Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Ahli Geologi ITM : Gunung Berapi Sumatera Beda dengan Jawa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN : Komposisi gunung api kawasan Pulau Sumatera berbeda dengan di Pulau Jawa. Perbedahan tersebut dilihat dari komposisi magma yang dikeluarkan gunung api tatkala meletus.

“Secara umum, magma gunung api di Jawa komposisinya intermidiatis hingga basa atau adesitic. Sedangkan gunung api yang ada di Sumatera cenderung intermidiatis hingga asam atau granitis,” ucap Pakar Geologi ITM, Ir Lisnawaty MT didampingi Ka Humas ITM, MH Vivahmi Manafsyah SH MSi, Selasa [9/11] di kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan.

Menurut Ketua Jurusan Geologi ITM ini, debu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Merapi, yang saat ini sedang meletus, ke depan bernilai ekonomis untuk mengembalikan kesuburan tanah, bahkan pasir yang dimuntakan memiliki kualitas terbaik untuk bahan bangunan dibandingkan pasir sungai.

Kualitas ekonomis ini jika dilihat dari bentuk debu vulkanik yang dikelurkan bukan dari komposisi magma. Tapi jika dilihat dari komposisi setiap gunung api akan memiliki komposisi material yang berbeda.

Untuk Gunung api di kawasan Pulau Sumatera debu vulkaniknya tebal dan memiliki keasaman sedangan di Jawa tipis dan sifatnya basa.

Dipaparkannya, Indonesia sangat rawan terjadi gempa bahkan wilayah Sumut potensi gempa sangat besar. Kerawanan gempa itu berada di sepanjang pesisir pantai barat.

“Di Sumut ada dua sumber jalur gempa yang sangat berpotensi terutama jalur sepanjang pantai barat dan sumber jalur darat yakni bukit barisan,” jelas dosen ITM ini.

Kerawanan gempa itu, ujar Lisnawaty yang juga Sekretaris Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumut, ada di sepanjang pantai barat sumbernya dari laut dan berpotensi stunami.

Gempa yang bersumber di laut itu disebabkan daerah itu masuk dalam lempeng Asia yakni tempat pertemuan lempeng benua Asia dan lempeng Samudera Hindia.

Tumbukan Lempeng

Tumbukan kedua lempeng itu mengakibatkan kepulauan kecil terdepan, seperti Nias, dan daerah pesisir barat yakni Tapsel, Taput dan Madina sekitarnya terlebih dahulu dihantam gempa.

Gempa akibat tubrukan dua lempeng lempeng sifatnya bisa menyeluruh, karena getarannya dirasakan oleh daerah lain yang sangat jauh dari sumber gempa.

Tidak itu saja, pulau – pulau yang terdekat dengan sumber gempa juga bisa hilang, diakibatkan naiknya permukaan air laut dan turun akibat retakan bumi.

Lebih lanjut dikatakannya, sepanjang pegunungan Bukit Barisan, merupakan jalur gempa di darat yakni pada jalur patahan semangko. Di Sumut jalur patahan itu masuk pada tiga segmen patahan yakni sekmen patahan Renun melalui Dairi, Karo. Langkat, Pakpak Barat, Tobasa dan Humbang Hasudutan.

Kemudian segmen patahan Toru yakni melintasi Tapanuli Utara dan Tengah dan segmen ketiga adalah patahan angkola meliputi Tapsel dan Madina. “Contohnya jalan Aeklatong Tapsel yang tak pernah bagus karena jalan itu masuk jalur sehmen patahan angkola,” ujarnya.

Untuk Sumut gunung – gunung yang tergolong aktif dan berpotensi gempa di Sumatera Utara itu yakni Gunung Sibayak, Sinabung, Martimbang, Sibual-buali, Sorik Merapi dan Gunung Lubuk Raya.

Dari sisi keilmuan, ditegaskannya potensi gempa selalu ada namun belum bisa dipastikan kapan terjadi dan berapa besar skala richter. Karena itu sebaiknya pemerintah melakukan mitigasi yakni antisipasi sebelum dan sesudah gempa terjadi.

