Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
  • print Cetak
APBD 2016 grafis

APBD 2016 grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius.

Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari saja.

Pengajuan oleh bupati di rapat paripurna dilakukan pada tanggal 23 Desember 2015 siang hari, lalu di hari yang sama masing-masing fraksi membacakan pandangan umum babak pertama. Lalu malam harinya bupati membacakan jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi tersebut.

Pada tanggal 28 dan 29 Desember dilakukan rapat komisi-komisi. Pada 30 dan 31 Desember rapat Badan Anggaran. Sedangkan pada tanggal 4 Januari 2016 agenda singkronisasi diduga gagal berlangsung karena anggota DPRD banyak yang tak hadir. Lalu pada tanggal 5 rapat paripurna pengesahan APBD.

“Waktu yang sesingkat itu mustahil para anggota DPRD secara cermat dan detail melakukan pembahasan dan kajian-kajian yang konprehensif terhadap mata-mata anggaran yang sebesar 1,5 triliun,” kata Abdul Saman, warga Panyabungan, Rabu (6/1).

“Konon pula sebanyak 56 instansi sebagai pemakai anggaran. Di tiap instansi bukan satu dua saja mata anggaran atau program. Bagaimana membahasnya dalam waktu singkat,” ujarnya.

Menurutnya, satu instansi semisal Dinas Pendidikan yang mendapat alokasi lebih dari setegah triliun tak mungkin terbahas secara konprehensif dalam tiga hari. Tetapi jika pembahasannya “ecek-ecek” bisa jadi sesingkat mungkin selesai.

“Kita berharap uang negara yang nota bene uang rakyat yang sebanyak itu jangan menjadi sia-sia, tak banyak berdampak manfaat bagi daerah dan rakyat,” imbuhnya.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Sosialisasi Bahaya Merkuri

    Polres Madina Sosialisasi Bahaya Merkuri

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Polres Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan tokoh agama sepakat memberikan sosialisasi bahaya merkuri (air raksa-red) terhadap kesehatan manusia dalam jangka pendek dan panjang baik terhadap warga yang bersentuha, galundung, air raksa, kuik, aula mapolres madina, hutabargot, kota panyabungann langsung juga dengan warga yang menghirup udara. Termasuk bahayanya terhadap mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi dengan merkuri […]

  • Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Dalam Negeri telah memahami data covid-19 di Madina sebagai akibat kelalaian input data. Meski begitu, menganulir Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terlanjur terbit tidak dapat serta merta dilakukan di tengah jalan mengingat siklus terbit Inmendagri hanya dapat dilakukan sekali dalam dua minggu. “Perkembangannya, saya tadi bertelefon dengan Dirjen Bina […]

  • Anggaran Puluhan Miliar, Mimpi RSUD Panyabungan Jadi RS Rujukan Dipertanyakan

    Anggaran Puluhan Miliar, Mimpi RSUD Panyabungan Jadi RS Rujukan Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN | Mandailing Online – RSUD Panyabungan menganggarkan Rp15,92 miliar dari dana BLUD 2026 untuk obat, bahan medis habis pakai, dan kimia. Tapi di saat bersamaan, pengelolaan sampah rumah sakit itu amburadul. TPS jorok, limbah medis meluber, dinding kotor bekas tangan. Kondisi ini kontras dengan ambisi RSUD Panyabungan jadi rumah sakit rujukan regional Madina. Sebab […]

  • Harga Kakao Melorot

    Harga Kakao Melorot

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak pemberlakuan regulasi baru bea keluar terhadap komidi kakao oleh pemerintah, petani di Madina (Mandailing Natal) ikut terpuruk. Soalnya, harga biji kako kering sejak selasa (16/4/2013) sudah berada di level 15.000 per kilo gram di tingkat pedagang pengumpul. Tiga minggu sebelumnya harga masih bertengger di kisaran 20.000 per kilo gram. Darwin […]

  • Waspada! LGBT Makin Eksis

    Waspada! LGBT Makin Eksis

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Beberapa hari terakhir dunia maya tengah dihebohkan dengan berita tentang diundangnya pasangan gay oleh Deddy Corbuzier diacara podcast YouTube-nya. Dilansir dari Sindo News.com (Minggu, 08/05/22). Ragil Mahardika dan Frederik Vollert adalah pasangan gay yang saat ini tinggal di Jerman. Dalam video yang berdurasi sekitar satu jam tersebut, Deddy Corbuzier banyak membahas seputar […]

  • TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    TKW Asal Batubara Diterlantarkan di Malaysia

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tenaga kerja wanita asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Nurmadaniyah (16) mengaku ditelantarkan di Malaysia, meski telah empat bulan berada di negara itu. Pengakuan tersebut disampaikan orang tua kandung Nurmadaniyah, Effendi penduduk Dusun 7 Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, di Medan, Senin 29 November 2010. Sebenarnya, kata Effendi, cukup banyak masalah dengan keberangkatan […]

expand_less