Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Tak Lengkapi Syarat Dianggap Batal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak

Pj Bupati Madina mengumumkan syarat yang harus dilengkapi oleh pelamar yang lulus ujian CPNS Madina hari Rabu (22/12) untuk dipenuhi oleh pelamar yang lulus tersebut. Bagi pelamar yang tidak melengkapi syarat atau berkas hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap batal
Hal itu sesuai surat keputusan Bupati Madina nomor 800/626/K/2010 tanggal 20 Desember 2010 tentang Penetapan Peserta Ujian yang dinyatakan Lulus Seleksi Penerimaan/Penyaringan CPNS Daerah Kabupaten Madina tahun formasi 2010.
Dalam penguman tersebut, bagi pelamar yang dinyatakan lulus ujian penerimaan atau penyaringan CPNS Madina Formasi Tahun 2010 agar segera melengkapi berkas administrasi kepada BKD Madina. Waktu pelengkapannya dimulai tanggal 23 hingga 29 Desember 2010.
Menangis Lihat
Pengumuman
Berbagai macam reaksi dan sikap yang ditunjukkan oleh pelamar CPNS ketika melihat pengumuman hasil ujian CPNS Kabupaten Mandailing Natal yang diumumkan pada Rabu (22/12). Sebagian pelamar ada yang terharu sambil menangis melihat hasil ujiannya, dan sebagian lagi ada yang menunjukkan sikap kesal. Pengumuman CPNS tersebut ditempelkan di dinding kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, sekitar pukul 09.00 WIB.
Pantauan METRO di halaman kantor BKD Madina, sejak Rabu pagi pukul 08.00 WIB, pelamar yang mengikuti ujian seleksi CPNS Madina telah hadir dan menunggu hasil ujian seperti yang dijadwalkan oleh Pemkab Madina.
Panitia penyelenggara CPNS kemudian menempelkan hasil ujian di dinding depan kantor BKD. Saat itu juga seluruh pelamar tanpa dikomandoi langsung menuju dinding untuk melihat hasil ujian.
Saat itu, sikap pelamar setelah melihat hasil ujian sungguh berbeda. Ada yang berteriak tanda riang, dan yang menangis, dan ada juga yang menandakan sikap kesal. Seperti yang ditunjukkan Ahmad Rifai Rangkuti, seorang pelamar guru agama di tingkat SMA yang menangis karena lulus saat ditemui METRO. Ahmad bahkan, tak mampu berbicara banyak dan hanya mengeluarkan air mata saat menjawab pertanyaan METRO. “Alhamdulilah saya lulus bang,” ucapnya sambil menangis. Berbeda dengan yang sikap yang ditunjukkan Lizuardy Nasution pelamar yang lulus untuk bagian perancang peraturan perundang-undangan. Saat melihat namanya salah seorang di antara enam orang yang lulus, dia langsung berteriak histeris seraya menyerukan kepada kawan-kawannya bahwa dia menang.
Diutarakan Lizuardy, ini merupakan hal yang luar biasa dan juga merupakan pertolongan luar biasa terhadap dirinya. “Saya tak sadar saat melihat nama saya berada di dinding tanda menang, teriakan saya spontan bang,” katanya. Sementara itu Mukmin saat ditemui METRO ketika usai melihat pengumuman hasil ujian CPNS mengaku awalnya dia kurang menerima hasil ujian CPNS. Sebab menurut logikanya, soal-soal yang dijawab saat pelaksanaan ujian, dia yakin benar 80 persen. Namun hasilnya dia tak lulus. Mukmin pun hanya bisa pasrah.
”Bagaimana lagi bang, saya awalnya yakin saya lulus karena soal yang ada saat ujian semuanya terjawab dengan baik, dan soalnya juga tak terlalu sulit bagi saya. Saya hanya bisa percaya bahwa belum saatnya untuk saya menang sebagai CPNS Madina,” ujarnya.
Pantauan METRO di pasar lama Panyabungan yakni di toko Anjana yang menyediakan media cetak hingga Rabu siang sekira pukul 14.30 WIB, warga dan pelamar CPNS terlihat padat. Saat ditanyai METRO, sejumlah pelamar mengaku mereka datang ke toko Anjana hanya untuk menunggu informasi terkait hasil ujian CPNS Madina, karena mereka tidak tahu harus melihat ke mana.
“Kabarnya informasi kelulusan hasil ujian CPNS ini hanya ada di koran METRO TABAGSEL bang, jadi kami menunggu di sini dan kami tak tahu harus mencari ke mana lagi,” sebut M Ansor salah seorang pelamar CPNS Madina.
Pemilik Toko Anjana, Binsar Nasution mengakui sejak Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB, atau sejak tokonya dibuka sudah hampir seratusan orang yang menanya koran METRO TABAGSEL yang dikabarkan memuat hasil ujian CPNS Madina.
“Kalau tak salah sudah hampir 100 orang yang datang menanyai koran yang memuat hasil ujian. Pelamar dari pagi hingga siang tetap menunggu,” pungkas Binsar.
Papan Pengumuman
di Paluta Sepi
Hari pertama diumumkannya hasil tes CPNS Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2010 di instansi ataupun kantor-kantor pemerintahan, Rabu (22/12), terlihat sepi dari warga dan pelamar. Warga dan pelamar lebih memilih membeli berkas pengumuman yang dijual di warung fotokopi di pinggir jalan raya di Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.
Pantauan METRO di berbagai instansi dan kantor di lingkungan Pemkab Paluta dari pagi hingga sore, relatif sepi. Warga dan pelamar memilih membeli berkas pengumuman di warung fotokopi, karena tidak mau berdesak-desakan di tempat pengumuman.
Hanya beberapa pegawai di lingkungan Pemkab Paluta saja yang datang untuk melihat langsung dan memastikan hasil tes CPNS pada pengumuman itu dengan mencatat nama-nama yang menang untuk mereka sampaikan kepada sanak keluarga yang membutuhkan informasi tersebut. Lokasi pengumuman CPNS mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pegawai Linmas.
Salah seorang warga, Sri Hani (29), saat ditemui METRO, di salah warung fotokopi di pinggir jalan raya Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mengaku dirinya memilih membeli berkas pengumuman di tempat fotokopi untuk menghindari berdesak-desakan di kantor-kantor atau instansi yang telah disediakan.
“Daripada saya berdesakan di sana dan capek, lebih baik saya memilih membelinya bang,” ucapnya. Lain halnya dengan Gunawan (30). Pria ini lebih memilih menyaksikan langsung pengumuman hasil ujian CPNS di kantor-kantor yang telah ditempelkan pengumuman tersebut. (wan/thg)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyonsong Pemungutan Suara Pemilu dan Pilpres 2019, KPU Madina melaksanakan uji coba nasional ketiga penggunaan Aplikasi Situng. Ujicoba aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) ini berlangsung di sekretariat KPU Mandailing Natal (Madina), Kamis (11/04/2019). Dan itu sesuai surat KPU RI Nomor 555/PL.02.6-SD/06/KPU/III/2019 tanggal 27 Maret 2019 perihal Persiapan Uji Coba Nasional […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

