Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tergantung Keuangan Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Perintah Mahkamah Konstitusi kepada KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan pemungutan suara ulang sangat tergantung kemampuan keuangan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay di rumah dinasnya di Panyabungan, Selasa (14/12/2010), menepis anggapan sejumlah kalangan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat.

Dikatakannya, sejauh ini DPRD masih mempersiapakan pembahasan RAPBD 2011. “Saya dengar draf dari pemerintah baru masuk ke DPRD untuk segara dibahas,” ujarnya.

Jangan pula karena keinginan menyegerakan pemungutan suara ulang, pembangunan menyangkut hajat hidup masyarakat banyak menjadi terhambat. “Intinya kita tidak mau gara-gara ini (pemungutan suara ulang) hajat hidup masyarakat banyak jadi terhambat,” terang Imran.

Secara tegas Imran juga membantah bahwa pelaksanaan pemungutaan suara ulang diperlambat, karena DPRD saat ini sedang melakukan pembahasan. “Kita bukan memperlambat tetapi pemungutan suara ini masih dalam proses,” jelas Imran.

Apalagi saat ini masih ada beberapa komponen yang melakukan upaya hukum terkait diktum MK yang dinilai belum sempurna. Artinya apabila pemilukada kemarin terdapat praktik money politics secara menyeluruh, sistimatis, massif, itu artinya pelakunya sudah terbukti. Kalau memang terbukti melakukan money politics, mestinya diberi sanksi pidana maupun perdata.

“Hasil itu pulalah yang kita tunggu. Kenapa? Sebab kita khawatir, apabila pemungutan suara ulang digelar, lalu terpilih yang diinginkan masyarakat, di kemudian hari muncul lagi masalah hukum yang sekarang yang masih dipersoalkan,” ujarnya.

Saat ini DPRD berupaya agar pada pemungutan suara ulang nanti tidak ada lagi aspek-aspek hukum yang terabaikan. Sehingga siapapun yang diinginkan masyarakat memang dialah yang betul-betul jadi pemenang yang diinginkan msayarakat untuk memimpin Madina 5 tahun ke depan.

“Jadi kita harus melihat itu semua mulai dari aspek hukum yang sekarang berkembang dan melihat keuangan daerah untuk melaksanakan pemungutan suara ulang. Saya berharap masyarakat jangan beranggapan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat,” tandas Imran. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • "Balita Diculik di Teras Rumah"

    "Balita Diculik di Teras Rumah"

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • Pemkab Madina Bagikan Bea siswa

    Pemkab Madina Bagikan Bea siswa

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pemkab Mandailing Natal membagikan Beasiswa bagi mahasiswa Putra Daerah yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri yang ada, Rabu (5/2) di lapangan SMA Negeri I panyabungan. penyerahaan beasiswa ini langsung diserahkan oleh oleh Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution.Pada kesempatan itu jumlah mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Pemkab Madina pada tahun anggaran 2013 sebanyak 280 orang.(hol)

  • Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemain PSMS Medan dilanda isu suap menyusul hasil tragis 3-3 melawan Persiba Bantul di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim. Hasil imbang ini membuat Persiba Bantul yang melangkah ke semifinal dan PSMS pulang ke Medan untuk memulai lagi perjuangan dari titik paling awal di musim kompetisi mendatang. Kepada Tribun, Kamis (19/5), seorang pemain Ayam Kinantan […]

  • Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi Demonstrasi para pelamar CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) formasi tahun 2013 di kantor bupati Madina, Senin (2/6/2014) diiringi dengan aksi tabur bunga. Para pengunjukrasa bergantian menaburkan bunga terhadap foto Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dipajang di depan pintu masuk kantor bupati. Penaburan bunga itu disebut sebagai ungkapan duka […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (1)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Adian Husaini PADA tanggal 24 Oktober 2013 lalu, saya bersyukur mendapatkan kesempatan berbicara dalam satu seminar tentang peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Seminar itu diadakan sebagai satu rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-55 UMS. Bertindak sebagai keynote speaker adalah Prof. Malik Fadjar, mantan rektor UMS yang dikenal sebagai salah satu tokoh […]

  • Ketua HNSI Sumut : UU Bukan Penghalang Untuk Pembinaan Nelayan Oleh Pemkab

    Ketua HNSI Sumut : UU Bukan Penghalang Untuk Pembinaan Nelayan Oleh Pemkab

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Kewenangan pengelolaan laut yang diatur dalam Undang – Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 23 Tahun 2014 tidak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten / Kota untuk membina nelayan yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Sebagaimana disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sumatera Utara Zulfachri Siagian, Senin (07/10/24) dalam […]

expand_less