Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Atika dan Harapan New Normal Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin.MFin

Catatan : Dahlan Batubara

Akhirnya semua segmen kelelahan di dalam kungkungan Covid-19.

Persoalan virus Corona menimbulkan malapetaka ekonomi dan sosial.

Kevakuman ekonomi, kemandegan distribusi, industri melambat, PHK, pengagguran massal, daya beli merosot menjadi hantu nyata di tiap kawasan.

Kelelahan itu memunculkan kesadaran baru untuk mensiasati tatanan dunia baru atau lebih populer New Normal.

New Normal ini dipromosikan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang diperkuat WHO.

Konsep New Normal ini memungkinkan setiap negara atau daerah di dalam suatu negara mengimplementasikan kebijakan kebijakan yang merangsang tumbuhnya kembali perekonomian yang sempat vakum akibat Covid-19 namun tetap menerapkan protokol pencegahan sebaran virus Corona.

Terbaru, pemerintah Indonesia mengizinkan mereka yang berusia di bawah 45 tahun untuk kembali beraktivitas di luar rumah. Sekolah juga diproyeksikan dibuka kembali pada Juli mendatang.

Di sisi lain, virus masih tersebar luas di tengah masyarakat, penularan berlangsung dengan mudah dan cepat, sementara vaksin belum juga ditemukan.

Di sinilah, pola hidup normal baru atau new normal akan diimplementasikan.

Hidup tidak bisa seterusnya dalam pembatasan yang terlalu ketat, karena banyak hal yang terdampak.

Masyarakat diperbolehkan kembali beraktivitas dengan tetap menaati aturan kesehatan yang berlaku.

“Artinya sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” kata Jokowi, seperti diberitakan Kompas.com, 7 Mei 2020.

KURVA EKONOMI

Mengutip hasil riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yang memprediksi kegiatan ekonomi bisa kembali berjalan pada Juni, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman mengungkapkan terhentinya kegiatan terlalu lama membuat dampak berat bagi ekonomi.

“Prinsipnya setuju (hasil riset Denny JA), agar perekonomian bisa mulai jalan lagi. Karena sekarang semua kena dampak dan akan berat buat Indonesia kalau terlalu lama berhenti,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, dikutip Senin (18/5).

Adhi sepakat dengan riset tersebut bahwa pembukaan aktivitas ekonomi dimulai pada daerah yang menunjukkan kurva melandai.

“Daerah yang mulai membaik prediksi saya bisa Juni dibuka,” imbuhnya.

Di sisi lain, Menteri Perekonomian
Airlangga Hartarto, dalam keterangan resmi, Senin (18/5) mengatakan pemerintah akan melihat kesiapan sektor publik masing-masing kementerian atau lembaga (K/L), tingkat kedisiplinan masyarakat, berikut respons publik terhadap cara bekerja dan bersosial pada new normal.

Tingkat kesiapan terhadap situasi nasional akibat pandemi akan terbagi dalam lima level.

Rinciannya, level pertama masih kritis (belum siap), level kedua parah (belum siap), level ketiga substansial (mulai siap sebagian), level keempat moderat (siap lebih banyak) dan level kelima rendah (siap semua).

KESIAPAN DAERAH

Dari semua itu, kesiapan Daerah mutlak diperhatikan. Sebab, bagaimana pun juga Daerah adalah bagian dari rangkaian sel suatu negara.

Lantas bagaimana harapan kesiapan Kabupaten Mandailing Natal? Apakah siap mengimplementasikan New Normal ini dalam menormalkan kembali ekonominya?

Melihat kebijakan kebijakan ekonomi oleh Pemkab Madina selama ini, optimisme masih sulit diharapkan. Itu bisa dilihat dari postur APBD selama ini kurang tajam kepada penguaatan ekonomi terutama sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa, industri kecil yang menjadi andalan mayoritas rakyat Madina.

Untuk itu, berhubung tahun ini merupakan tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) maka Madina membutuhkan figur pimpinan yang memiliki political will serta memiliki visi yang kuat di sektor ekonomi plus memiliki kapasitas penguasaan makro dan mikro ekonomi.

Dari sekian figur yang muncul, Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin.MFin merupakan sosok yang memiliki kriteria itu.