  • Dualisme di Tubuh PPP Madina Berakhir

    Dualisme di Tubuh PPP Madina Berakhir

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dualisme kepengurusan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal telah berakhir pasca putusan Mahkamah Agung. Itu dikatakan Ketua DPC PPP Mandailing Natal (Madina), Ahmad Rijal Lubis didampingi Sekretaris M. Ridwan Lubis kepada wartawan, kemarin. “Kami jelaskan, bahwa semua kisruh atau apapun namanya yang terjadi selama setahun ini sudah berakhir dan […]

  • Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1). Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut. “Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan […]

  • Ini Data Bantuan Alsintan Dari Provinsi Untuk Petani Madina tahun 2024

    Ini Data Bantuan Alsintan Dari Provinsi Untuk Petani Madina tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – ( Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal ( Madina ) kemaren selasa 12/3/2025 menyerahkan alat mesin pertanian ( Alsintan ) dari Kementerian Pertanian kepada sejumlah kelompok tani/ brigade pangan di Madina. Penyerahan sendiri dilakukan secara simbolis di Kecamatan Siabu. Setelah penyerahan Alsintan berlangsung ternyata salah satu brigade pangan penerima bantuan bersuara pada […]

  • Buntut Penikaman dan Penembakan Usai Kibotan

    Buntut Penikaman dan Penembakan Usai Kibotan

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Serahkan 28 Senjata Warga Hutatua di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, mengibarkan bendera putih pasca kisruh dengan desa tetangga saat acara kibotan dan penggerebekan ladang ganja. Sedikitnya 28 senapan rakitan dan 12 butir peluruh timah diserahkan kepada polisi. (foto ridwan lubis) SERAHKAN SENJATA: Warga Hutatua, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, menyerahkan 28 pucuk senjata api rakitan […]

expand_less