Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

Tiga Zaman yang Masih Hidup di Kota Pinang

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Di Kota Pinang hari ini, tiga zaman hidup berdampingan.

Di satu sisi berdiri Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, tempat kebijakan pembangunan dirumuskan dan masa depan daerah diperdebatkan.

Di sisi lain, Sultan Kotapinang XIV masih menjalankan peran adat sebagai penjaga warisan budaya Melayu yang telah berumur ratusan tahun.

Dan tidak jauh dari sana, puing-puing Istana Bahran menjadi saksi bisu bahwa sebelum republik hadir, kawasan ini pernah menjadi pusat kekuasaan yang disegani di jalur Sungai Barumun.

Tiga titik itu sesungguhnya menggambarkan wajah Labuhanbatu Selatan hari ini.

Modern, tetapi masih menyimpan jejak sejarah yang panjang.

Dalam beberapa kegiatan resmi daerah, publik dapat melihat Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, hadir bersama tokoh-tokoh adat Melayu Kotapinang. Di lingkungan adat sendiri, sosok yang dinobatkan sebagai Sultan Kotapinang XIV adalah Tuanku Sultan Irvan Bahran Ma’moer Perkasa Alamsyah I pada 14 Januari 2024 sebagai penerus simbolik Kesultanan Kotapinang yang kini berfungsi sebagai institusi adat dan budaya (Muhammad Yusup Nasution, Merdeka News, 14 Januari 2024).

Pemandangan itu mungkin tampak biasa.

Tetapi bagi mereka yang memahami sejarah kawasan Barumun hingga Mandailing, pertemuan tersebut menyimpan makna yang lebih panjang daripada sekadar agenda protokoler.

Karena yang sedang bertemu bukan hanya pejabat dan tokoh adat.

Yang sedang berjumpa adalah dua sumber legitimasi yang berbeda usia.
Negara modern. Dan memori sejarah.

Sebagai ibu kota kabupaten, Kota Pinang berkembang sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi Labuhanbatu Selatan.

Perkebunan sawit masih menjadi tulang punggung utama perekonomian masyarakat. Struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perkebunan, sementara perdagangan dan jasa tumbuh mengikuti denyut ekonomi komoditas tersebut (BPS Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Selatan Dalam Angka 2025).

Di warung-warung kopi, pembicaraan warga tidak jauh dari harga tandan buah segar, kondisi jalan, peluang kerja anak muda, dan masa depan investasi.

Labusel mungkin tidak seramai Medan.
Tidak segaduh daerah-daerah yang sedang diramaikan kontestasi politik.
Tetapi justru di situlah menariknya.
Daerah ini sedang bergerak tanpa banyak suara.

Yang sering luput dibaca adalah bahwa Labusel tidak hanya digerakkan oleh birokrasi dan ekonomi.

Ada satu poros lain yang tetap hidup.
Budaya.

Dan simbol terkuatnya adalah Kesultanan Kotapinang.

Secara formal, Sultan Kotapinang tidak memiliki kewenangan pemerintahan.
Kesultanan telah melebur ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia pasca Revolusi Sosial Sumatera Timur tahun 1946.

Namun secara budaya, keberadaan institusi adat tetap memiliki arti penting bagi masyarakat Melayu setempat (Anthony Reid, The Blood of the People: Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra, 1979).

Karena itu, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan lembaga adat sering dibaca sebagai upaya menjaga kesinambungan identitas daerah di tengah perubahan zaman.

Labusel hari ini bukan kerajaan.
Tetapi ia juga bukan daerah yang kehilangan ingatan sejarahnya. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara menyerahkan buku LKPj Tahun Anggaran 2010 kepada Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari di Ruang Rapat Paripurna DPRD Madina, Panyabungan, Jumat (29/04/2011). (Ist) Sumber ; Beritasumut

  • Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di halaman Mako Polres, Selasa (5/7) pagi. Turut hadir, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Plus, Alim Ulama beserta Pimpinan OPD Pemkab Madina. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengucapkan selamat HUT […]

  • Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Puluhan polisi berpakaian lengkap menyisir Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapsel, Senin (23/12) pukul 15.00 WIB. Di bawah guyuran hujan, petugas mengamankan 62 warga dari desa itu. Warga yang ditangkap, diduga terlibat pembakaran 10 rumah di Dusun Adian Goti. Seperti yang dilansir harian METRO sekitar pukul 10.00 WIB ada seratusan warga […]

  • Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    Pemkab Madina Akui M3 Ambil Kayu

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal, Drs. Mara Ondak Harahap mengakui PT. Madina Madani Mining (M3) melakukan pemanfaatan kayu sebanyak 46,5000 meter kubik untuk bangunan barak karyawan sebanyak yang terdiri dari 15 unit barak karyawan. PT. Madina Madani Mining adalah perusahaan yang berinvestasi di sektor pertambangan emas di Madina pada […]

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

  • Alumni Musthafawiyah Purba Baru Dukungan Paslon SAHATA

    Alumni Musthafawiyah Purba Baru Dukungan Paslon SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dukungan untuk kemenangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus mengalir. Kali ini tekad memenangkan SAHATA ditegaskan oleh para alumni Ponpes Musthafawiyah Purba Baru yang berdomisi di Kecamatan Siabu dan Kecamatan Bukitmalintang. Mereka menyatakan […]

expand_less