Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Tujuh Kalimat Mustajab

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
  • print Cetak

 

JAKARTA  – Semua orang mendambakan kebahagiaan. Akan tetapi, memaknai sebuah kebahagiaan bisa berbeda antara satu dan yang lainnya. Bagi kaum materialis, bahagia adalah jika sudah terpenuhinya segala kebutuhan fisik. Hanya, kebutuhan fisik tidak akan pernah ada batasannya.

Dalam agama Islam, kebahagiaan (as-sa'adah) adalah selerasnya keinginan hamba dengan taufik Allah SWT. Kebahagiaan ini akan terasa tidak hanya ketika masih hidup di dunia, tetapi juga akan terus berlanjut hingga kehidupan di akhirat kelak.

Ada tujuh kalimat yang sangat mulia di sisi Allah beserta para malaikat, sekaligus menempatkan orang yang istiqamah mengamalkannya, mendapatkan ampunan Allah SWT. Inilah sebenarnya kebahagiaan yang hakiki yang dicari setiap hamba Allah SWT.

Pertama, membaca basmalah (bismillah) ketika akan memulai segala sesuatu. Dengan membaca basmalah, berarti seorang hamba menyertakan permohonan keberkahan dan limpahan rahmat Allah dalam pekerjaannya. Kedua, membaca hamdalah (alhamdulillah) ketika selesai mengerjakan sesuatu. Hamdalah adalah kalimat pujian seorang hamba atas kemudahan dan kemurahan Allah yang menyertai pekerjaannya.

Ketiga, membaca istighfar (astaghfirullah) jika terucap kata yang tidak patut. Perkataan kotor, nista, dan mengandung unsur nifak merupakan hal yang tercela, karenanya Islam sangat mengecam perilaku ini. Demikian juga tindakan-tindakan yang menyalahi norma agama. Maka sepatutnya bagi pelakunya untuk memohon ampunan Allah SWT.

Keempat, mengucapkan “insya Allah” ketika ingin berbuat sesuatu. Rasulullah Muhammad SAW pernah diingatkan oleh Allah agar mengucapkan kalimat tersebut jika menjanjikan sesuatu. Ini terkait dengan janji Beliau untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kaum Quraisy.

Kelima, mengucapkan “la haula wala quwwata illa billahil 'aliyil adzim” jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya. Kalimat ini sekaligus menegaskan kemahakuasaan Allah dan menunjukkan kelemahan hamba di hadapan-Nya. Keenam, mengucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi roji'un” jika sedang tertimpa musibah. Kalimat yang dikenal dengan sebutan istirja' ini menunjukkan sikap tawakal sang hamba. Dan tawakal merupakan salah satu sifat yang diperintahkan dalam Islam.

Ketujuh, membaca “La Ilaha Illallahu, Muhammadur Rosulullah” sepanjang hari, petang dan malam. Kalimat persaksian ini merupakan akar sekaligus password bagi setiap kaum Muslimin. Dengan kalimat ini seorang hamba bisa langsung mengikatkan ruhaninya dengan Sang Pencipta segala sesuatu. Kalimat yang jika dibaca di akhir hayat seseorang akan menjadi penjamin surga sekaligus pembuka pintu surga di akhirat kelak. Wallahu a'lam bishawab.

Sumber : republika

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski tahapan pendaftaran bakal calon bupati Madina ke KPU diperkirakan bulan Juni, namun sejauh ini sudah muncul 3 kandidat yang mendaftar ke partai-partai politik. Ketiga nama itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Ivan Iskandar Batubara dan Dahlan Hasan Nasution. Saparuddin Haji Lubis atau akrab dipanggil Akong berasal dari kalangan dunia usaha. […]

  • Pemkab Madina Evaluasi ETPD

    Pemkab Madina Evaluasi ETPD

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mandailing Natal menggelar rapat evaluasi Roadmap dan Rencana Aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)  di Aula Bupati, Jum’at (5/10/2024) Rapat yang dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Andri Darmawan, dan Asisten Pemerintahan, Drs. Sahnan Pasaribu, ini bertujuan untuk meningkatkan capaian Indeks Kematangan Transaksi Pemerintah Daerah (IKTPD). […]

  • Ngada Di Ambang

    Ngada Di Ambang

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya Sutan Kabidun TARSONGGOT Nipupu na mardalan, mamota-mota harangan, manopi-nopi aek Batang gadis. Tarbege sora ni halak na bahang kotu isa, rupana madung donok halahi tu huta Sirambas. Ngada sadia honok tarpaida ma palito maraolnolan, sumonang ma pangarohai saotik. Nabulus binoto ni Manjalak do nian rare ni banjaran ni bagas ni pareban nia i. Dipabulus […]

  • Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditolak di RUSD Adam Malik Sahrini, bayi berusia 10 bulan yang lahir tanpa batok kepala sejak dilahirkan ibunya, Eliana (24) akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo atau RSCM di Jakarta. Keberangkatan bayi malang yang sempat ditolak RS Adam Malik, Medan, Oktober 2011 lalu, akan difasilitasi Dewan Pimpinan Daerah Golongan Karya Sumatera Utara (DPD […]

  • Fraksi Golkar Salurkan APD Kepada Petugas Medis Covid-19

    Fraksi Golkar Salurkan APD Kepada Petugas Medis Covid-19

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyalurkan bantuan berbagai peralatan yang dibutuhkan petugas medis penanganan Covid-19. Bantuan disalurkan kepada petugas di posko perbatasan Madina-Pasaman titik Muarasipongi, Rabu (1/4/2020). Posko ini merupakan garda terdepan mengawal sebaran virus Corona dari arah Sumatera Barat. Jenis bantuan yang disalurkan adalah jenis APD (Alat Pelindung Diri) […]

  • SI RIRI

    SI RIRI

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Borngin tuari marnipi Si Riri. I nipinia i nida ia mada dompak bahat marpoken siri-siri i potang ni ari. Tai, ngabinoto sian dia rona adong mada sada ulok ri na manyotop siri-siri na dompak songgop i bungo mata ni ari. I buat Si Riri bulus lidi, oni ilibas ia mantong ulok ri i. Bope inda […]

expand_less