Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kasus Penganiayaan di Hutabaringin, Penyidik Polres Madina Periksa Sejumlah Saksi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan yang menimpa Sahirbani Rangkuti (34) warga desa Hutabaringin Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Madina yang terjadi pekan lewat oleh oknum perangkat desa berinisial OR ( 37 ) terus bergulir. Jum’at 16/8 penyidik dari Polres Madina memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya termasuk Darman Rangkuti selaku Kepela Desa.

Ipda Bagus Seto Kasi Humas Polres Madina pada Mandailing Online mengatakan laporan tersebut telah diterima. Saat ini proses penyelidikan terkait hal itu sedang dilakukan termasuk meminta keterangan Kepala Desa Hutabaringin Julu, Puncak Sorik Marapi.

“Ya laporan sudah diterima, kami masih bekerja melakukan penyelidikan terkait hal itu. Sekarang jadwal saksi saksi untuk dimintai keterangan, termasuk Kepdes Hutabaringin Julu,” Ungkap Bagus. Jum’at 16/8.

Seiring proses berjalan untuk kebenaran peristiwa itu ujar Bagus pihaknya masih menunggu hasil visum dari RSUD Madina.

Sementara, Oknum Perangkat Desa OR terduga pelaku membantah bahwa Ia melakukan penganiayaan pada Sahirbani (Korban). Ia mengaku hanya melakukan pembelaan diri sebab baku hantam dengan korban.

“Tidak bang, itu berita bohong. Saya hanya membela diri karena korban saat itu emosi. Banyak saksinya bang, dan si korban ini juga yang datang ke pekarangan rumah saya,” Ucap OR terduga pelaku melalui sambungan Seluler.

Sementara Darman Rangkuti Kepdes Hutabaringin Julu mengaku pihaknya telah berupaya melakukan mediasi terhadap korban dan pelaku soal penganiayaan tersebut pada Selasa(13/08) lalu. Namun belum membuahkan hasil.

Diberitakan sebelum nya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum perangkat desa Huta baringin Julu itu terjadi pada sabtu 10/8 .

Peristiwa berawal saat korban Sahirbani mendatangi rumah pelaku untuk mengklarifikasi soal akun palsu aplikasi WhatsApp yang menyamar sebagai adik kandungnya bernama Munawir Ahmad. Tak diketahui pasti siapa pengelola Akun WhatsApp tersebut yang telah mengejek pelaku dan mengajak untuk duel.

“Tentu Saya khawatir terhadap keselematan adik saya karena ada akun palsu yang menyamar sebagai adik saya, dan setelah kami lakukan komunikasi terkait apakah betul akun tersebut milik adik saya, ternyata adik saya tak tahu soal ada nomor Whatsapp atau akun itu, itulah saya datangi si pelaku untuk menjelaskan padanya bahwa adik saya tak tahu soal akun itu,” Ujar Sahir yang juga Pekerja di PT SMGP.

Disaat berdialog soal akun tersebut, kata Korban, pelaku tiba tiba gelap mata dan emosi sehingga memukul wajahnya dengan sebilah parang.

“Saat dialog soal adik saya dan akun itu, tiba tiba dia (pelaku) emosi dan langsung memukul wajah saya dengan parang,” jelas Sahir yang akrab sapaannya itu.

Kasus ini sendiri  di laporkan korban ke Polres Madina dengan Nomor : STTLP/B/212/VIII/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATRA UTARA TANGGAL 10 AGUSTUS 2024 Pukul 21.09 Wib.( Fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Desa di Ulu Pungkut  Tolak Tanda Batas Hutan Lindung

    13 Desa di Ulu Pungkut Tolak Tanda Batas Hutan Lindung

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sebanyak 13 di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) menolak pembuatan tanda batas hutan lindung di kawasan itu yang dilakukan pihak Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I (BPKH W-I) Sumut. Alasan penolakan karena pihak BPKH tidak melakukan koordinasi dengan masyarakat 13 desa dalam program pemancangan batas hutan lindung. Tapal batas yang […]

  • Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    Tokoh Muda Linggabayu Apresiasi Kinerja Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Tokoh muda Linggabayu Denni Zulfikar Nasution mengapresiasi kinerja Polres Madina yang berhasil menangkap AS (31 tahun), bandar narkoba yang sering beroperasi di Desa Lobung, Kecamatan Linggabayu pada Senin (4/10) lalu. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Kapolres Madina, Pak Kapolsek Linggabayu serta seluruh jajaran, Plt. Kades dan seluruh lapisan masyarakat yang telah […]

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

  • Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkumpulan pengajian kaum ibu di Kelurahan Panyabungan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata atau sepakat mencoblos gambar yang ada foto perempuan pakai jilbab dengan gincu (lipstik) agak merah di Pilkada 2024. Perempuan pilih perempuan pun bergema di kelurahan itu. Nur Ainun, salah satu anggota pengajian rutin Jumat tersebut, didampingi ibu-ibu yang […]

  • IPB Kampus Padang Lawas Terima Mahasiswa Baru

    IPB Kampus Padang Lawas Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIBUHUAN (Mandailing Online) – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Program Studi Di luar Kampus Utama (PSDKU) yang dibuka di Kabupaten Padang Lawas, menerima mahasiswa baru 2017 untuk Diploma (DIII) jurusan Perikanan, Peternakan dan Perkebunan. Bagi siswa  SMA/ SMK sederajat yang ingin mendaftarkan diri untuk masuk di PSDKU IPB, dapat mendaftar secara online dengan alamat […]

  • Akhirnya Guru di Madina Terima Dana Sertifikasi

    Akhirnya Guru di Madina Terima Dana Sertifikasi

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Guru di Mandailing Nata (Madina) sedikit bernafas lega. Akhirnya, mereka menerima dana tunjangan sertifikasi sejak Senin (1/11). Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) baru mencairkan dana itu untuk 6 bulan, sedangkan 6 bulan lagi dijanjikan segera dibayarkan. “Sesuai petunjuk dan dana yang kita terima baru mencukupi untuk pembayaran 6 bulan. Sisanya akan segera dibayarkan,” kata Sekretaris […]

expand_less