Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

43 Mobil Dinas DPRD Langkat Tak Masuk Dalam APBD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak

Medan,

Setelah memanggil mantan pejabat Pemkab Langkat dan sejumlah rekanan, Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumatera Utara (Kejatisu) kembali memanggil empat saksi terkait aliran dana APBD Langkat Tahun 2000 hingga 2007 senilai Rp102,7 milliar.

Untuk mengetahui aliran dana selama tujuh tahun tersebut, kejaksaan pun menelusuri pengeluaran anggaran, termasuk diantaranya menelusuri pembelian sebanyak 43 unit mobil dinas DPRD Langkat yang berasal dari APBD Tahun 2002.

Secara intensif penyidik kejaksaan kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi Gusyandri dari PT Astra Internasional, Zuraidah Hanum Kacapem Bank Syariah Mandiri Kota Stabat, Diana Sari mantan Sekwan Langkat Tahun 2001-2006 serta Gudok Mantan Bendahara Sekwan Kabupaten Langkat.

Mengenai pemeriksaan empat orang saksi ini, dibenarkan oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih yang dihubungi melalui telepon, Rabu (23/03/2011) malam.

Dari hasil pemeriksaan, Erbindo menerangkan bahwa pengadaan mobil dinas untuk masing-masing anggota dewan tersebut tidak dimasukkan dalam APBD, namun itu dilakukan atas inisiatif Bupati Langkat Syamsul Arifin.

Bahkan, beberapa dewan yang mendapatkan mobil dinas jenis Panther tersebut telah menjualnya. Mereka menganggap mobil itu sudah dihibahkan sehingga sudah merasa menjadi milik pribadi.

“Kepada anggota dewan yang sudah menjual mobil dinas ini, kita akan mempertimbangkan kembali apakah mereka mau mengembalikan mobil tersebut, sebab kalau namanya mobil dinas tidak bisa menjadi hak pribadi. Kalau sudah tidak menjadi anggota dewan maka mobil tersebut harus dikembalikan kepada pemerintah,” beber Erbindo.

Ditambahkannya, Kejatisu akan terus menelusuri aliran dana APBD, termasuk yang menjadi sorotan kasus Panther Gate DPRD Langkat sebab pembeliannya tidak dimasukkan dalam APBD Tahun 2002.

Selain pejabat, mantan pejabat, anggota dewan, rekanan dan distributor mobil, penyidik juga memanggil pihak perbankan untuk menelusuri berapa jumlah anggaran yang dibayarkan untuk pembelian 43 mobil dinas DPRD Langkat.

“Sejauh ini, kita masih melakukan penghitungan jumlah kerugian negara. Apabila nantinya ditemukan kerugian negara, tentunya bakal ada tersangka baru yang akan menyusul Buyung Ritonga,” ujarnya.

Mengenai siapa tersangka, apakah dari para saksi yang diperiksa, Erbindo menegaskan besar kemungkinan bisa ke arah sana tergantung hasil penyidikan dan audit BPKP. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stunting Turun Hingga 13,5% di Madina

    Stunting Turun Hingga 13,5% di Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berhasil menurunkan angka stunting hingga 13,5%. Angka ini berada di bawah angka target nasional yakni 14 persen. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan penurunan angka stunting memang belum maksimal dan belum mencapai target. Stunting merupakan suatu keadaan di mana tinggi badan anak lebih rendah […]

  • Bupati Madina Harusnya Tak Lindungi Tersangka Koruptor

    Bupati Madina Harusnya Tak Lindungi Tersangka Koruptor

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDEMPUAN (Mandailing Online) : Bupati Mandailing Natal seharusnya tidak melindungi pejabat yang tersangka korupsi. “Jika benar bupati anti korupsi, tidak membuat surat permohonan/jaminan kepada Kadishub Madina,” ujar Ketua Persatuan Advokat Indoensia (Peradi) Tabagsel, H. Ridwan Rangkuty,SH.MH yang dilansir surat kabar Malintang Pos edisi pekan ini. Sekedar dikethaui, Polres Madina sejatinya sudah melakukan penahanan badan terhadap […]

  • Harga Tomat Naik, Petani Madina Sumringah

    Harga Tomat Naik, Petani Madina Sumringah

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa pekan terakhir petani tomat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersenyum terkait harga bergerak naik. Saat ini harga di kisaran 8.000 rupiah per kilo gram, sebelumnya masih di level 3.000 rupiah. Holmes Nasution, petani tomat di Desa Iparbondar Kecamatan Panyabungan menyatakan Kamis (23/1/2014) harga tomat di musim tanam kali ini bergerak […]

  • 79 Persen Hewan Kurban Dipasok Dari Luar Madina

    79 Persen Hewan Kurban Dipasok Dari Luar Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 79 persen hewan-hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha tahun ini di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) didatangkan dari luar daerah. Ada empat daerah yang menjadi pemasok hewan kurban tersebut yakni Lampung, Sumatera Barat, Deli Serdang dan Simalungun. Itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga kepada […]

  • Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL  (Mandailing Online) – Akun facebook atas nama Toni Darius Sitorus diduga telah kena hacker atau diretas seseorang sebelum munculnya status-status di dinding akun itu yang berbau sara. Hal itu diungkapkan Hasintongan Sintong ayah kandung Toni Darius Sitorus di dalam akun facebooknya yang diposting tanggal 18 September 2016 pukul 12.58 WIB. “Saya A,N, Org Tua […]

  • Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat seekor harimau yang terperangkap dalam jerat babi di Kecamatan Batang Natal? Kini kaki harimau itu sudah diamputasi. Harimau itu diamputasi di Balai Taman Nasional Batang Gadis, Panyabungan, Mandailing Natal oleh tim dokter dari Medan. “Tim dokter yang merawat harimau memutuskankan untuk mengamputasi kaki depan sebelah kanan, guna memutus penyebaran […]

expand_less