Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4).

Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina di Panyabungan, Kamis (16/4) yang berjarak sekitar 90 km dari Natal.

Tak jua mendapat jawaban memadai dari Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina Syamsir dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyebabkan pengunjukrasa tak mau menghentikan aksinya hingga menginap di lokasi aksi.

Pada Jum’at pagi, (17/4) pengunjukrasa bergerak dari lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina menuju kantor bupati Madina berjarak sekitar 1 kilo meter.

Mereka berorasi di halaman kantor bupati sejak pagi menyampaikan tuntutan. Namun, hingga menjelang solat Jum’at, pengunjukrasa belum diterima oleh bupati atau pejabat berkompeten di pemkab Madina.

Pada aksi hari Kamis, Bupati Madina sempat mendatangi pengunjukrasa di lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Saat itu bupati menyatakan kepada pengunjukrasa bahwa Pemkab Madina akan secepatnya menindaklanjuti masalah yang dituntutkan pengunjukrasa.

"Saya berharap karyawan PT RMM pulang ke rumah. Masalah ini, kami yang akan tanggung jawab untuk menyelesaikannya," katanya.

Sedangkan Kepala Dinas di kesempatan itu juga menyatakan Pemkab Madina akan menindaklanjuti persoalan perusahaan dengan karyawan.

Samsir juga sempat menyatakan bahwa ia tidak pernah meminta dan menerima uang dari PT RMM.

Poin-poin tuntutan pengunjukrasa silahkan membuka http://www.mandailingonline.com/merasa-hak-hak-dikangkangi-karyawan-pt-rmm-unjukrasa/

 

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan : Panusunan Nasution – dari Tambangan Tiga Desa di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) bisa dikatakan desa yang minim perhatian pemerintah daerah. Ketiga desa itu berada di bagian ujung kawasan seberang Tambangan, yakni  Desa Rao-Rao Dolok, Rao-Rao Lombang dan Desa Panjaringan. Pantauan Mandailing Online, Selasa (17/11/2020) akses jalan dari perbatasan Desa Tambangan Pasoman menuju […]

  • Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    REVITALISASI KEBUDAYAAN MANDAILING Bila kita cermati eksistensi kelompok etnik Mandailing sebagai bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari Bangsa Indonesia, semenjak proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga pada masa sekarang ini boleh dikatakan sangat sedikit sekali national event yang dilaksanakan untuk membicarakan dan sekaligus mengangkat eksistensi kebudayaan Mandailing. Upaya yang demikian itu dipandang […]

  • Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mendesak Pemkab Madina untuk melakukan langkah-langkah bagi percepatan pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan. Itu dikatakan Fahrizal terkait progres pembangunan ulang komplek Pasar Baru Panyabungan yang belum memperlihatkan kemajuan signifikan pasca kebakaran Maret lalu. Menurutnya, jika pembangunan pasar ini masih menghadapi kendala sumber dana dari […]

  • Istri Moeldoko Kunjungi Kampoeng Kaos

    Istri Moeldoko Kunjungi Kampoeng Kaos

    • calendar_month Senin, 9 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Istri Kepala Staf Presiden RI, Moeldoko, Ny Koesni Harningsih mengunjungi Kampoeng Kaos Madina, Senin (9/12/2019). Ny Koesni Harningsih didampingi Ny. Ika Desika, istri Dahlan Hasan Nasution (bupati Madina) ke base camp Kampoeng Kaos Madina di Sipolu-polu, Panyabungan, Madina. Rombongan disambut Direktur Utama Kampeng Kaos Madina, Wildan Sorimuda Daulay. Dalam […]

  • Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terus berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu juga berkaitan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkecil kesenjangan antar wilayah dan mendekatkan pelayanan pemerintah itu sendiri kepada masyarakatnya. “Saya menegaskan hal ini di Kecamatan Batahan di hari kedua kunjungan kerja di […]

  • Pembangkit Panas Bumi Inlander

    Pembangkit Panas Bumi Inlander

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2006, di Mataloko, NTT, muncul semburan lumpur dari perusahaan panas bumi di kawasan itu. Lubang semburan itu kemudian ditutup dengan 200 truk batu dan 150 truk semen. Berhentikah? Ya. Tapi semburan baru muncul di berbagai titik seluas 5 hektar. Perusahaan kalah cepat dengan meluasnya semburan, karena alam jauh lebih dahsyat dari kemampuan hitungan manusia. […]

expand_less