Senin, 20 Apr 2026
light_mode

AFC hanya akui PSSI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO)- PSSI menegaskan jika Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hanya mengakui tim nasional (timnas) bentukan PSSI untuk berlaga di ajang Piala AFF 2012, November mendatang. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz, penegasan itu disampaikan langsung oleh para petinggi AFC.

Dua petinggi AFC yang dimaksud Halim adalah Wakil Presiden AFC HRH, Prince Abdullah, dan Sekjen AFC, Dato Alex Soosay. Seperti yang disampaikan Halma, sapaan akrab Halim, di kantor PSSI, Jakarta, hari ini. Keduanya tidak akan membuka pintu timnas selain lewat PSSI.

‘Prince Abdullah dan Dato Alex Soosay sama-sama menegaskan jika AFC hanya mengakui timnas bentukan PSSI. Selain timnas bentukan PSSI, menurutnya tidak ada yang lain. Dan mereka pun menyatakan, tidak akan membuka pintu AFC selain untuk PSSI,” ungkap Halim.

Mantan juru bicara tim sukses George Toisuta dan Arifin Panigoro saat ingin mencalonkan diri sebagai ketua umum (ketum) dan wakil ketua umum (waketum) PSSI ini pun menambah, jika AFC tidak akan mengakui tim yang mengaku timnas. Untuk mendapatkan timnas yang solid, PSSI pun kembali mengajak kepada pemain yang dipanggil bisa memenuhi panggilan.

”Tim yang mengaku timnas tetapi tidak diakui oleh AFC bisa dipastikan tidak akan bisa ke mana-mana. Untuk itulah PSSI mengajak kepada semua pihak untuk kembali ke PSSI. PSSI pun secara terbuka mengajak pemain yang tidak diakui oleh PSSI untuk kembali ke timnas ketika mereka dibutuhkan,” papar Halim.

”Pembentukan timnas sendiri dibuka agar pemain-pemain lain bergabung, di mana timnas ada di bawah PSSI. Pemanggilan pemain pun seharusnya ditanggapi positif karena mereka semua akan menjadi wakil Indonesia dikancah Internasional,” sambung pria yang menggantikan posisi Tri Goestoro sebagai Sekjen PSSI.

Pada kesempatan kali ini, Halim pun mengecam kegiatan timnas bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang sedang menjalani laga uji coba di Brisbane, Australia. Halim menilai, apa yang sudah dilakukan KPSI malah akan mencoreng nama Indonesia di kancah internasional.

”Tidak perlu membawa nama bangsa, jika bertujuan untuk mempermalukan bangsa ini. Apa yang telah mereka lakukan sudah menghianati pecinta sepak bola Indonesia. Karena ini sudah mencoreng nama baik Indonesia di dunia,” jelasnya.

Halim pun menyatakan, akan mengirimkan surat resmi AFC kepada para pemain yang sampai saat ini belum bergabung. Adapun pemain-pemain yang belom datang dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) ada Bambang Pamungkas (Persija Jakarta ISL) dan Patrich Wanggai (Persipura Jayapura).

Sedangkan nama lain ada Firman Utina dan I Made Wirawan (Persib Bandung), Ahmad Bustomi dan Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo (Pelita Jaya FC). Dari delapan nama yang ada, hanya Bambang yang saat ini belum menyatakan akan bergabung dengan timnas bentukan PSSI atau KPSI.

”Saya akan kirim surat ini kepada semua pemain. Hal ini sebagai bukti jika timnas ada di bawah PSSI. Untuk pemain-pemain yang dipanggil, itu semua sudah atas penilaian pelatih kepala,” terang Halim.

Sementara itu, manajer timnas, Habil Marati, menegaskan, jika PSSI telah memanggil sekitar 35 pemain jelang digulirkannya Piala AFF. Dari 35 nama yang ada, masih terdapat para pemain ISL dan pemain-pemain yang saat ini membela klub luar negeri seperti Syamsir Alam dan Stefano Lilipaly.

“Nama-nama tidak akan berubah, karena semuanya sudah diputuskan oleh tim pelatih. Pendaftaran sendiri akan dilakukan pada 20 Oktober dan seminggu sebelum turnamen digelar akan dipilih sebanyak 23 pemain,” tutur Habil.
(mediaindonesia/sindo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    Puluhan Tahun Mencari Keluarga, Bertemu di Huta Pungkut Julu

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Alhamdulilah,kegiatan menelusuri dan melacak lokasi kampung dan keturunan keluarga pak Samsudin Ismail Lubis di tanah leluhurnya Mandailing telah berhasil pada hari Jum’at 25 September 2015 di Desa Huta Pungkut Julu Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan penelusuran keturunan keluarga ini diselenggarakan oleh IMAMI (Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia). Di Malaysia diorganisir oleh IMAMI Indonesia, […]

  • Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    CILACAP  – Dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, telah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas Indonesia kalau mereka akan menjalani eksekusi mati setelah Rabu (29/4) pagi. Pasangan Duo Bali Nine ini menerima surat pemberitahuan resmi mengenai penundaan eksekusi mereka. Namun kapan tanggal pasti pelaksanaan eksekusi mati mereka tidak diumumkan. Hari ini saudara […]

  • Suami Yang Tak Dirindukan

    Suami Yang Tak Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dayanur Ibu rumah tangga, tinggal di Natal Suami merupakan kepala rumah tangga yang memiliki hak dan tanggung jawab besar terhadap istri dan anak-anaknya. Selain itu suami juga pemimpin (qowwam) terhadap istrinya. Suami memiliki kewajiban terhadap keluarganya dalam memberikan nafkah lahir batin. Namun, sayang seribu sayang banyak para suami hari ini melupakan tanggung jawabnya. Bahkan tidak […]

  • Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit

    Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan. Warga Desa Tor Banua Raja (Bulu Mario) dan Sopo Sorik, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) puluhan tahun masih menggunakan rakit untuk menyeberangi Sungai Batang Gadis menuju Jalan Lintas Sumatera dalam rangka melakukan aktivitas. Nur Asiyah Nasution (39), warga Desa Bulu Mario mengatakan, sebenarnya ada jembatan gantung pundasi beton dibangun. Namun sudah puluhan […]

  • Bupati Madina: Keputusan RUPS LB Bank Sumut 2023 Putusan Terbaik

    Bupati Madina: Keputusan RUPS LB Bank Sumut 2023 Putusan Terbaik

    • calendar_month Senin, 6 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2022 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2023 PT. Bank Sumut berlangsung di Medan, Senin (6/3). Selain dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi juga hadir para bupati dan wali kota se-Sumut, termasuk Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution. Komposisi saham PT Bank Sumut dimiliki […]

  • Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Kota Padangsidimpuan meminta KPU segera mengubah Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang dibagikan kepada anggota dewan. KPU juga diminta untuk meminimalisir anggaran dari setiap pos yang telah disusun. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Khoiruddin Nasution, sesuai hasil perhitungan DPRD Psp, untuk putaran I dana sebesar Rp5 miliar dianggap cukup. Dan, untuk putaran II sebesar […]

expand_less