Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Pemkab Labura Sesuaikan SE Menpan-RB

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
  • print Cetak

Aek Kanopan  – Terkait surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang larangan bagi PNS untuk melakukan rapat di hotel, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) mengaku akan menyesuaikan terhadap kebijakan yang ada. Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Labura, Irwan Faisal SE melalui sekretarisnya Agusman Sinaga kepada MedanBisnis, Selasa (2/12), di ruang kerjanya mengatakan akan menyesuaikan terhadap kebijakan Menpan-RB tersebut.

Menurut Agusman Sinaga, kebijakan Menpan-RB dinilai positif terutama dalam hal penghematan anggaran. Namun di Kabupaten Labura belum tentu sepenuhnya dapat dilaksanakan, karena belum tersedianya infrastruktur di masing-masing SKPD dan aula untuk menunjang jika ada kegiatan di lingkungan Pemkab Labura.

Menanggapi terkait alokasi anggaran untuk kegiatan yang sudah sempat disusun dalam Rancangan APBD Labura tahun anggaran 2015, mantan Kabid Dishub Labura ini mengatakan tidak akan mengalami perubahan. Namun di TA 2015 nanti akan tetap menyesuaikan dengan surat edaran MenPAN-RB dengan mengupayakan kegiatan agar tidak dilakukan di hotel.

"Tapi yang menjadi pertimbangan, Kabupaten Labura merupakan kabupaten baru dan masih banyak infrastruktur yang belum tersedia. Sedangkan untuk perkantoran SKPD saja masih banyak yang mengontrak gedung atau rumah. Tidak seperti Kabupaten/Kota lainnya yang sudah memiliki aula, balai pertemuan dan sejenisnya yang sudah memadai. Walaupun demikian kita ajan tetap berusaha untuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat," tutur .

Menanggapi hal ini, Ir Montang Siagian salah seorang pengusaha hotel di Aek Kanopan mengaku tetap memandang kebijakan Menpan-RB ini secara positif terutama dalam penghematan anggaran negara sekalipun berdampak mempengaruhi berkurangnya omzetnya. Namun karena infrastruktur di lingkungan Pemkab Labura belum memadai, untuk sementara pelaksanaan kegiatan tentunya masih bisa saja menggunakan hotel.

"Kita memandang positif atas kebijakan pemerintah pusat tersebut. Namun percepatan pembangunan di Labura harus tetap dilakukan. Jangan seperti pembangunan kantor Bupati Labura hingga sampai sekarang belum selesai. Seandainya Kantor Bupati Labura sudah selesai dibangun kan sudah bisa digunakan untuk kegiatan di lingkungan Pemkab Labura," terang pemilik Grans Hotel Labura ini. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Beberapa tonggak sastra yang berkembang di kolonial tersebut patut dicatat periode-periode pertumbuhan sastra berikut: Willem Iskander (1840-1876). Ia menulis dalam bahasa Mandailing yang amat imajinatif terutama karena dipengaruhi kemampuannya yang tinggi dalam penguasaan bahasa Melayu. Karya-karyanya dipublikasikan secara luas setelah kematiannya, antara lain: “Hendrik Nadenggan Roa, Sada Boekoe Basaon ni Dakdanak.” […]

  • Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Terpujilah wahai engkau, ibu-bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku. Sebagai prasasti terimakasihku tuk pengabdianmu…engkau bagai pelita dalam kegelapan…engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan. Engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Semua pasti tahu lirik lagu “Hymne Guru”. Karena sebelum meraih cita-cita, […]

  • Kala Orang Minang Berganti Nama

    Kala Orang Minang Berganti Nama

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Langit di Bukik Limau Manih mulai menghitam. Awan-awan menggumpal. Satu-satu rintik air jatuh ke bumi. Sepanjang jalan menuju Universitas Andalas, Padang, tepatnya Fakultas Ilmu Budaya, guruh tak henti menggelegar dari langit. Di atas kendaraan roda dua yang mendaki jalan beton dengan kecepatan 20 sampai 40 kilometer per jam itu, teringat saya pada cerita umi […]

  • Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Guna mengantisipasi meningkatnya kekerasan terhadap anak, Kelompok Kerja Perlindungan Anak Kota (Pokja PA) hadir di Kota Padangsidimpuan (Psp). Hal itu diharapkan dapat membantu perlindungan terhadap anak nantinya. Kepengurusan Pokja PA di Kota Psp antara lain, Kadir pandapotan (Ketua), Dedi Kurniawan Nasution SPdI (Sekretaris), Muhammad Nizan Nasution SPdI (Bendahara). “Kami berharap semoga ke depan, […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • 4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    4 Desa di Muara Batang Gadis Terendam, 2 Rambin Putus

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Rizfan Juliardy PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 4 desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) terrendam sejak Kamis (5/6/2014). Demikian dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina. Banjir ke pemukiman ini akibat meluapnya satu ruas sungai disebabkan tingginya curah hujan sejak Rabu (4/6) yang melanda kawasan itu. Sejauh ini belum diketahui nama […]

expand_less