Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Angka Stunting Turun 13,5% di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • print Cetak

Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi saat membahas data. Saat ini Madina berhasil menurunkan angka stunting menjadi 34,2%.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berhasil menurunkan angka stunting.

Berdasar data SSGI (Survei Status Gizi) tahun 2022, Madina menunjukkan keberhasilan menurunkan angka stunting menjadi 34,2%, atau mengalami penurunan 13,5% dari tahun 2021 yang masih 47,7 %.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras.

“Selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, dan selalu diberi arahan oleh pak bupati, kami mengapresiasi kerja keras semua yang telah bergotong royong menurunkan angka stunting. Kita bersyukur tapi tak puas diri karena masih banyak pekerjaan kita yg harus kita benahi lagi. Alhamdulillah Madina tidak tertinggi lagi stunting di Sumut,” katanya dalam satu pernyataan, Kamis (26/1/2023).

Secara jenjang, wakil bupati merupakan ketua tim percepatan penurunan stunting di kabupaten, wakil gubernur di provinsi, wakil presiden di tingkat nasional.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Walaupun menurun, angka tersebut masih relatif tinggi, mengingat target prevalensi stunting di tahun 2022 sebesar 18,4% berdasar RPJMN 2020-2024, dan standard WHO di bawah 20%.

Prevalensi adalah proporsi dari populasi yang memiliki karakteristik tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dalam dunia kedokteran, karakteristik yang dimaksud meliputi penyakit atau faktor risiko.

Kepala Dinas Kesehatan Madina dr M Faisal menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis, optimis Madina mampu menurunkan angka stunting saban tahun secara simultan jika meraba ritme prevalensinya dalam beberapa tahun terakhir.

dr M Faisal

Bahkan target angka 14% diharap tercapai pada tahun 2024.

Sebelumnya, Atika Azmi Utammi menyatakan, usaha menurunkan angka stunting membutuhkan keseriusan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara lintas sektoral serta peran serta masyarakat.

Setidaknya terdapat delapan aksi intervensi penurunan stunting, dimana beberapa OPD melaksanakan tugas-tugas berdasar bidang masing-masing.

Sebab, secara garis besar banyak faktor yang memengaruhi penyebab stunting, antara lain tingkat pendidikan orangtua, lingkungan rumah dan pemukiman, budaya dan tingkat ekonomi keluarga.

Peliput: Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Nurmadaniyah (16) mengaku ditelantarkan di Malaysia, meski telah empat bulan berada di negara itu. Pengakuan tersebut disampaikan orang tua kandung Nurmadaniyah, Effendi penduduk Dusun 7 Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, di Medan, Senin 29 November 2010. Sebenarnya, kata Effendi, cukup banyak masalah dengan keberangkatan […]

  • Kapolres Diajukan Sebagai Ketua Saber Pungli Madina

    Kapolres Diajukan Sebagai Ketua Saber Pungli Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal, AKBP Rudy Ripani, S.Ik diajukan untuk mengetuai Satgas Sapu Bersih Pungli di Mandailing Natal. Hal itu dikatakan Kepala Inspektorat Mandailing Natal (Madina) Marwan Bakti Siregar yang merangkap Sekretaris Satgas Saber Pungli Madina kepada Mandailing Online, Rabu (2/11/2016) via telefon selular.   Sementara itu, Kapolres Madina AKBP Rudy Ripani, […]

  • DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian Agama (Kemenag) berencana meluncurkan Program Penceramah Bersertifikat mulai akhir September 2020 (Republika, 7/9). Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamaruddin Amin, menyebut target peserta program ini adalah 8.200 penceramah untuk tahun ini. Terdiri dari 8.000 penceramah di 34 provinsi dan 200 penceramah di pusat. Menag Fachrul Razi menyatakan Program Penceramah Bersertifikat dimaksudkan untuk mencegah penyebaran […]

  • Hidayat Minta Dibebaskan

    Hidayat Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Mandailing Natal (Madina) non aktif Hidayat Batubara meminta kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan untuk membebaskan dirinya dari dakwaan serta tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Melalui penasehat hukumnya, John K Azis, dalam pembacaan pledoi (pembelaan) terdakwa membantah telah menyuruh Khairul Anwar untuk meminta fee proyek sebesar Rp1,5 miliar dari kontraktor Surung Panjaitan. Di […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

expand_less