Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Agar Istiqomah dalam Hijrah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Alfisyah Ummu Arifah
Guru dan Pegiat Literasi Islam

Hijrah itu tak semudah yang dibayangkan. Hijrah itu butuh perjuangan. Hijrah juga butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Bahkan hijrah akan mudah semudah melangkah jika kita bisa istiqomah.

Fenomena artis hijrah, fenomena milenial hijrah dan fenomena nonmuslim hijrah ke dalam islam kini seperti jamur di musim hujan. Penularannya sangat kuat mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. Namun ternyata mudahnya hijrah tak semudah mempertahankannya agar tetap kuat. Sebagaimana panasnya memegang bara api. Tak sedikit yang futur dan tak sedikit juga yang terseok-seok karena itu. Bagaimanakah caranya agar hijrah itu semudah melangkah?Bagaimana juga agar hijrah tetap bisa istiqomah?

Sesungguhnya hijrah itu akan tetap istiqomah jika dibangun berdasarkan aqidah yang kuat. Akidah itu adalah pondasi dasar sebuah bangunan. Jika dia kokoh maka tak akan roboh karena apapun. Hijrah yang ditopang oleh akidah yang kokoh terlahir dari jiwa yang mampu menjawab pertanyaan mendasar pada dirinya. Beberapa pertanyaan mendasar itu adalah tentang dirinya dari mana berasal, hendak melakukan apa di dunia ini dan hendak kemana setelah dunia ini.

Pertanyaan ini mesti dijawab dengan jawaban yang benar. Jawaban itu adalah bahwa dirinya berasal dari Allah. Allah menciptakannya untuk diuji di dunia dengan amalan dan ibadah. Setelah di dunia ini hamba tadi aksn pulang kembali membawa amal yang sudah dilakukannya.

Kesimpulannya  hijrahnya dia karena Allah, untuk Allah, untuk bisa beribadah dan pulang kepada Allah dalam keadaan  yang baik.

Selain hal di atas, agar hijrah juga menjadi semudah melangkah adalah dengan syariat. Syariah islam menjadi atmosfer pendukung bagi siapapun yang berhijrah. Sebab tak dipungkiri, hijrah itu butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Adanya negara yang sekuler kapitalis telah membuat kaum muslimin berada dalam habitat yang salah. Sulit sekali untuk taat pada Allah. Setiap upaya menuju ketaatan sering terhalang dengan berbagai masalah yang dimunculkan oleh lingkungan yang sekuler. Lingkungan syaitan yang menggoda secara gencar. Syaitan yang ingin memiliki banyak teman untuk bersama di neraka.

Inilah sulitnya jika negara tidak hadir memberikan reward dan kemudahan bagi orang yang berhijrah. Demikian juga absennya negara terhadap pelaku maksiat yang merajalela. Padahal negara itu harusnya memiliki kewenangan memberikan sanksi bagi pelaku kriminal.

Hal yang terakhir agar istiqomah dalam dakwah adalah dengan berjamaah dalam barisan orang-orang yang memperjuangkan Islam. Bahasa jawanya “ingkang sholeh kumpulono”. Artinya bergabung dalam komunitas kebaikan yang disana ada amar ma’ruf nahi munkar. Semua itu agar hijrah tetap mendapatkan suasana yang stabil. Keimanan pun berada dalam tempat yang aman.

Nah, untukmu yang sedang berhijrah. Marilah perbaiki asas hijrahmu (akidahmu), dan wujudkan habitatnya dalam dakwah agar terlaksana syariah islam yang mulia dalam seluruh aspek kehidupan. Begitu juga dengan tetap dalam barisan dakwah jamaah. Bagaimanapun berjamaah tetap lebih baik dari sendirian.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

    Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Permasalahan kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Sumut tampaknya akan mulai berkurang tahun ini seiring dengan beroperasinya pabrik pupuk yang diperkirakan memproduksi 10.000 ton pupuk per tahun. Direktur PT Agro Tani Marisi Tulus P Sitorus mengatakan, pabrik yang mereka bangun tersebut merupakan salah satu wujud mencapai ketahanan pangan nasional. “Kehadiran industri kompleks pupuk terpadu, […]

  • 100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah. Delapan program tersebut antara lain mencakup: […]

  • Pengerukan Aek Mata Mendesak

    Pengerukan Aek Mata Mendesak

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina agar satu bahasa dengan DPRD perlunya melakukan pengerukan dan pembangunan dek pengaman di sepanjang jalur Sungai Aek Mata pada titik kota Panyabungan. Seperti dilansir Harian Metro Tabagsel, langkah ini dianggap prioritas dan mendesak karena menyangkut hidup ribuan masyarakat Kota Panyabungan sebagai ibu kota kabupaten. […]

  • Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – ternyata mobil yang dipakai Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami untuk menunjang pekerjaannyan pasca rusaknya mobil dinas yang biasa dipakainya, ternyata belum terdaftar pengajuan penggantian nomor polisi kendaraan dinas di Samsat Mandailing Natal. Dikutip dari Hayuara.net Baur BPKB SAMSAT Madina Bripka Ahmad Riadi menerangkan dalam beberapa waktu ke […]

  • Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Agama Republik Indonesia dalam waktu dekat akan membentuk tim yang akan bekerja dalam proses perubahan STAIM menjadi perguruan tinggi negeri. Kepastian pembentukan tim ini merupakan hasil pertemuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dengan Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Tim ini akan melakukan cek lapangan meneliti keabsahan […]

  • Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) –  Pemerataan pembanguna perlu dilaksanakan, khususnya di daerah pedesaan agar masyarakat desa juga dapat menikmati pembangunan. Itu dikatakan Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Syahriawan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang di hadapan masyarakat Desa Tebing Tinggi Panyabungan Timur dalam rangkaian Reses di daerah pemilihan Madina I, Jum’at (4/9) lalu. “ […]

expand_less