Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Akhirnya, Ustaz Solmed Meminta Maaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
  • print Cetak

JAKARTA, — Ustaz Shaleh Mahmud alias Solmed akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait perselisihannya dengan sebuah majelis taklim di Hongkong. Ia menilai persoalan tersebut sudah tidak sehat.
“Saya sebagai manusia biasa ada hal yang salah dalam berucap dan bertingkah. Saya memohon maaf atas kesalahan itu ke teman-teman,” tutur Solmed saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta, Selasa (27/8/2013).
Suami artis April Jasmine ini juga telah membuka pintu maaf kepada pihak-pihak yang selama ini berseberangan dengannya. “Dengan ini, apa yang terjadi yang saya anggap bisa merugikan saya, sudah saya maafkan,” ujarnya.
Setelah masalah ini dianggap selesai, Solmed tidak ingin ada orang-orang yang tidak berkompeten atau tidak tahu masalahnya kembali angkat bicara. “Saya melihat persoalan ini tidak sehat, semua saling lempar, pingpong, sampai-sampai yang tidak tahu-menahu angkat bicara, itu kan enggak sehat,” tegasnya.
Ia berharap apa yang sudah terjadi biar berlalu. “Akhiri persoalan ini, bangun kembali dakwah bukan di Tanah Air, tapi juga di Hongkong,” tegasnya seraya berlalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, perselisihan antara Ustaz Solmed dan salah satu EO di Hongkong sempat menjadi perhatian media setempat dengan judul “Tarif Ustad Dipasang, EO Hongkong Meradang” pada 23 Juni 2013.
Ketika itu, Solmed dijadwalkan berdakwah di Lapangan Victoria, di hadapan warga Indonesia yang bekerja di sana. Namun, rencana itu batal. Diberitakan di media lokal tersebut, sekelompok jemaah yang menamakan diri Thariqul Jannah mengaku kecewa saat Solmed secara mendadak menaikkan honor tampil secara sepihak.
Mereka lantas menyebut Solmed sebagai ustaz matre. Namun, Solmed membantah tegas tudingan itu. Ia justru mempermasalahkan pihak panitia yang menarik pungutan tiket kepada jemaah untuk dakwahnya di lokasi tersebut.
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Kompas.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina meminta Camat Panyabungan menyampaikan keterangan bagi kebutuhan penanganan lanjutan kasus Desa Gunungtua Jae. Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online membenarkannya. “Itu benar, saya hadir di Polres tadi petang,” katanya, Rabu (18/8/2021). Dia menyatakan, kehadirannya di polres memenuhi permintaan Reskrim Polres Madina untuk menyampaikan keterangan dan dokumen yang diperlukan […]

  • Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

    Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengantar redaksi: Berikut ini catatan ringkas yang disusun oleh Askolani Nasution tentang sejumlah tokoh dari Mandailing yang mewarnai dinamika kebangsaan sejak era pertengahan 1800-an hingga awal kemerdekaan Indonesia. Mereka memiliki peran penting di dalam gerak dinamika kebangsaan, baik peran dalam ilmu pengetahuan maupun gerakan kemerdekaan. Mengejutkan, karena semua tokoh-tokoh dalam catatan ini berasal dari satu […]

  • Dishub Provsu Harus Razia Truk Melebihi Tonase

    Dishub Provsu Harus Razia Truk Melebihi Tonase

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Provsu) diminta merazia dan memperketat pengawasan truk bermuatan melebihi tonase yang melewati Jembatan Meraha di Muara Soma, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, jalan menuju kawasan Pantai Barat Madina tersebut kondisinya semakin parah. Bahkan jalan yang baru dihotmix pun tidak akan bertahan lama. Itu dikatakan Ketua […]

  • Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTA BARGOT (Mandailing Online) – Jumlah korban meninggal dunia di penambangan emas, perbukitan Huta Bargot, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal yang terjadi sekira pukul 2:30 dini hari Selasa (18/8), masih simpang siur. Penyebab meninggalnya para penambang juga masih belum jelas. Ada informasi, penyebabnya akibat meledaknya tangki penyembur api yang dimodifikasi dari tangki petromak. Ada […]

  • Rahudman Harahap selesai ditangan KPK

    Rahudman Harahap selesai ditangan KPK

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Terkatung-katungnya proses hukum terhadap kasus dugaan korupsi mantan sekretaris daerah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Sekda Tapsel), Rahudman Harahap, menjadi preseden buruk bagi institusi penegak hukum di Sumatera Utara. Sejak ditetapkan sebagai tersangka 25 Oktober 2010 lalu, hingga kini Rahudman masih menghirup udara bebas. Saat ini, Rahudman menjabat sebagai walikota Medan. Oleh karena itu, […]

  • Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal. Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil […]

expand_less