Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • print Cetak

Pertemuan sejumlah pihak di aula kantor bupati Madina, Kamis (4/4) dipimpin Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution membahas tambang ilegal di Kecamatan Kotanopan.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tambang emas ilegal di pinggiran sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan bakal terhenti.

Pertemuan banyak pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2024) membahas tambang itu yang mencuatkan kesimpulan melarang aktivitas tambang.

Pertemuan itu dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution; Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh; Dandim 0212/T, Letkol Inf Amrizal; Kejari Madina; para pimpinan OPD Pemkab Madina, serta utusan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kotanopan.

Ada tiga aspek menonjol yang mengemuka di pertamuan tersebut, yakni aspek hukum, lingkungan dan ekonomi.

Aspek hukum dan lingkungan lebih mendominasi yang terpapar di pertemuan itu.

Atika dalam kesimpulan pertemuan menyatakan tiga poin penting yang akan menjadi rekomendasi resmi pertemuan tersebut.

Pertama, melarang aktivitas penambangan liar di kawasan itu.
Kedua, apabila pihak penambang tidak mengindahkan pelarangan maka akan menghadapi tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, pertambangan tradisional (sejenis mendulang tanpa mengerahkan alat berat) masih bisa dimaklumi.

Sebelumnya masih di pertemuan itu, pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa peluang menjadi pertambangan legal masih memungkinkan berlaku di wilayah Kotanopan, yakni dengan pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah Indonesia di Jakarta.

Pihak kecamatan membeber fakta bahwa saat ini di kawasan Kotanopan saat ini terdapat 23 alat berat jenis beko yang melakukan pengerukan tanah dalam aktivitas penambangan emas. Lokasi umumnya berada di lahan-lahan pinggiran Sungai Batang Gadis.

Di pertemuan itu, juru bicara utusan warga dari berbagai desa justru menyatakan mendukung tambang ilegal tersebut dengan alasan faktor ekonomi. Mereka menyebut banyak warga yang menggantungkan pendapatan dari tambang ilegal.

Peliput: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

    Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    P Sidimpuan – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS perihal jaminan pemeliharaan kesehatan warga masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang akan ditanggung oleh APBD Kota Padangsidimpuan. Dalam kerjasama yang diteken Walikota Padangsidmpuan Andar Amin Harahap SSTP MSi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Sari Qurantulainy AAK di kamar kerja […]

  • Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Jafar Sukhairi Nasutiona dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima ratusan warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis, yang berunjuk rasa di halaman kantor bupati, Rabu (7/6/2023) menuntut hak kebun plasma dari PT Rendi Permata Raya yang hingga kini belum terealisasi. Sukhairi memaparkan upaya dan […]

  • Parsadaan Marga Batubara Terbentuk

    Parsadaan Marga Batubara Terbentuk

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Parsadaan Marga Batubara terbentuk, Sabtu (21/8/2024) di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Pembentukan berlangsung di aula hotel Mariring, Panyabungan, sekaligus pemilihan dewan pembina, dewan penasihat, ketua dan jajaran eksekutif. Ketua Panitia Pembentukan, Safaruddin Batubara menyatakan bahwa embrio Parsadaan Marga Batubara ini telah lama berproses sejak beberapa bulan lalu melalui beberapa putaran musyawarah […]

  • Sudah 3 Orang Dirawat Sejak Rabu di RSU Panyabungan

    Sudah 3 Orang Dirawat Sejak Rabu di RSU Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak Rabu (10/2/2021) sudah tiga orang warga Desa Sibanggor Julu dirawat RSU Panyabungan Ketiganya adalah Linda Sari berusia 35 tahun; Arfan Tanjung 38 tahun; Khaidar 38 tahun. Linda Sari dilarikan ke RSU Panyabungan sekira pukul 21.00 Wib, Jum’at (12/2/2021). Sedangkan Arfan dan Kaidar dibawa ke RSU Panyabungan pada Rabu (10/2/2021). Gejala […]

  • Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pengadilan Agama Kelas II Tanah Grogot menangani perkara perceraian di Kabupaten Paser selama 2024 sebanyak 507 perkara, terdiri dari cerai gugat dan cerai talak. Jumlah perkara ini meningkat dibanding 2023 yang hanya 497 kasus. “Penyebab perceraian bermula dari pertengkaran antara suami-istri. Selain itu permasalahan ekonomi, perselingkuhan, dan masih lainnya,” kata […]

  • Dubes Inggris Suka Es Cendol Menu Buka Puasa

    Dubes Inggris Suka Es Cendol Menu Buka Puasa

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Republika Online) – Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik rupanya menyukai makanan khas Indonesia sebagai menu buka puasa. Sama seperti kebanyakan orang lainnya, Moazzam juga memilih minuman yang manis dan menyegarkan, seperti es cendol dan es campur, untuk membatalkan puasanya. “Pada buka puasa harus mulai dengan kurma, cendol dan es campur,” katanya […]

expand_less