Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Bahaya Terlalu Banyak Bersumpah

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
  • print Cetak

 

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Perseteruan Eyang Subur versus Adi Bing Slamet-Arya Wiguna membuat heboh jagat hiburan tanah air. Tayangan infotainment secara massif berhasil menyihir masyarakat. Banyak orang meniru dan mengabadikan aksi maki dan umbar aib dalam video-video parodi yang diungguh di dunia maya. Dari  Salah satu yang menarik dan banyak ditiru adalah kesaksian Arya Wiguna dan sumpah “Demi Tuhaan”-nya dengan menggebrak meja.

Banyak orang meniru aksi sumpah “Demi Tuhaan” Arya Wiguna sehingga manjadi mainan dan materi guyonan. Padahal sumpah merupakan sesuatu yang agung; khususnya jika disebut nama Allah di dalamnya. Karenanya dalam tulisan berikut kami ingin ingatkan saudara seiman agar tidak memainkan sumpah dengan nama Allah dan menggampangkannya.

Sesungguhnya terlalu gampang dan sering bersumpah dengan nama Allah menunjukkan tidak ada (kurang)-nya pengagungan terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Padahal mengagungkan nama Allah merupakan tanda sempurnanya tauhid. Jika ia terlalu sering bersumpah maka orang akan mengganggap remeh sumpahnya tersebut. Akibatnya, sumpah dengan nama Allah dianggap remeh atau enteng.

Allah telah mencela orang yang terlalu banyak atau gampang bersumpah.

وَلاَ تُطِعْ كُلَّ حَلاَّفٍ مَّهِينٍ

Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina.” (QS. Al-Qalam: 10)

Allah sudah memerintahkan agar tidak mudah dan sering bersumpah dalam firman-Nya,

وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُم

Dan jagalah sumpahmu.” (QS. Al-Maidah: 79)

Ada beberapa makna dan maksud yang disebutkan para ulama tentang maksud dari perintah menjaga sumpah:

Pertama, menjaga sumpah dengan nama Allah dari bersumpah dusta. Ia berusaha jujur dalam sumpahnya. Kemudian jika ada orang yang bersumpah dengan nama Allah ia menerimanya selama tidak ada indikasi kuat bahwa ia berbohong dan bersumpah terhadap sesuatu yang batil.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ حَلَفَ بِاللَّهِ فَلْيَصْدُقْ وَمَنْ حُلِفَ لَهُ بِاللَّهِ فَلْيَرْضَ وَمَنْ لَمْ يَرْضَ بِاللَّهِ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ

Barangsiapa yang bersumpah dengan nama Allah, maka hendaknya ia jujur. Dan Barangsiapa yang diberi sumpah dengan nama Allah maka hendaklah ia rela (menerimanya), barangsiapa yang tidak rela menerima sumpah tersebut maka lepaslah ia dari Allah.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadits lain,

وَلاَ تَحْلِفُوْا بِاللهِ إِلاَّ وَأَنْتُمْ صَادِقُوْنَ

Dan janganlah kamu bersumpah atas nama Allah kecuali kamu dalam kondisi benar (sungguh-sungguh).”(HR. Abu Dawud dan al-Nasa’i)

Kedua, menjaga sumpah dengan tidak membatalkan atau menghianati sumpahnya apabila telah bersumpah. Kecuali membatalkannya untuk kebaikan; seperti bersumpah untuk tidak berbicara kepasa saudaranya. Dan jika membatalkan sumpahnya maka ia membayar kafarah sumpahnya.

Ketiga, menjaga sumpah dari banyak (sering) bersumpah. Ia tidak buru-buru bersumpah kecuali karena sesuatu yang mendesak dan sangat membutuhkan sumpah tersebut.

Larangan terlalu gampang dan sering bersumpah dikuatkan dalam beberapa hadits yang membahas larangan bersumpah dengan nama Allah untuk melariskan dagangan, walaupun ia jujur dalam sumpahnya.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

الْحَلِفُ مُنَفِّقَةٌ لِلسِّلْعَةِ مُمْحِقَةٌ لِلْبَرَكَةِ

Sumpah bisa melariskan dagangan dan menghancurkan keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Salman Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

ثَلاثَةٌ لا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، وَلاَ يُزَكِّيهِمْ ، وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ : أُشَيْمِطٌ زَانٍ ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ ، وَرَجُلٌ جَعَلَ اللهُ لَهُ بِضَاعَةً فَلا يَبِيعُ إِلَّابِيَمِينِهِ وَلاَ يَشْتَرِي إِلَّابِيَمِينِهِ

Tiga orang yang mereka itu tidak diajak bicara dan tidak disucikan oleh Allah pada hari kiamat, serta bagi mereka siksa yang pedih: Orang tua beruban yang berzina, orang melarat yang congkak, dan orang yang menjadikan Allah sebagai barang dagangannya; ia tidak membeli dan tidak pula menjual kecuali dengan bersumpah.” (HR. Al-Thabrani dengan sanad shahih. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’: 3072)

. . . terlalu gampang dan sering bersumpah dengan nama Allah menunjukkan tidak ada (kurang)-nya pengagungan terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. . .

