Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Antisipasi Perkembangan LGBT, Kemenag Madina Surati Seluruh Pesantren

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
  • print Cetak
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, Muksin Batubara

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, Muksin Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Homoseks, biseks dan mengganti kelamin merupakan perbuatan yang sangat dimurkai Allah tuhan pencipta manusia.

Penyimpangan prilaku seks yang popular dengan sebutan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) juga dikhawatirkan akan mendatangkan azab seperti yang terjadi di era Nabi Nuh As.

Allah telah menciptkan manusia berpasang-pasangan. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan. Pernikahan tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga sakinah dan mengembangkan keturunan umat manusia yang bemartabat.

Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah menghasilkan keturunan, dan mengancam kepunahan generasi manusia. Perkawinan sesama jenis semata-mata untuk menyalurkan kepuasan nafsu hewani

Berdasar itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Muksin Batubara telah menyurati seluruh pimpinan pondok pesantren yang intinya meminta agar mengantisipasi dan mencegah masuk dan berkembangnya gerakan kelompok LGBT di lingkungan pondok pesantren.

Kepada wartawan, Rabu (3/3) Muksin Batubara mengatakan, surat itu menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dalam rangka mencegah dan mengantisipasi perkembangan LGBT di lingkungan pondok pesantren.

“Dalam surat  itu kita minta pimpinan pondok pesantren di Mandailing Natal  melakukan langkah-langkah pembinaan, sosialisasi tentang bahaya prilaku LGBT, pengawasan terhadap  santri di ponpes masing-masing secara berkala dan pemberian sanksi tegas terhadap santri yang terindikasi berprilaku LGBT diserta pendekatan yang sesuai dengan kaidah agama,” katanya.

“Dalam agama Islam, prilaku LGBT adalah dilarang, sebab Allah telah menciptkan manusia berpasang-pasangan. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan. Pernikahan tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga sakinah dan mengembangkan keturunan umat manusia yang bemartabat. Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah menghasilkan keturunan, dan mengancam kepunahan generasi manusia. Perkawinan sesama jenis semata-mata untuk menyalurkan kepuasan nafsu hewani,” ucapnya.

Ditambahkannya, LGBT dalam pandangan Islam  merupakan  prilaku yang  hina dan pelanggaran berat yang merusak harkat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah paling mulia.

Pada masa Nabi Luth, kaum homosek langsung mendapat siksa, berupa dibalikkan bumi dan dihujani batu panas dari langit.

Dalam Al Qur’an  Surat An-Naml ayat 54-55, ditegaskan, “Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan hina itu dan kalian memamerkannya?” (54). Mengapa kamu mendatangi laki-laki dengan nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh (55).

Dalam surah Ash-Syu’araa’ ayat 165 – 166 ditegaskan Allah, “Mengapa kamu mendatangi (menyukai) jenis lelaki di antara manusia (165), dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas(166)”.

Peliput: Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Sahri Ahmad KDT Harahap, Jum’at (4/1) mengakui pihaknya telah membayar 100 persen pada setiap paket proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2012. Pengakuan Sari Ahmad ini kontan mengejutkan, karena masih banyak proyek yang masih terbengkalai alias tidak selesai dikerjakan 100 persen hingga limit […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • H. Aswin Siap Hibahkan 70 Ha Lahan Kantor Gubernur Sumteng

    H. Aswin Siap Hibahkan 70 Ha Lahan Kantor Gubernur Sumteng

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Wacana lanjutan pendirian Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) terus bergulir. Pemekaran dari Sumatera Utara. Dan banyak pihak berharap agar ibukota Sumteng ditetapkan di Mandailing Natal (Madina). Bahkan Ketua Himpunan Keluarga Besar Mandailling (HIKMA) Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri menyatakan bersedia menghibahkan sekitar 70 hektar lahan di Madina untuk komplek perkantoran gubernur Sumatera […]

  • Kunjungan Gubsu di Madina Positif

    Kunjungan Gubsu di Madina Positif

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Eddy Rahmayadi di Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2023) sangat positif untuk daerah ini. Volume kehadiran Rahmayadi di Madina bukti perhatian besar gubernur pada kabupaten ini. “Mestinya kita berterima kasih Gubsu sering ke Madina itu bukti dia cinta Madina. Banyak hal peran Pemprovsu membangun Sumut di Madina,” […]

  • Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan tujuan dari kebijakan mengharuskan seluruh anak yang belum berusia 17 tahun untuk mempunyai kartu identitas semacam KTP. Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menyebut dengan istilah Kartu Identitas Anak (KIA). “Pertama, Kemendagri ingin mempunyai data valid mengenai jumlah penduduk, kami kategorikan penduduk dewasa yang sudah harus punya e-KTP dan anak-anak. Sehingga […]

  • Ratusan Warga Periksa Kesehatan Gratis

    Ratusan Warga Periksa Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Lebih dari 200 warga di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Balai Laboratorium Kesehatan (BLK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di Puskesmas Dano Marsabut dan Cabang Rutan Sipirok, Rabu (27/10). Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Sumut, DR Mazrul MKes, melalui pelaksanan lapangan, dr Nurhayati Munthe Sp Pk, kepada METRO, mengatakan, pemeriksaan kesehatan […]

expand_less