Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
  • print Cetak

 

pasar ulupungkut 300413aaa

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak.
Syaiful Anwar (35), salah seorang warga Hutapadang kepada Wartawan, Rabu (3/4) mengatakan, sejak dibangun tahun 2003 lalu bangun pasar ini tidak pernah dipergunakan. Kita juga tidak tahu apa penyebabnya, khabarnya masyarakat enggan memakai bangunan pasar tersebut karena tempatnya terlalu jauh dari desa Hutagodang, padahal kalau di perhatikan lokasi ini pas di pinggir jalan,” ujarnya.
“Jadi bangunan ini mubazir, uang negara sia-sia kemari. Padahal, untuk membangun Pasar ini warga Hutapadang sudah berkorban. Dulunya, pertapakan bangunan pasar ini sebenarnya diperuntukkan untuk kantor Camat Ulu Pungkut. Karena persayaratan pemekaran saat itu harus ada pertapakan kantor Camat, makanya warga menyediakan lahan ini, tapi entah bagaimana berubah fungsi menjadi bangunan pasar,” katanya.
Bukan itu saja, awalnya tanah itu dibeli dari dana bandes untuk warga Hutapadang yang hasilnya untuk biaya gaji guru-guru mengaji di sini. Tapi karena keinginan warga agar pemekaran Kecamatan terlaksana, diberikan untuk pertapakan kantor Camat. Setelah berubah pungsi jadi bangunan pasar tidak berpungsi pula, warga tentunya sangat kecewa. Bagusan tanahnya kembali dipulangkan kemasyarakat agar bisa dikelola untuk membayar guru mengaji di sini,” tandasnya.
Sebenarnya, kata Syaiful, kalau pemerintah mau mempungsikan pasar ini mudah saja, tinggal menghimbau warga atau pedagang agar berjualan kemari. Tapi ini tidak pernah di lakukan, pemerintah sepertinya tetap memampaatkan pasar lama yang statusnya milik pribadi dari pada memindahkannya kemari. Jadi intinya terletak kemauan pemerintah setempat dengan berkoordinas dengan Pemkab Madina.
Camat Ulu Pungkut Mohd Johan, S.Sos yang di komfirmasi mengakui kalau bangunan pasar itu memang belum di fungsikan. “ Sejak dibangun, pasar itu memang belum pernah difungsikan di karenakan bangunannya masih kurang. Bangunan yang ada sekarang hanya dua ruko dan satu los, jadi masih jauh dari kekurangan,”ujarnya. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARJAGO TARUTUNG

    MARJAGO TARUTUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Trimanto B. Ngaderi*) Musim durian telah tiba. Sudah menjadi kebiasaan penduduk huta, mereka marjago tarutung, siang dan malam. Mereka berlindung dari hujan dan angin malam di sopo, dangau atau biasa disebut bandar. Sebuah balai-balai terbuat dari bambu yang dibelah dan kayu diletakkan di dangau itu. Mereka tidur atau duduk santai di atas balai […]

  • Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kuasa hukum pasangan calon bupati Mandailing Natal (Madina) Sumut, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (Sahata) optimis hakim panel 1 pada Mahkamah Konstitusi (MK) akan menguatkan Keputusan KPU Madina. Mandailing Natal (Madina) yang menyatakan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • PERANTAU PUJI SIKAP BUPATI MADINA

    PERANTAU PUJI SIKAP BUPATI MADINA

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Foto surat pengunduran diri Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang beradar di facebook menjadi perhatian perantau di Jakarta. “Jika surat pengajuan pengunduran diri itu benar, menunjukkan Dahlan Hasan Nasution seorang yang gentelmen,” ujar Erie Batubara perantau asal Mandailing yang merantau di Jakarta, kepada Mandailing Online via telefon seluler, Minggu (21/4/2019). Berdasar […]

  • Riska Raih Cumlaude di USU, Harun Nasution Ucapkan Selamat

    Riska Raih Cumlaude di USU, Harun Nasution Ucapkan Selamat

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Riska Amaliah alumni SMA 1 Panyabungan berhasil meraih predikat Cumlaude Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara dengan indeks prestasi: 3,92. Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Musthafa Nasution mengucapkan selamat kepada Riska Amalia karena telah mengharumkan Mandailing Natal. Riska diwisuda di Auditorium USU, Senin (25/11/2019). Gadis kelahiran Panyabungan 24 Juli 1995 ini […]

  • Capaian Vaksinasi untuk Maksimalkan Pembangunan

    Capaian Vaksinasi untuk Maksimalkan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian vaksinasi ternyata berpengaruh terhadap maksimalisasi anggaran untuk pembangunan, baik fisik maupun SDM. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution dalam acara launching Digitalisasi Transaksi Penerimaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (15/12). Wabup Atika menyampaikan, capaian vaksinasi di Madina masih kurang 14 […]

  • Alokasi DD Tahun 2016 di Kampung Padang Diduga Tumpang Tindih Dengan Tahun 2015

    Alokasi DD Tahun 2016 di Kampung Padang Diduga Tumpang Tindih Dengan Tahun 2015

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal kecewa terhadap penggunaan Dana Desa tahun ini. Pasalnya, Dana Desa yang dialokasikan tahun 2016 ini diduga dialokasikan pada titik yang sama, yakni pembangunan rabat beton jalan pemukiman tahun 2015. “Tahun 2015 yang lalu Dana Desa Kampung Padang sebesar Rp 46.232.200 dipergunakan untuk […]

expand_less