Hikmah Tidak Banyak Bersumpah

  1. Orang yang terlalu sering bersumpah dengan nama Allah, maka sumpah itu akan mengalir dari lisan dalam perkara yang besar dan kecil. Sehingga sumpah tersebut tidak membekas dalam hatinya. Ia tak akan aman dari bersumpah palsu sehingga ia merusak tujuan pokok dari disyariatkannya bersumpah.
  2. Saat seseorang sempurna mengagungkan Allah maka ia akan lebih sempurna dalam ubudiyah. Di antara tanda sempurnanya pengagungan terhadap Allah ia jadikan zikrullah sebagai sesuatu yang paling agung dan tinggi di sisinya daripada menampakkannya untuk kepentingan dunia.
  3. Orang yang banyak bersumpah maka ia merendahkan kejujuran dirinya dan kepercayaan orang lain kepadanya. Seolah-olah ia tidak jujur sehingga ia harus bersumpah agar orang percaya, karenanya Allah menyifati orang yang banyak sumpah sebagai orang hina.

Penutup

Menguatkan bahasan di atas, kita lihat kehidupan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam masa dakwah beliau selama 23 tahun hanya terekam sumpah beliau sekitar 80-an kali. Padahal beliau membutuhkan untuk meyakinkan manusia terhadap apa yang beliau dakwahkan. Karenanya bagi orang tua yang agar mendidik anak-anaknya agar mengagungkan Allah; Nama dan syariat-Nya. Di antaranya dengan melarang mereka dari bersumpah dalam urusan kecil. Bagi dai agar memperingatkan umat supaya lebih mengagungkan nama Allah dan sumpah dengan menyebut nama-Nya; di antaranya tidak mudah bersumpah kecuali karena sesuatu yang benar-benar mendesak. Wallahu Ta’ala A’lam.(voa-islam)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati dan Kapolres Lepas Peserta Funbike

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangkaian acara Hari Bhayangkara ke-76, Polres Madina menggelar kegiatan Funbike, Minggu (19/6). Para peserta yang diikuti sekitar 200 orang ini dilepas langsung oleh Kapolres AKBP H. M. Reza CAS dan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution. Peserta olahraga bersama ini diikuti oleh masyarakat Madina, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, […]

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

  • Fenomena Perdukunan dan Peran Negara Penjaga Aqidah Umat

    Fenomena Perdukunan dan Peran Negara Penjaga Aqidah Umat

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Sri Wardani Hasibuan Aktivis Dakwah Di tengah arus zaman modern saat ini, yang seharusnya orang-orang berpikir ilmiah dan logis telah berkembang pesat dan menyebar ke seantero dunia. Budaya, tradisi serta kebiasaan-kebiasaan lama yang menyimpang yang dulu biasanya dilakukan, akan terkikis secara perlahan. Namun tidak dengan hal-hal yang berbau gaib, justru masih menjadi idaman bahkan […]

  • Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    Dua Terpidana Bali Nine Bakal Didor, Ibu Menteri Surat-suratan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Australia protes terhadap rencana eksekusi dua terpidana mati kasus narkoba kelompok Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun sibuk berkomunikasi dengan pemerintah asal dua terpidana itu untuk memberikan penjelasan. Retno mengatakan, pemerintah konsisten untuk berkomunikasi dengan pemerintah Australia. Misalnya, dirinya yang menjalin kontak dengan Menteri […]

  • Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    Rangkap Jabatan Seolah Jadi Kebiasaan Diera Bupati Saipullah Nasution, 15 OPD Madina Dijabat Plt

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Praktik rangkap jabatan makin mengakar di Pemkab Mandailing Natal. Penyerahan jabatan Plt Kepala Dinas PUPR kepada Sahnan Pasaribu, pada Rabu (29/4), menambah panjang daftar OPD yang diisi pelaksana tugas. Total sudah 15 OPD dipimpin Plt atau pejabat rangkap. Sahnan sendiri masih menjabat definitif sebagai Asisten I Setdakab. Artinya, satu orang kini mengurus dua […]

  • Peserta InasSEC 2014 Ditantang Buat Produk Atasi Persoalan Nyamuk

    Peserta InasSEC 2014 Ditantang Buat Produk Atasi Persoalan Nyamuk

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam acara Indonesian Science Enterprise Challenge (InaSEC)‎ 2014, 60 siswa-siswi ditantang untuk menawarkan produk atau service  yang bisa menjadi solusi terkait masalah tingginya penyakit atau kematian oleh nyamuk‎. Siswa-siswi yang berasal dari 16 sekolah di Jakarta, Sumatera Selatan, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur itu ‎diberikan waktu 24 jam […]

expand_less