Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

ATAS NAMA GALUNDUNG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak


Ada banyak kata ternyata yang mati, zaman melupakannya. Tapi ada juga banyak kata yang kembali terpilih, karena zaman tak melupakannya. Sebutlah “galundung” sebuah idiom yang tiba-tiba meneror pola perhatian kita. Ia bukan sekedar alat pemecah batu. Kalau hanya itu, ia tidak akan lebih hebat dari palu, martil, “indalu” atau “batu panggilingan”, meskipun dalam konteks fungsi yang sama. “Galundung” berwibawa karena konteks sosialnya. Ia adalah kata bagi pertanda “harapan” atau lebih tepat “impian.” Impian bahwa dengan galundung nasib kita akan berubah hari ini. Dan kita suka mimpi itu, karena dalam mimpi gairah kita dibangunkan. Sama dengan judi, kita suka bukan karena permainnya, tetapi pada impian selama proses judi, bahwa dalam beberapa detik kita akan bermetamorfosa menjadi “Sutan” atau selamanya “Setan.”
Begitulah semua impian! Tentu saja! Siapa yang tak suka keajaiban! Tuhan memang pemilik segala nasib, tetapi impian kita yakini dapat membuat nasib berubah (dengan atau tanpa restu pemiliknya, siapa yang masih peduli).
Aha, besok kita bangun langsung menjadi orang kaya. Hari ini adalah akhir dari kekumalan, akhir dari kemiskinan, keterpurukan, akhir dari seseorang yang tak dianggap, seseorang yang selalu menelan air liur dan menahan emosi setiap kali kita sebagai rakyat dicorengi.
Galundung dan logam mulia yang diberinya adalah awal dari kehidupan kita sebagai rakyat akan diakhiri. Kita lahir menjadi seseorang: suaranya bukan hanya pelengkap pilkada. Ucapan kita bisa menjadi hukum, karena kita lah pemilik baru ruang keadilan. Bukan hanya suara hakim yang bisa kita beli, bahkan juga suara keadilan.
Betapa enak menjadi pemilik nilai. Betapa enak menjadi sumber inspirasi bagi orang miskin, karena setelah ini, orang miskin akan ingin menjadi seperti saya juga! Karena itu, dalam lobang yang berpuluh-puluh meter, dalam keyakinan bahwa semakin dalam semakin dekat ke ajal dan semakin bergantung kita kepada keajaiban Tuhan, dalam keyakinan akan ada karunia bergumpal-gumpal emas, dalam keyakinan bahwa tak mungkin Tuhan tidak memberi kita limpahan rezeki seperti yang diberikannya kepada penggali lain (bukankah Tuhan tak mungkin dendam kepada kita?), dan dalam berbagai impian lain, sekalipun dengan mempertaruhkan nyawa kita! Nyawa, ah siapa yang peduli. Enak mati muda, begitu kata Soe Hok Gie, tokoh muda yang senantiasa mengilhami para penggagas perubahan. Kita tak ingin mati sia-sia, karena itu kita pertaruhkan segalanya untuk satu dua lubang yang kita impikan akan segera mengubah hidup kita!
Oleh : Askolani Humas DPRD Kabupaten Mandailing Natal

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014. (Sumber : http://www.madina.go.id/pengumuman-peserta-ujian-dan-jadwa…/) untuk nama peseta clik : http://www.madina.go.id/…/Jadwal-Ujian-TKB-Test-Kompetensi-…

  • Kemuliaan Bulan Rajab

    Kemuliaan Bulan Rajab

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Allah SWT telah menetapkan empat bulan utama sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Di dalam bulan-bulan tersebut Allah SWT menetapkan kemuliaan dan kehormatan yang wajib dijaga. Allah SWT berfirman: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ […]

  • Wakil Bupati Madina, saat menerima tuntutan mahasiswa AMBM saat unjuk rasa. Kamis (20/10)

    Atika Jelaskan Soal Kewenangan Pemerintah Daerah dan Tim Investigasi PT SMGP

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Sahrul Ramadhan Harahap
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MANDAILING ONLINE) – Dalam sistem negara ini  Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah masing-masing memiliki kewenangan. Oleh karena itu, persoalan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) tak tepat bertumpu ke Pemerintah Daerah. Proyek PLTP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), adalah proyek strategis nasional. Kewenangan menutup dan […]

  • Oknum Anggota DPRD Gelapkan Sepeda Motor

    Oknum Anggota DPRD Gelapkan Sepeda Motor

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Franky Manullang, anggota Komisi III DPRD Siantar, dilaporkan oleh Boy Manto Saragih (19), warga Jalan Pelekat, Kelurahan Bane, Jumat (27/9). Mengenai laporan tersebut, Franky Manulang mengatakan, Jumat (19/7) lalu dia sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. Terkait laporan Boy, saat dihubungi melalui ponselnya, Franky mengatakan tanggal yang disebutkan Boy saat membawa sepedamotornya, dia […]

  • Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Seorang anak yang masih kelas V SD meninggal dunia digilas truk di Jalan Lintas Sumatera titik Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Senin (16/1/2016). Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.00 Wib itu bermula ketika mobil truk cold diesel datang dari arah Padang Sidimpuan menuju Panyabungan menabrak […]

  • Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

    Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Perjalananku menuju Islam cukup berbelit. Namun pada akhirnya, itu membawaku pada penantian kasih sayang Allah,” ujar Don Trammell, memulai kisahnya menuju hidayah. Perjalanan Don hingga memeluk Islam membutuhkan waktu yang tak singkat. Prosesnya cukup panjang dengan awal mula ketika ia bertugas ke Kairo di Mesir. Di sana pula Don mendapat banyak teman muslim yang membantunya […]

expand_less