Atika saat berdialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan

Gadis dari Kotanopan, Madina yang menjadi kandidat wakil bupati Madina mendampingi kandidat bupati HM Jakfar Sukhairi Nasution ini selain memiliki kapasitas intelektual mumpuni juga telah memperlihatkan kemauan politiknya yang kuat terhadap ekonomi kerakyatan.

Dalam berbagai dialog dengan berbagai komponen termasuk di hadapan wartawan, Atika banyak mencuatkan poin poin penting menghidupkan sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa, industri kecil hingga perdagangan.

Pandangan pandangan dan sikap politiknya itu menjadi hidup mengingat latar master financial-nya dari University of New South Wales, Australia.

Atika meninjau perkebunan pepaya Calina, mendalami kendala dan peluang yang dihadapi petani

Dan itu diperkuat oleh karakternya dari tiga sisi penting. Pertama, sisi dunia perdagangan dari ayahnya H. Khoiruddin Nasution (Oji Khoir) seorang saudagar tangguh dari Mandailing.

Kedua, sisi eleganitas, etos kerja, kemandirian dan kekuatan komitmen yang merupakan karakter orang Australia yang sedikit banyanya memengaruhi sisi sikap Atika.

Ketiga, sisi milenial, dimana Atika adalah perempuan milenial yang tentu memiliki karakter gesit dan kemauan kuat dalam melakukan terobosan terobosan penting.

Diharapkan kelak dia akan melahirkan kebijakan kebijakan yang tajam dalam merangsang pertumbuhan sektor sektor ekonomi ril masyarakat. Semoga.***

Penulis adalah Pimred Mandailing Online/Pimred Madina Bisnis.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pangkalpinang – Oknum polisi daerah (Polda) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Bripda Tj, yang melakukan penganiayaan terhadap pacarnya, Ma, saat ini masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan. “Bripda Tj saat ini masih menjalani proses hukum yang ditangani Dit Reskrim Polda Babel,” kata Kapolda Babel, Brigjen Pol M.Rum Murkal, di Pangkalpinang, Minggu. Ia menjelaskan, selain masih menjalani pemeriksaan, […]

  • Program Kompor Induksi Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah?

    Program Kompor Induksi Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah?

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Fani Ratu Rahmani Aktivis Dakwah dan Penulis tinggal di Balikpapan Kompor listrik menjadi andalan baru untuk perlengkapan di dapur, karena dari segi keamanan penggunaan kompor listrik ini relatif lebih aman dibandingkan kompor minyak ataupun kompor gas. Di sisi lainnya, kompor listrik dianggap sebagai alternatif untuk menghindari eksplorasi berlebihan pada minyak. Kompor listrik sebenarnya […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 38)

    MARSIDAO-DAO (episode 38)

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Muli tingon sikola, na mangan gomos ma Si Poso i bagas. Sidung marsalin pakeanna, idokonsa tu inangna nangkan kehe paijur arambir dohot udana Si Mulhan. “Bo, andigan langa marsuo ho dohot uda Mulhan mu,” ning inangna sian gulungan i pantar tonga i. “Tuari, Umak. Iontang uda au paijur arambir […]

  • DCS dapil 2 Nasdem Madina

    DCS dapil 2 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Nasdem Madina

  • Putri Sayak

    Putri Sayak

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Putri Raja Pulungan Yang Hilang di Lumban Huayan   Dituturkan : Patuan Kumala Pandapotan BGS/Ditulis : Saifuddin Lubis   Lumban Huayan, sekitar 4 Km dari Kelurahan Sayurmatinggi Tapanuli Selatan ke-arah Tano Tombangan pada abad ke-17 lalu adalah sebuah pusat kerajaan yang dipimpin oleh Raja Pulungan. Rajanya terkenal arif dan bijaksana, rakyatnya hidup rukun dan […]

  • Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Sarina br Sianipar alias Omek (47), istri mantan Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Pematangsiantar, almarhum Dohar Sidabutar, ditangkap Sat Narkoba Polres setempat, Selasa malam 10 Mei 201, saat menggelar pesta sabu-sabu di rumahnya Jalan Narumonda bawah, Kelurahan Kebun Sayur Kecamatan Siantar Timur. Selain itu, juga diamankan lima orang […]

expand_less