Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Agar Istiqomah dalam Hijrah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Alfisyah Ummu Arifah
Guru dan Pegiat Literasi Islam

Hijrah itu tak semudah yang dibayangkan. Hijrah itu butuh perjuangan. Hijrah juga butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Bahkan hijrah akan mudah semudah melangkah jika kita bisa istiqomah.

Fenomena artis hijrah, fenomena milenial hijrah dan fenomena nonmuslim hijrah ke dalam islam kini seperti jamur di musim hujan. Penularannya sangat kuat mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. Namun ternyata mudahnya hijrah tak semudah mempertahankannya agar tetap kuat. Sebagaimana panasnya memegang bara api. Tak sedikit yang futur dan tak sedikit juga yang terseok-seok karena itu. Bagaimanakah caranya agar hijrah itu semudah melangkah?Bagaimana juga agar hijrah tetap bisa istiqomah?

Sesungguhnya hijrah itu akan tetap istiqomah jika dibangun berdasarkan aqidah yang kuat. Akidah itu adalah pondasi dasar sebuah bangunan. Jika dia kokoh maka tak akan roboh karena apapun. Hijrah yang ditopang oleh akidah yang kokoh terlahir dari jiwa yang mampu menjawab pertanyaan mendasar pada dirinya. Beberapa pertanyaan mendasar itu adalah tentang dirinya dari mana berasal, hendak melakukan apa di dunia ini dan hendak kemana setelah dunia ini.

Pertanyaan ini mesti dijawab dengan jawaban yang benar. Jawaban itu adalah bahwa dirinya berasal dari Allah. Allah menciptakannya untuk diuji di dunia dengan amalan dan ibadah. Setelah di dunia ini hamba tadi aksn pulang kembali membawa amal yang sudah dilakukannya.

Kesimpulannya  hijrahnya dia karena Allah, untuk Allah, untuk bisa beribadah dan pulang kepada Allah dalam keadaan  yang baik.

Selain hal di atas, agar hijrah juga menjadi semudah melangkah adalah dengan syariat. Syariah islam menjadi atmosfer pendukung bagi siapapun yang berhijrah. Sebab tak dipungkiri, hijrah itu butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Adanya negara yang sekuler kapitalis telah membuat kaum muslimin berada dalam habitat yang salah. Sulit sekali untuk taat pada Allah. Setiap upaya menuju ketaatan sering terhalang dengan berbagai masalah yang dimunculkan oleh lingkungan yang sekuler. Lingkungan syaitan yang menggoda secara gencar. Syaitan yang ingin memiliki banyak teman untuk bersama di neraka.

Inilah sulitnya jika negara tidak hadir memberikan reward dan kemudahan bagi orang yang berhijrah. Demikian juga absennya negara terhadap pelaku maksiat yang merajalela. Padahal negara itu harusnya memiliki kewenangan memberikan sanksi bagi pelaku kriminal.

Hal yang terakhir agar istiqomah dalam dakwah adalah dengan berjamaah dalam barisan orang-orang yang memperjuangkan Islam. Bahasa jawanya “ingkang sholeh kumpulono”. Artinya bergabung dalam komunitas kebaikan yang disana ada amar ma’ruf nahi munkar. Semua itu agar hijrah tetap mendapatkan suasana yang stabil. Keimanan pun berada dalam tempat yang aman.

Nah, untukmu yang sedang berhijrah. Marilah perbaiki asas hijrahmu (akidahmu), dan wujudkan habitatnya dalam dakwah agar terlaksana syariah islam yang mulia dalam seluruh aspek kehidupan. Begitu juga dengan tetap dalam barisan dakwah jamaah. Bagaimanapun berjamaah tetap lebih baik dari sendirian.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA( Mandailing Online ):  – Jajaran Personel Polsek Batahan, Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan dua orang pengedar narkoba golongan I jenis sabu-sabu, Selasa lalu (29/10/2024). 34,57 Gram sabu disita. Sesuai Rilis Pers Humasy Polres Madina, Kedua pengedar itu adalah FP (34) dan MN (29). Mereka tercatat sebagai penduduk Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan. Kapolsek […]

  • Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bukan sekadar wacana lagi, tahun ini dipastikan tidak ada rekrutmen CPNS. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) dari MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi nomor B/2163/M.PAN-RB/06/2015  yang ditujukan kepada para kepala daerah dan pejabat pembina kepegawaian di pusat. Dalam Surat Edaran tertanggal 30 Juni 2015 itu disebutkan alasan tidak adanya rekrutmen CPNS tahun ini, dan […]

  • DPRD Madina “Warning” PT Rendy

    DPRD Madina “Warning” PT Rendy

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut akan memilih dua opsi terhadap PT Rendy Permata Raya yang dinilai bandel merealisasi kebun plasma. Rapat Gabungan Komisi DPRD Madina di gedung dewan, Kamis (19/1/2023) membahas dan mengumpulkan data-data valid terkait masalah kebun plasma yang puluhan tahun belum direalisasi PT Randy kepada warga Singkuang I, […]

  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal PENDAHULUAN “Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu Anda dapat mengubah dunia,” demikian ungkapan Nelson Mandela yang masih relevan hingga saat ini. Namun, ironi terjadi ketika senjata ini justru digunakan untuk melukai sesama. Fenomena tawuran pelajar yang kembali marak belakangan […]

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

  • Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO) mengatakan, pencairan gaji ke-13 PNS di Pemkab Palas yang akan segera dicairkan tidak akan mengalami pemotongan. Gaji ke-13 ini sudah menjadi hak dari pada PNS seutuhnya. Dan rencana pencairannya akan segera dilakukan sebelum bulan puasa. “Jika ada pegawai yang mendapatkan pemotongan diminta membuat laporan langsung kepada Bupati,” […]

expand_less