahuanku tentang Islam begitu sedikit,” kata dia.

Selanjutnya ketertarikan itu mendorongnya untuk lebih banyak membaca literatur tentang Islam. Sedikit membaca, mulai muncul rasa kagum. Tapi ego-nya sebagai kelompok anti-Islam membuatnya mengabaikan itu. “Ada dua hal yang membuat saya abaikan itu, segala sesuatunya itu berasal dari alam,” kata dia.

Perlahan tapi pasti, pemahaman itu mulai berubah seiring interaksi Aziz dengan alam. Ia menyadari hakikat kehidupan ini pasti ada yang mengatur, tidak berjalan sendiri-sendiri. Manusia itu diciptakan untuk satu tujuan. “Saya merasa menyadari aku seperti tertipu setan. Baru kali saya benar-benar merasa rendah hati,” kenang dia.

Seketika, ia teringat Alquran yang sempat dibelinya sewaktu di Mesir. Ia mulai membacanya dengan seksama. Di Alquran, Aziz banyak menemukan logika, akal, kebenaran, wahyu, keadilan, kemanusiaan dan keindahan. Karena penasaran, ia telusuri hal itu melalui internet. “Saya begitu terpesona dengan Nabi Muhammad. Ia mewakili apa yang saya rasakan dalam hati dan pikirannya. Ia contoh yang sempurna untuk saya tiru,” kata dia.

Beberapa hari berikutnya, Aziz tak menahan diri untuk mencari informasi yang dibutuhkannya. Keraguan ia kikis habis, Keyakinan akan jalan yang akan membawanya menuju kebenaran diperkuat. Puncaknya, ia duduk berjam-jam mendengarkan rekaman adzan. “Saya telah menemukan kebenaran itu,” kata dia.

Selanjutnya, ia masuki masjid dan mengungkapkan niatan memeluk Islam. Mereka, para pengurus masjid, dengan ramah membimbing Aziz. “Saya percaya keinginan saya menjadi Muslim akan mudah. Karena saya memiliki Alquran dan telada Nabi Muhammad Saw,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepulangan Habib Rizieq dan Kesadaran Umat 

    Kepulangan Habib Rizieq dan Kesadaran Umat 

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing Ibu Rumahtangga/tinggal di Barus   Selasa, 10 November 2020 Habib Rizieq Shibab pulang ke Indonesia. Dan kepulangannya disambut oleh jutaan umat islam di seluruh Indonesia baik yang menyambut langsung ke bandara Soekarno-Hatta maupun yang mendo’akan dari kejauhan sebab terpisah jarak yang jauh. Atas kedatangan Habib Rizieq ini banyak pro dan kontra […]

  • Mahasiswa Nilai Kejatisu Lamban Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina

    Mahasiswa Nilai Kejatisu Lamban Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu ) nampaknya belum berani menaikkan status kasus dugaan korupsi dana stunting di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023. Padahal kasus ini ditangani Kejatisu sudah hampir satu tahun. Sejumlah pejabat Pemkab Madina yang berhubungan dengan dana itu pun telah diperiksa penyidik di Kejatisu. Masyarakat Kabupaten […]

  • Jihad Melawan Corona, Gak Salah?

    Jihad Melawan Corona, Gak Salah?

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamatan Politik   Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengajak umat Muslim bekerja sama untuk memenangkan jihad melawan pandemi virus corona Covid-19, yang telah berdampak terhadap kehidupan masyarakat di 215 negara dan teritori dunia. Retno mengatakan bahwa semua masyarakat harus mengambil peran dalam memenangkan peperangan besar ini. Dengan sinergi […]

  • Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui zoom meeting di ruang kerja wakil bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (31/8/2023). Pengendalian Inflasi merupakan pertemuan tahunan tingkat nasional berkaitan dengan koordinasi pengendalian inflasi. Pertemuan […]

  • Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    • calendar_month Jumat, 29 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persentase penduduk Mandailing Natal dalam menyalurkan hak pilih di Pilgubsu 2018 bervariasi, walau tak mencolok jauh. Berdasar penelusuran Mandailing Online di infopemilu.kpu.go.id, Jum’at (29/6/2018), kisaran persentasenya berada di antara 55 hingga 78 persen. Kecamatan Batahan sekitar 60,4 %. Kecamatan Batang Natal sekitar 67,0 %. Kecamatan Bukit Malintang sekitar 69,1 %. Kecamatan […]

  • Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan sertifikat tanah yang diterima seribuan masyarakat memiliki sisi peluang positif. Salah satu peluang itu adalah mendorong penguatan ekonomi warga. “Sertifikat tanah ini juga bernilai guna sebagai modal untuk membuka usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Atika pada pidato penyerahan 1.000 sertifikat tanah untuk […]

expand_less