Selasa, 19 Mei 2026
light_mode

Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4).

Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina di Panyabungan, Kamis (16/4) yang berjarak sekitar 90 km dari Natal.

Tak jua mendapat jawaban memadai dari Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina Syamsir dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyebabkan pengunjukrasa tak mau menghentikan aksinya hingga menginap di lokasi aksi.

Pada Jum’at pagi, (17/4) pengunjukrasa bergerak dari lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina menuju kantor bupati Madina berjarak sekitar 1 kilo meter.

Mereka berorasi di halaman kantor bupati sejak pagi menyampaikan tuntutan. Namun, hingga menjelang solat Jum’at, pengunjukrasa belum diterima oleh bupati atau pejabat berkompeten di pemkab Madina.

Pada aksi hari Kamis, Bupati Madina sempat mendatangi pengunjukrasa di lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Saat itu bupati menyatakan kepada pengunjukrasa bahwa Pemkab Madina akan secepatnya menindaklanjuti masalah yang dituntutkan pengunjukrasa.

"Saya berharap karyawan PT RMM pulang ke rumah. Masalah ini, kami yang akan tanggung jawab untuk menyelesaikannya," katanya.

Sedangkan Kepala Dinas di kesempatan itu juga menyatakan Pemkab Madina akan menindaklanjuti persoalan perusahaan dengan karyawan.

Samsir juga sempat menyatakan bahwa ia tidak pernah meminta dan menerima uang dari PT RMM.

Poin-poin tuntutan pengunjukrasa silahkan membuka http://www.mandailingonline.com/merasa-hak-hak-dikangkangi-karyawan-pt-rmm-unjukrasa/

 

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kota Medan menduduki urutan keempat terbanyak kasus kekerasan terhadap anak setelah Jakarta, Makassar dan Jawa Barat, terhadap kekerasan seksual yang dialami anak. “Data yang kita peroleh dan di upgrade setiap tahunnya terdapat dari 21 juta anak di Indonesia, Medan menduduki peringkat keempat kasus kekerasan seksual. Dimana sekitar 62 persennya kasus kekerasan seksual itu dilakukan […]

  • Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pihak RSU Panyabungan memacu kelengkapan alat-alat kesehatan sebagai merupakan prioritas utama di bidang sarana dan prasarana. Karena alat-alat  kesehatan merupakan investasi  terbesar yang nilainya sangat tinggi  dan kemudian perlu menjadi perhatian khusus karena berhubungan langsung dengan pelayanan pasien.  Sehingga  keakurasiannya juga harus terjaga, dan nantinya  user dan pasien dalam melaksanakan […]

  • Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rumor hujan es yang terjadi di desa Tarutung Panjang, Kecamatan Naga Juang pada Jumat (26/7/2013) lalu tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. “Ada memang butiran yang beku, tapi hanya sedikit diatara butiran hujan. Setelah jatuh ke tanah lalu cair beberapa detik kemudian,” ungkap Nainggolan seorang warga menjawab wartawan, Sabtu (27/7/2013). “Memang […]

  • Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pementasan drama “Si Naknun” karya budayawan Askolani Nasution, Senin lalu menuai kesuksesan yang luar biasa. Bagi yang tidak hadir di pementasan ini, akan berkesempatan menontonya di kanal YouTube, kemungkinan tayang dalam beberapa hari lagi. Kesukesan ini bahkan melampaui keberhasilan drama “Multatuli” yang juga digarap Askolani sekitar 2 tahun lalu di Taman Raja Batu. Diadaptasi dari […]

  • Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Omnibus Law diharapkan membawa perubahan bagi dunia usaha secara nasional, khususnya di Sumatera Utara. Harapan itu diutarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara, di Jakarta di sela Kick of Meeting Satuan Tugas Bersama Pemerintah dan Kadin Untuk Konsultasi Publik Omnibus Law, Jum’at (6/12/2019). Di Kick […]

  • Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan sertifikat tanah yang diterima seribuan masyarakat memiliki sisi peluang positif. Salah satu peluang itu adalah mendorong penguatan ekonomi warga. “Sertifikat tanah ini juga bernilai guna sebagai modal untuk membuka usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Atika pada pidato penyerahan 1.000 sertifikat tanah untuk […]

expand_less