Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Pengurusan KTP Gratis

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
  • print Cetak

PALUTA – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan, khususnya Kartu Tanda Pendududk (KTP), untuk ketertiban administasi. Saat ini, mengurus dokumen kependudukan tidak dibebankan biaya atau gratis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Paluta Susanna Hannum Daulay mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perkembangan mengenai tata cara dan beban biaya yang dikeluarkan untuk mengurus dokumen kependudukan, khususnya KTP.

Begitu juga dengan kegunaan tertib administrasi, masyarakat masih banyak yang tidak mengerti mengenai fungsi dan kegunaan tertib administrasi, sehingga pelaksanaannya untuk tingkat daerah belum rampung secara keseluruhan.

“Banyak masyarakat yang belum tahu tata cara pengurusan dokduk terutama KTP. Padahal ngurus KTP itu gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Susanna Hannum Daulay kepada wartawan.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 470/327/SJ sebagai aturan turunan dari Undang-undang nomor 24 tahun 2013 dan Peraturan Presiden nomor 112 tahun 2013. Dalam surat edaran itu, ditegaskan adanya beberapa perubahan yang cukup mendasar dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan dan perlu diimplementasikan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Susanna juga mengatakan, Pemkab Paluta melalui dinas kependudukan dan catatan sipil akan melaksanakan door to door atau jemput bola ke setiap desa dan kelurahan untuk melengkapi tertib administrasi. Hal ini sudah pernah dilaksanakan namun sepertinya animo masyarakat dalam mengurus dokduk terutama KTP masih kurang. Akibatnya, masih banyak masyarakat di daerah Paluta yang belum melengkapi administrasi kependudukan, terutama KTP.

Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat Paluta agar dapat mengurus dokumen kependudukannya secara langsung pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Tentu, persyaratan harus dilengkapi. Jika nanti sistem door to door atau jemput bola diterapkan, diharapkan masyarakat untuk datang secara langsung ke tempat yang telah ditetapkan.

“Kemauan dan kepedulian masyarakat masih kurang dalam mengurus dokduk, makanya kita melakukan sistem jemput bola langsung dengan mendatangi masyarakat ke setiap kecamatan dan kalau bisa kita akan langsung mendatangi setiap desa,” tutupnya. (metrosiantar)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal. “Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala […]

  • Kasus Tapsel, Kajatisu 'muka tembok'

    Kasus Tapsel, Kajatisu 'muka tembok'

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Lambannya penuntasan kasus korupsi dana TPAPD (Tunjangan Pendapatan Apratur Pemerintahan Desa) Tapsel senilai Rp1,5miliar yang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dengan tersangka Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Tapsel 2004-2005 dan dugaan korupsi APBD Pemkap Tapsel senilai Rp13,8 miliar tahun 2005, menyisakan tanda tanya. Kajati Sumut dibawah pimpinan AK Basuni Masyarif sebagai […]

  • Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga A.Malik menyerahkan surat hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang yang nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan SD baru di Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur.(MOL)

  • Marbue-Bue Disopo Saba

    Marbue-Bue Disopo Saba

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Maso-maso nadung salpu pala langkama damang dohot dainang tuparusahon ima tusaba balik sanga tu saba bariba, atope tu saba jambu, ipaturema anggunan ni danak di sopo pantar gogat, marbue-buema simatobangna dadaboru papodom-podom danak anso bisa harejo marbabo eme sangape mangarabi duru. Indaba songon saro sannari papodom-podom danak logu-logu na mardorung-dorung naso tangiononkondo baen roncamna, manombo […]

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

  • Pimpinan KPK Disantet

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paranormal Ki Sabdo Jagad Royo mengingatkan pimpinan KPK kini berusaha disantet karena sepak terjangnya di Gedung KPK, Rabu (22/5).(JPNN).

expand_less