Jumat, 6 Nov 2026
light_mode

Pemkab Labura Sesuaikan SE Menpan-RB

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
  • print Cetak

Aek Kanopan  – Terkait surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang larangan bagi PNS untuk melakukan rapat di hotel, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) mengaku akan menyesuaikan terhadap kebijakan yang ada. Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Labura, Irwan Faisal SE melalui sekretarisnya Agusman Sinaga kepada MedanBisnis, Selasa (2/12), di ruang kerjanya mengatakan akan menyesuaikan terhadap kebijakan Menpan-RB tersebut.

Menurut Agusman Sinaga, kebijakan Menpan-RB dinilai positif terutama dalam hal penghematan anggaran. Namun di Kabupaten Labura belum tentu sepenuhnya dapat dilaksanakan, karena belum tersedianya infrastruktur di masing-masing SKPD dan aula untuk menunjang jika ada kegiatan di lingkungan Pemkab Labura.

Menanggapi terkait alokasi anggaran untuk kegiatan yang sudah sempat disusun dalam Rancangan APBD Labura tahun anggaran 2015, mantan Kabid Dishub Labura ini mengatakan tidak akan mengalami perubahan. Namun di TA 2015 nanti akan tetap menyesuaikan dengan surat edaran MenPAN-RB dengan mengupayakan kegiatan agar tidak dilakukan di hotel.

"Tapi yang menjadi pertimbangan, Kabupaten Labura merupakan kabupaten baru dan masih banyak infrastruktur yang belum tersedia. Sedangkan untuk perkantoran SKPD saja masih banyak yang mengontrak gedung atau rumah. Tidak seperti Kabupaten/Kota lainnya yang sudah memiliki aula, balai pertemuan dan sejenisnya yang sudah memadai. Walaupun demikian kita ajan tetap berusaha untuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat," tutur .

Menanggapi hal ini, Ir Montang Siagian salah seorang pengusaha hotel di Aek Kanopan mengaku tetap memandang kebijakan Menpan-RB ini secara positif terutama dalam penghematan anggaran negara sekalipun berdampak mempengaruhi berkurangnya omzetnya. Namun karena infrastruktur di lingkungan Pemkab Labura belum memadai, untuk sementara pelaksanaan kegiatan tentunya masih bisa saja menggunakan hotel.

"Kita memandang positif atas kebijakan pemerintah pusat tersebut. Namun percepatan pembangunan di Labura harus tetap dilakukan. Jangan seperti pembangunan kantor Bupati Labura hingga sampai sekarang belum selesai. Seandainya Kantor Bupati Labura sudah selesai dibangun kan sudah bisa digunakan untuk kegiatan di lingkungan Pemkab Labura," terang pemilik Grans Hotel Labura ini. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Damra Tua Parlindungan Siregar, SHI                 (wali kelas Aldi Suphandi Hasibuan) Setelah membaca berita utama di Malintang Pos dan Mandailing Online, opini publikpun terbentuk. Opini itu sangat urgen dalam upaya menggalang infaq bagi biaya perobatan Aldi Sphandi Hasibuan, santri cerdas dari keluarga miskin yang kini membutuhkan biaya agar kakinya tak diamputasi. Awalnya ustadz […]

  • Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    BATURAJA – Pemerintah Kabupaten OKU, Sumsel, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat membatalkan lima nama calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus pada pengumuman, Selasa (24/12). Kepala BKD OKU, Sahilmi mengatakan pembatalan itu disebabkan adanya human error yang dilakukan stafnya saat menginput data dari pusat. Sehingga, terjadi kesalahan ranking.  Dimana oknum staf BKD saat […]

  • H. Awaluddin, Galakkan Santunan Jompo dan Yatim

    H. Awaluddin, Galakkan Santunan Jompo dan Yatim

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal dari PKS, H. Awaluddin terus menggalakkan silaturrahmi sekaligus penyantunan jompo dan anak yatim. Hari ini, Jum’at (12/3/2021) santunan berlangsung di Desa Huta Bargot Dolok, Kecamatan Hutabargot. Penyerahan santunan dipusatkan di rumah Solahuddin Pulungan. Dalam kesempatan tersebut H. Awaluddin menyampaikan bahwa penyantunan anak yatim dan jompo tersebut untuk […]

  • Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut dalam bahaya menyusul rangkaian abrasi pantai laut. Pemkab Mandailing Natal (Madina) maupun Pemprov Sumatera Utara (Sumut) didesak bergerak cepat menangani abrasi. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menyatakan pemkab maupun pemprov harus mengindahkan UU Nomor […]

  • Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ||Mandailing Online- Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Linggabayu, Madina, Sumatera Utara, kembali beroperasi pasca Lebaran, memicu protes keras dari Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Madina, Muhammad Saleh. “Polisi lemah! Mereka mengabaikan UU pertambangan mineral dan batubara. Tambang ilegal ini merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” tegas Saleh Senin […]

  • Gegara Takdiberi Uang, Seorang Anak Nekat Bakar Rumah Orangtua nya di Panyabungan

    Gegara Takdiberi Uang, Seorang Anak Nekat Bakar Rumah Orangtua nya di Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang anak diduga dengan sengaja membakar rumah kediaman orang tuanya di Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Perbuatan itu dia lakukan lantaran tak diberi uang, Minggu (6/04/2025). Dugaan tersebut diperkuat dengan kesaksian Bakti, salah satu tetangga korban. Dia mengatakan sempat mendengar keributan antara Fajar (19 tahun) dengan Aisyah […]

expand_less