Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Aishah Schwartz, Hidayah dan Burkini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
  • print Cetak

Satu dekade silam, Aishah Schwartz memutuskan menjadi Muslim. Putusan ini diambilnya, setelah 41 tahun tak pernah tahu apa itu Islam dan Muslim.

Kini, ia kian memahami mengapa Allah memberikan hidayah kepadanya. “Subhanallah, aku bersyukur menjadi Muslim,” kata dia seperti dikutip onislam.net, Rabu (13/11).

Sebelum menjadi Muslim, Aishah gemar berenang. Ia bahkan rutin mengunjungi laut Merah setiap tahunnya. Setelah menjadi Muslim, ada sejumlah adaptasi yang perlu dilakukan. Intinya, Islam tidak menghalangi hobi berenang Aishah.

“Islam itu mendorong kita memberikan prioritas untuk menjaga kesehatan tubuh. Kesehatan ini mencakup pikiran, tubuh dan jiwa,” kata dia.

Umar bin Khattab, kata dia, seperti diriwayatkan Tabarani, menyuruh anaknya berenang, berkuda dan memanag. Ini artinya, berenang ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi kesehatan tubuh.

Berenang, kata Aisha, merupakan olahraga multifungsi yang melatih peningkatan aktivitas otak, kontrol berat badan, jantung sehat dan lainnya. “Pertanyaannya, tidak mungkin aku mengenakan bikini. Lalu apa yang aku kenakan,” tanya dia.

Soal ini, Aisha pusing bukan kepalang. Akhirnya, ia coba berenang dengan mengenakan abaya. Yang terjadi saat itu, ia tak bisa berenang, karena abaya yang dikenakannya menyulitkannya.

“Alhamdulillah, saat itu mulai dikenal burkini, pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki,” kata dia.

Menurut Aisha, burkini ini menyeimbangkan antara kebutuhan dan kewajiban seorang Muslimah. Setiap Muslimah butuh olahraga guna menjaga kesehatan, namun ia juga wajib menjaga auratnya. Burkini menjadi jembatan itu.

“Tapi Anda jangan salah, burkini bukan milik Muslimah saja, kalangan non-Muslim bisa memakainya. Saya ingat, ada tetangga saya yang non-Muslim memesan burkin,” kata dia.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Kumpul Fakta Permasalahan UKM

    Atika Kumpul Fakta Permasalahan UKM

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Senin kemarin (22/6/2020) Atika Azmi Utammi Nasution mengunjungi sejumlah pelaku UKM di Panyabungan. Kunjungan ini merupakan pengumpulan data dan fakta fakta ril tentang kendala, kesulita, peluang dan harapan para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM). Atika melakukan dialog langsung dengan pelaku UKM guna merekam seluruh masalah yang dihadapi pengusaha. Dialog ini merupakan […]

  • Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan Permata Hijau yang terletak di belakang Hotel Emerald Garden, Jl. Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang memasuki rumah milik Edi Salim […]

  • 11 Ranperda Disahkan DPRD Madina

    11 Ranperda Disahkan DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mensahkan 11 Rancangan Peraturan Daerah menjadiu Perda pada rapat paripurna, Kamis (31/10/2013). Paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Kahaitamy Daulay SH, dihadiri fraksi-fraksi, Plt.Bupati Dahlan Hasan, sekda, asisten, para kepala SKPD, camat dan undangan lainnya. Ketua Badan Legislasi DPRD Madina, Dodi Martua dalam laporannya […]

  • Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat Illegal Logging Dan Illegal Mining Mandailing Online, Nagajuang. Kondisi di Nagajuang pasca banjir bandang. terlihat Kayu berserakan sepanjang sungai Aek Gaja pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di kecamatan Nagajuang Kabupaten Mandailing Natal. 3 (Tiga) orang korban meninggal akibat banjir tersebut. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    Makna Kemerdekaan dari Kacamata Seorang Guru

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan itu dengan hal-hal yang bermakna. Di tengah hingar-bingar perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, sering kali kita lupa bahwa salah satu pilar utama kemerdekaan adalah pendidikan. Sayangnya, ketika kita […]

  • Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia. Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut […]

expand_less