Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Badko HMI Sumut : Madina Paling Bermasalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara, Anggi Ramadhan Harahap menilai dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai paling bermasalah.

Demikian disampaikan Anggi Ramadhan kepada wartawan melalui telefon seluler menanggapi kondisi Kabupaten Mandailing Natal saat ini dibawah kepemimpinan Plt. Bupati Dahlan Hasan Nasution, Selasa (7/10/2014).

Menurutnya,  atas segala pemberitaan belakangan ini, terutama dalam penyelenggaraan kesejahteraan rakyat yang meliputi berbagai sektor.

Hasil Monitoring yang dilakukan oleh Badko HMI sendiri baru-baru ini pun menemukan banyaknya persoalan di Madina selama ini yang merupakan cerminan kegagalan dari pemerintahan Hidayat-Dahlan dalam mewujudkan janji-janji kampanyenya terdahulu.

Anggi Ramadhan juga berpendapat terlepas dari kasus korupsi yang melibatakan Hidayat Batubara 2 tahun lalu, Dahlan Hasan yang merupakan paket pasangan pada Pilkada 2010 lalu dinilai tidak mampu melanjutkan estafet kepemimpinan yang di tinggalkan bupati terdahulu.

”Mereka itu sama tanggunggjawabnya terhadap masyarakat Madina, setelah menjadi Plt. Bupati Madina karena mereka mendapat mandat langsung dari rakyat,” tegas Anggi.

Anggi menilai dari perkembangan berbagai laporan dan diskusi dengan HMI se-kawasan Madina beberapa waktu lalu, semua persoalan antara lain masalah izin dan penyerobotan lahan warga oleh PT M3, masalah Sorik Mas Minning, dan PT.SMGP.

Kemudian masalah sengketa perkebunan, tapal batas dan tanah adat masyarakat di Pantai  Barat.  Masalah korupsi di Dinas Kesehatan, Pertanian, Perikanan, dan Dinas PU yang sudah mencuat ke publik.

Badko HMI Sumut  menilai pembiaran terhadap segala persoalan itu merupakan cerminan niat dari Dahlan Hasan sendiri, yang mungkin sengaja dibiarkan karena kemungkinan faktor kepentingan pribadi.

Karena sektor yang bermasalah itu adalah “lahan basah” semua, jika ditarik  ulur, masalah-masalah tersebut pastinya lebih menguntungkan daripada mengurusi masyarakat.

Untuk itu Anggi tidak heran lagi jika belakangan ini berbagai elemen kencang menyurakan atas ketidakpercayaan mereka terhadap plt. bupati Madina saat ini.

Terkait langkah kedepan yang akan ditempuh Badko HMI SUMUT atas segala persoalan di Madina, dia menyatakan dengan tegas akan membawa persoalan-persoalan korupsi di Mandailing Natal ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun tidak hanya Madina, kabupaten/kota lain pun sudah ada bahan dan laporan yang diperoleh dan akan ditindaklanjuti ke KPK.

“Khusus mengenai Madina kami nilai akan menjadi prioritas mengingat banyaknya masalah dugaan korupsi,” terang Anggi.

“Data dan laporan hasil monitoring dugaan korupsi Madina yang kita peroleh dari kawan-kawan beberapa waktu lalu mungkin sudah cukup lah untuk kita bawa ke Jakarta. Intinya kan HMI ini hadir untuk kemaslahatan ummat, dan korupsi merupakan salah satu  penghambat bagi kemaslahatan ummat, dan itu yang akan kita perangi,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejatisu panggil tersangka korupsi BBD Padang Lawas

    Kejatisu panggil tersangka korupsi BBD Padang Lawas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN   –  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali melayangkan pemanggilan terhadap tersangka AH, Direktur CV Gading Emas, terduga korupsi Bantuan Bencana Daerah Kabupaten Padang Lawas tahun anggaran 2011 senilai Rp 1,2 miliar. Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama di Medan mengatakan, tersangka tersebut sudah dua kali dipanggil tim penyidik di institusi hukum itu. Namun, ujarnya, […]

  • DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejadian Lagi di Langkat LANGKAT-Indikasi tindak pidana korupsi berjamaah di Kabupaten Langkat kembali mencuat. Kali ini muncul dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat yang membocorkan APBD dengan nilai Rp1,4 miliar. Kebocoran anggaran ini tercium saat sejumlah mantan dewan periode 2004-2009 ramai-ramai memulangkan uang ke kantor dewan, Rabu (26/1) siang. Pemulangan uang negara itu, […]

  • Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kinahrejo terlihat lunglai. Desa yang biasanya begitu hijau kini telah layu. Rumah-rumah porak poranda, pohon-tanaman bertumbangan, hewan ternak teronggok tak bernyawa. Sejauh mata memandang, seluruh desa itu bersepuh debu vulkanik. Bangunan masjid terlihat masih berdiri. Di dekatnya, bangunan rumah telah hancur. Di antara puing-puing kayu bangunan itu, sesosok tubuh berhasil ditemukan rombongan tim SAR. Tubuh […]

  • Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online)- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan meluapnya Sungai Aek Mata mengakibatkan ruas jalan penghubung antara Kecamatan Hutabagot dengan Kecamatan Panyabungan tergenang air. Jumat (14/7/2023). Diketahui, ruas jalan Manyabar Gunung Manaon ini merupakan akses utama bagi warga Kecamatan Hutabargot menuju Kota Panyabungan, banjir ini juga mengakibatkan sejumlah pelajar yang hendak […]

  • RAPBD Madina 2020 Turun dari 2019

    RAPBD Madina 2020 Turun dari 2019

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan APBD Madina TA 2020 diajukan sebesar Rp 1.667.753.177.436. Angka ini menurun dari Tahun Anggaran 2019 yang sebesar Rp 1.698.320.475.820. Pengajuan RAPBD 2020 disampaikan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Rapat Paripurna DPRD Madina, Selasa (17/12/2019). Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. PENDAPATAN Angka Rp 1.667.753.177.436 […]

  • BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    BAHASA MANDAILING (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z Pengaduan Lubis (almarhum) Bahasa Daun-daunan Di samping kelima macam ragam bahasa yang telah dikemukakan di atas, pada masa lalu masyarakat Mandailing juga memiliki satu ragam bahasa yang lain yang dinamakan hata bulung-bullung (ertinya daun-daunan). Ch. A. van Ophuysen menamakannya bladerentaal. Berbeda dari bahasa yang biasa, yang digunakan sebagai kata-kata dalam hata bulung-bulung […]

expand_less