Antisipasi itu diantaranya, melakukan pemetaan daerah rawan gempa dan memberikan pendidikan kepada masyarakat sehingga masyarakat siap menghadapi jika gempa terjadi.

Ketua Dewan Penasehat IAGI) Pusat, Prof Andang Bachtiar ketika memberikan kuliah umum di ITM baeru – baru ini membenarkan Indonesia sangat rawan gempa karena hampir seluruh wilayah Indonesia merupkan jalur lintasan gempa, kecuali kawasan Provinsi Kalimatan Tengah, Kalimatan Selatan, Kalimatan Barat, namun Kalimatan Timur di Utaranya seperti Tarakan masuk kategori rawan gempa.(aje
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Naik Atau Pemakaian BBM Bersubsidi Dibatasi

    Harga Naik Atau Pemakaian BBM Bersubsidi Dibatasi

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Depok – Pemerintah saat ini dihadapkan pada pilihan sulit, ibarat makan buah simalakama, terkait perkiraan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang membengkak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011. Dua pilihan yang sama sulit adalah menaikkan harga BBM bersubsidi atau menerapkan pembatasan pemakaian BBM bersubsidi agar pembengkakan subsidi BBM dapat diminimalisasikan atau dikurangi. Karena itu […]

  • Wabup Madina Hadir di High Level Meeting TPID Provsu

    Wabup Madina Hadir di High Level Meeting TPID Provsu

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Jumat, 14 Maret 2025. Rapat ini diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan kecukupan pasokan pada Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Selain itu, […]

  • AKBP Fathori segera disidang

    AKBP Fathori segera disidang

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Kapolresta Pematangsiantar AKBP Fathori segera disidang etika profesi terkait kasus penganiayaan terhadap Andi Siahaan wartawan Trans TV. “Saat ini yang bersangkutan (AKBP Fathori-red) dikenakan etika profesi,” kata Kapoldasu Irjen Oegroseno, tadi malam Ditanya kembali tentang tindak pidana penganiayaan dilakukan AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, Kapolda mengatakan belum mengecek kelanjutan proses penyidikan. “Tetapi […]

  • Polisi Kehilangan Jejak Pelaku Penusukan & Penembakan

    Polisi Kehilangan Jejak Pelaku Penusukan & Penembakan

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hingga kemarin, Polres Madina masih belum menemukan keberadaan pelaku penusukan terhadap dua warga Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, dan pelaku penembakan terhadap seorang warga. Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe menyebutkan, pihaknya terus melakukan pencarian dan penyisiran serta melakukan penyelidikan. Pelaku penusukan dan penembakan itu diperkirakan bersembunyi di hutan sekitar pemukiman warga. “Anggota […]

  • Simulasi Parkir Elektrik di Pasar Baru Panyabungan

    Simulasi Parkir Elektrik di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Simulasi parkir elektrik di komplek Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut mulai dilangsungkan Rabu (12/2/2025). Simulasi ini dijadwalkan sejak tanggal 12 hingga 14 Pebruari 2025, berlaku terhadap seluruh jenis kenderaan yang memasuki komplek pasar, baik milik pedagang maupun pengunjung. Selama tiga hari simulasi biaya parkir digratiskan. Seterusnya hingga tanggal 28 […]

  • Pergantian Kepsek MAN Kase Raorao Salah Fatal

    Pergantian Kepsek MAN Kase Raorao Salah Fatal

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Pemerhati Pendidikan Batang Natal, Marahalim Nasution menilai keputusan Kanwil Kemenag Sumut mengganti kepala sekolah MAN Kase Raorao merupakan kesalahan fatal. Itu dikatakan Marahalim, Kamis (30/6/2016) terkait penempatan kepala sekolah yang baru di MAN Kase Raorao, Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal menggantikan H. Irfansyah, SPd, MA. “Saya katakan bahwa keputusan Kanwil […]

expand_less