Senin, 10 Agu 2026
light_mode

Dana Desa di Rock Balancing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
  • print Cetak

Seni menyusun batu

 

Mengapa belum banyak terdengar kepala desa yang dipenjara akibat dugaan korupsi uang Dana Desa ?

Mengapa kepala desa belum banyak terdengar ditangkap gara-gara dugaan korupsi uang Dana Desa?

Bukankah sudah banyak pengaduan dari masyarakat kepada Inspektorat? Bahkan unjukrasa sudah berkali-kali. Kok tak banyak kabar tindaklanjutnya?

Pertanyaan ini menggema di desa-desa.

Memang sejumlah kepala desa sudah masuk bui. Ada yang masih diproses di kejaksaan.

Berdasar laporan ICW, dari 7.400 desa di Indonesia, baru sebanyak 141 orang kepala desa tersangkut kasus korupsi dana desa (Kompascom, 2i/11/2018).

Anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal (Kabar 24, 15/9/2018) menyebutkan keluhan dasar di desa masih persoalan administrasi terkait perencanaan dan pelaporan yang masih rumit, plus petugas pendamping yang belum mumpuni.

Konon, pemerintah desa dianggap masih belum profesional memakai dana yang dikasih pemerintah pusat. Belum seprofesional aparatur pemerintah kabupaten. Sehingga aturan dan sanksi masih lunak.

Konon, tingkat pergolakan di desa masih relatif tinggi. Tingkat yang mengedepankan emosi ketimbang logika di tingkat masyarakat desa juga relatif masih tinggi.

Pilkades menyisakan oposisi yang selalu mengintip kesalahan kepala desa.

Konon, apabila satu kepala desa saja masuk bui, akan merembet ke desa-desa lain.

Merembetnya kira-kira begini : “Di desa sana sudah dipenjara kepdesnya. Berarti bisa. Ayo kita penjarakan juga kepdes kita”.

Jika sudah merembet, desa-desa tak lagi kondusif. Pemerintahan desa akan terganggu.

Jika jumlah desa lebih dari 360 di satu kabupaten, maka satu tahun tak cukup menanganinya. Karena jumlah hari hanya 360 setahun.

Konsentrasi pemerintah kecamatan akan tersedot mengurus kasus-kasus desa saja. Konsentrasi pemerintah kabupaten juga akan terkuras. Konsentrasi terganggu ke sektor-sektor lain.

Mirip Rock Balancing atau menyusun batu bertingkat-tingkat.

Lantas, sekiranya ada Pilkada, muncul camat yang mendukung walikota atau bupati petahana lalu mengintimidasi kepala desa : “Ente diwajibkan menyumbang 20 suara per TPS. Kalau tidak, ente tahu resikonya”.

Apakah kepala desa mematuhi intimidasi camat itu? Atau apakah walikota atau bupati petahana itu serius mau memenjarakan semua kepala desa? Mungkinkah tergantung tingkat kecerdasan kepala desanya.

Lantas bagaimana dengan Pemilu atau Pilpres? ***

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tukidi (28) warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang menjadi salah satu korban bentrokan di daerah itu, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Kepala IGD Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Adam Malik, Ismalita di Medan mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban dengan […]

  • MULAK TU KAMPUNG

    MULAK TU KAMPUNG

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutrdara film Mandailing   Anak-anak yang pulang kampung juga menjadi ruh bagi sebuah keluarga. Orang tua dan saudara akan bergembira, meskipun tak selalu ada “silua” yang dibawa. Bagi sebuah keluarga, berkumpulnya semua anggota keluarga dalam masa lebaran menjadi hal yang sangat istimewa. Selain karena mengulang kembali masa-masa indah, juga kenikmatan yang […]

  • Gelar Malam Resepsi Kenegaraan, Ini Pesan Saipullah

    Gelar Malam Resepsi Kenegaraan, Ini Pesan Saipullah

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar malam resepsi kenegaraan sebagai bagian akhir dari peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Jamuan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Panyabungan, Minggu malam (17/8/2025). Malam resepsi kenegaraan ini dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Drs. M. Sahnan Pasaribu, asisten […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Legal Standing Penggugat Gubernur Sumut Belum Jelas

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Sidang gugatan citizen law suit terhadap Gubernur Sumut dan penyelenggara negara lainnya di tingkat provinsi dan pusat oleh 25 warga Kota Medan kembali ditunda setelah kuasa hukum warga tidak dapat menunjukkan keseluruhan bukti identitas resmi para penggugat. “Dari 25 warga yang menggugat mungkin tadi hanya ada delapan orang yang datang dan menunjukkan kartu […]

  • Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011). Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh […]

expand_less