Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Ops Ketupat Toba 2012, Polisi Bersenjata Disiagakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
  • print Cetak

Medan, (MO)- Personil polisi bersenjata akan disiagakan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) guna memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak mudik.
“Hal ini merupakan upaya mengurangi gangguan keamanan menjelang maupun saat perayaan Idul Fitri 1433 Hijriah,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro usai apel gelar Pasukan Operasi (Ops) Ketupat Toba 2012 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah di Lapangan Merdeka, Jumat (10/8) pagi dihadiri unsur Muspida.

Bagi para pelaku kejahatan, petugas tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas. “Apalagi sudah sampai mengancam keselamatan personil kami,” tegasnya.

Selain itu, sambung Kapolda, juga disiagakan Satuan Lalu Lintas dengan tujuan angka kecelakaan tahun ini harus turun dibanding tahun lalu.

Sementara bagi pemudik yang memanfaatkan jasa kereta api, pihaknya juga menyiagakan personil Brimob bersenjata di stasiun dan gerbong.

Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), Kapolda juga menegaskan, setiap pengemudi kendaraan akan dilakukan tes urin atau tes darah sebelum menjalankan kendaraannya.

“Jika hasil pemeriksaan urin positif atau darahnya kurang bagus, maka harus diganti pengemudi lain. Tindakan ini juga upaya memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Disinggung jumlah personil yang dilibatkan dalam Ops ini, Kapolda menyatakan, pihaknya mengerahkan 3.388 orang dari seluruh satuan. Di samping itu juga dibantu TNI, Dishub, Pramuka dan ormas lain.

Saat itu, Kapolda juga menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan TNI, Polisi dan Dishub.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam pidatonya dibacakan Kapolda Sumut berharap, melalui gelar Ops masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. Sebab, mudik Lebaran merupakan agenda tahunan dan dapat berimplikasi meningkatnya aktifitas masyarakat.

“Berbagai kegiatan atau mobilitas manusia dan barang dalam jumlah besar bergerak dalam waktu bersamaan, berdampak peningkatan potensi gangguan Kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas yang harus dikelola dengan baik,” katanya.

Disebutkan, tahun lalu, masyarakat yang mudik menggunakan angkutan darat mencapai 5,6 juta jiwa, pengguna angkutan sungai danau dan pelabuhan 3,4 juta jiwa, angkutan udara 3,4 juta jiwa dan kendaraan lain 1,5 juta.

Situasi ini, sambungnya, juga berpotensi meningkatkan gangguan Kamtibmas, seperti kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian menggunakan senjata api (senpi), pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan beberapa kejahatan lain yang meresahkan.

Perlu mendapat perhatian ekstra, lanjutnya, aksi anarkisme dan potensi terorisme juga menjadi ancaman serius bagi kami, sebab beberapa tersangka masuk dapat daftar pencarian orang (DPO), katanya. (hen.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih Seminggu Pohon Tumbang Tertahan Kabel PLN di Samping Gedung Disperindag Madina

    Lebih Seminggu Pohon Tumbang Tertahan Kabel PLN di Samping Gedung Disperindag Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pohon jati yang tumbang di pekarangan gedung Dinas Perindustrian Perdagangan Mandailing Natal (Madina), Sumut, sudah mengkhawatirkan. Meski telah tumbang sejak sekira 10 hari lalu, namun belum ditangani pemkab. Pohon yang tumbang itu masih tergelayut di udara karena tertahan kabel listrik dan tiang PLN yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan kabel terputus. Bahaya lain […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Beberapa tonggak sastra yang berkembang di kolonial tersebut patut dicatat periode-periode pertumbuhan sastra berikut: Willem Iskander (1840-1876). Ia menulis dalam bahasa Mandailing yang amat imajinatif terutama karena dipengaruhi kemampuannya yang tinggi dalam penguasaan bahasa Melayu. Karya-karyanya dipublikasikan secara luas setelah kematiannya, antara lain: “Hendrik Nadenggan Roa, Sada Boekoe Basaon ni Dakdanak.” […]

  • LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Mandailing Natal (Madina) di rapat rapat paripurna DPRD, Senin (9/6/2014) hingga pukul  12.21 WIB belum juga dibuka.   Sejatinya jadwal pembukaan pukul 9.00 WIB, tetapi satu pun anggota DPRD Madina belum ada yang nongol di ruang paripurna, sementara pihak eksekutif sejak jam 9.00 sudah hadir. […]

  • Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUNGGAL – Roni, pelaku pemerasan dan penganiayaan loper koran Tribun-Medan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Sunggal Medan. Roni diduga memalak dan menganiaya loper koran Tribun-Medan, Dapot Panjaitan. Ia menyundut pipi korban dengan api rokok.(*) Sumber : Tribun medan

  • Bupati Madina Harus Tinggalkan Sikap Individual

    Bupati Madina Harus Tinggalkan Sikap Individual

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan hasan Nasution dihimbau merubah gaya kepemimpinan dari individual menjadi kolektifitas. Himbauan itu disuarakan tokoh Mandailing Natal (Madina), Irwan Hamdani Daulay,S.Pd menyikapi berbagai kondisi Madina saat ini, terutama berlanjutnya penanganan hukum kasus dugaan penipuan uang oleh bupati Madina Dahlan Hasan Nasutuion kepada keluarga H. Tajuddin Pardosi. “Sepertinya pak Dahlan […]

  • Tak Berkategori

    Kapolres Mojokerto Dipanggil Kapolda Soal Briptu Rani

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, – Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho dipanggil Polda Jatim menyusul pemberitaan anak buahnya Briptu Rani Indah yang kian ramai di media massa. Kapolres ini setidaknya harus menyampaikan perkembangan Rani kepada Kapolda Jatim. Briptu Rani sendiri saat ini berstatus DPO Polres Mojokerto. Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati menyatakan bahwa jika Kapolres […]

expand_less