Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

PDI Perjuangan Madina : Kami Wajib Bela Shafron

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Teguh W Hasahatan (tengah), Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Shafron (kiri) dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Madina, Khoiril Amri (kanan) di DPP PDI Perjuangan, Jakarta.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madina, Teguh W Hasahatan Nasution mulai bersikap terhadap polemik antara para tokoh Pantai Barat versus PT. Tri Bahtera Srikandi soal hutan mangrove.

Dalam siaran pers, Teguh menyatakan bahwa PDI Perjuangan wajib membela Shafron yang saat ini menghadapi persoalan hukum di Poldasu.

Sikap ketua PDI Perjuangan Madina itu menanggapi pengaduan Evaline Sago terhadapa Shafron ke Siber Ditreskrimsus Poldasu pada 25 Oktober 2019 dalam Tindak Pidana UU No. 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Teguh W Hasahatan Nasution dalam pers releasenya yang dilansir Madina Pos, Kamis (21/11/2019) mengatakan, pengaduan Eveline Sago itu sangat erat kaitan dengan pengaduan yang dilakukan Shafron dan kawan-kawannya ke Polres Madina pada 26 Agustus 2019 tentang indikasi pengerusakan hutan mangrove di Desa Sikara-kara dan Buburan Kecamatan Natal yang patut diduga dilakukan oleh PT. Tri Bahtera Srikandi salah satu perusahaan perkebunan yang berada di wilayah Natal.

Evaline Sago merupakan putri dari Ignasius Sago Direktur Utama PT. Tri Bakhtera Srikandi.

“Sebagai ketua partai, saya berkewajiban memberikan pembelaan terhadap kader dan pengurus PDI Perjuangan Kab. Madina yang menghadapi persoalan hukum. Jadi, 18 November 2019 kami dari DPC PDIP Kab. Madina sudah mengirimkan surat kepada DPD PDIP Sumut di Medan untuk memberikan advokasi dan pendampingan hukum kepada Shafron sekalu Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Kab. Madina melalui Badan Bantuan Hukum (BBH)  DPD PDIP Sumatera Utara,” ujarnya.

Dan menyangkut pernyataan Eveline Sago yang diduga bernada ancaman yang viral di beberapa media online ‘Kalau Tidak Lari, Shafron Selesai Desember Ini’, Teguh W Hasahatan juga mengatakan sekarang tidak zamannya lagi main gertak.

”Itu pola-pola Orde Baru yang sudah lama ditinggalkan, dan perlu saya tegaskan kami anak-anak Madina tidak akan gentar terhadap ancaman maupun intimindasi”, ujar Teguh.

Teguh W Hasahatan Nasution yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kab. Madina dari Dapil IV Madina yang meliputi Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan dan Muara Batang Gadis menyampaikan mengetahui di daerah Sikara-Kara dan Buburan itu sepanjang pinggiran pantai banyak ditumbuhi mangrove.

“Dan untuk membuktikan nanti, kita akan mendorong kawan-kawan dari Komisi I, Komisi II serta para instansi terkait untuk turun sama-sama ke lapangan untuk membuktikan itu”, ujar Teguh yang juga anggota Komisi II yang membidangi Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kelautan.

Sumber : Madinapos.com/Alqaf/rilis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pempropsu Tetapkan Quota Gas Melon untuk Madina 9.316 MT

    Pempropsu Tetapkan Quota Gas Melon untuk Madina 9.316 MT

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun ini menetapkan quota gas LPG 3 Kg bersubsisi untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 9.316 Metrik Ton (MT). Penetapan quota tahun 2025 itu tertuang dalam surat Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumut nomor 500.10.7.6/136/2025 tanggal 15 Pebruari 2025 tentang Besaran Alokasi / Kuota LPG Tabung 3 […]

  • Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Seorang anak yang masih kelas V SD meninggal dunia digilas truk di Jalan Lintas Sumatera titik Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Senin (16/1/2016). Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.00 Wib itu bermula ketika mobil truk cold diesel datang dari arah Padang Sidimpuan menuju Panyabungan menabrak […]

  • Kaban Pertamanan Belum Tahu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahmad Ansyari Nasution menyatakan akan memanggil Kabid Kebersihan dan Pertamanan terkait pulau jalan Jalinsum Siabu. Hal itu dinyatakan Ahmad Asyari kepada wartawan Jum’at, terkait keluhan belum adanya perbaikan pulau jalan tersebut meski dananya telah diberikan seorang pengendara kepada Kabid Kebersihan […]

  • Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    HUTABARGOT(Mandailing Online) – Sambungan badan jalan jembatan Hutabargot, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina) terancam purus total akibat abrasi oleh hantaman arus Sungai Batang Gadis. Saat ini sebagaian badan jalan sudah putus di tititk persambungan dengan jembatan. Dinas Pekerjaan Umum Madina diminta segera melakukan langkah-langkah penyelamatan sebelum jalur itu putus total. Jembatan yang berbiaya milyaran rupiah […]

  • Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Bumi Gordang Sambilan memiliki pesona kearifan budaya dan catatan sejarah yang panjang sejak ribuan tahun yang lalu. Mandailing tercatat dalam sejarah nusantara sebagai negeri yang bermartabat dan menjadi incaran kerajaan-kerajaan nusantara lain. karena itu kawasan ini selalu menjadi objek kajian yang menarik bagi […]

  • Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal sudah saatnya didorong mengkonversi kebudayaan melalui pola inklusif museum. Itu diungkapkan dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M kepada Mandailing Online, usai berkunjung ke KKM, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Inklusif museum itu adalah model pengembangan dan media pembelajaran bagi masyarakat, dimana setiap anggota masyarakat […]

expand_less