Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Banyak PNS ‘Lari’ dari Taput

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


TARUTUNG-Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Utara (Taput), Jasa Sitompul, menyampaikan kritik atas banyaknya PNS setingkat eselon II dan III ‘lari’ dari Pemkab Taput dan memilih berkarir di daerah lain. Kondisi itu menyebabkan proses pembangunan terhambat, sebab PNS yang pindah umumnya para pejabat potensial dan layak menduduki jabatan strategis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Taput Drs Rudolf Manalu melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi K Siregar mengakui hal itu. Menurutnya, selama tahun 2010, sudah ada 52 Pegawai Negeri Sipil (PNS) hengkang atau pindah dari Taput.

“Perpindahan itu tidak sebanding dengan PNS yang masuk ke daerah ini. Di mana PNS pindahan yang masuk ke Taput hanya 21 orang. Hal itu tentu sangat menghambat proses pembangunan,” ucap K Siregar.

Ditanya apa alasan para PNS memilih ke luar daerah, K Siregar mengaku tidak tahu. “Soal itu saya kurang tahu. Yang jelas, mereka memilih pindah dengan alasan masing-masing. Ada yang bilang, mereka mendapat tawaran kerja di daerah lain, maka buru-buru mengurus surat pindah,” terangnya.

Salah seorang pejabat Eselon III bernama Rasidin Manik yang sebelumnya bertugas di BKD Taput, bahkan mengaku sudah pindah ketika dihubungi via telepon seluler. Dia mengaku sudah tidak bertugas lagi di wilayah tersebut sejak dua bulan lalu. “Saya tidak bertugas di Taput lagi. Sekarang saya sudah mengabdi di Kabupaten Simalungun,” ucapnya.

Ditanya apa alasannya pindah, Rasidin enggan menjelaskan. “Soal itu tidak usahlah dibahas, tak perlu diperpanjang,” ujarnya singkat dan langsung menutup telepon genggamnya.

Salah seorang pejabat Eselon II yang juga pindah tugas ke daerah lain adalah CY Hutauruk, mantan Staf Ahli Taput dan sekarang bertugas di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Perpindahan sejumlah pejabat ini sudah mendapat protes dari anggota DPRD Taput Jasa Sitompul. Anggota Komisi A yang membidangi pendidikan ini menyayangkan perpindahan para pejabat tersebut. Dia menilai, PNS yang pindah ke luar daerah merupakan orang-orang bermutu, hanya saja tidak diberdayakan pemerintah setempat.

“Saya kira itulah alasan mereka (pejabat, red) hengkang dari Taput. Karena merasa tidak diberdayakan, mereka memilih pindah dan mengabdi ke kabupaten/kota lain,” bebernya.

Ironisnya, informasi yang beredar di Pemkab Taput, saat ini sekitar 20 PNS sedang mengajukan surat pindah. Namun belum diketahui apa alasan mereka mengurus perpindahan tersebut.

P Nainggolan (43), salah seorang warga Taput yang mengaku berteman dengan sejumlah pejabat, mengomentari perpindahan sejumlah pejabat itu. “Misalnya, YC Hutauruk. Sebelum ia menjadi Staf Ahli Taput, yang bersangkutan adalah mantan Kepala Dinas Kehutanan pada tahun 2009. Artinya, sudah berpegalaman di bidang Kehutanan. Seharusnya orang seperti dia dibutuhkan saat ini mengingat banyaknya daerah yang sudah rawan longsor dan banjir. Melihat situasi seperti ini, harusnya pemimpin Taput intropeksi diri. Mungkin saja mereka merasa tidak nyaman bertugas karena dihantui pemutasian, yang akhir-akhir ini marak di Taput,” katanya. (rih/smg)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Pembelian Lahan Terminal Panyabungan : Pembeli Lahan Mengaku Bukan Untuk Terminal

    Modus Pembelian Lahan Terminal Panyabungan : Pembeli Lahan Mengaku Bukan Untuk Terminal

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pembelian tanah untuk lahan terminal Panyabungan, ternyata memiliki pola tersendiri. Soripada sebagai keluarga penjual sebahagian lahan terminal Type A yang berhasil dijumpai di Mapolres Mandailing Natal, Rabu (3/2) mengatakan bahwa pada tahun 2013 yang lalu familinya menjual tanah tersebut kepada salah seorang berinisial AH seorang PNS di Pemkab Madina, namun ternyata […]

  • Kapolda Sumut Apresiasi Kabupaten Madina

    Kapolda Sumut Apresiasi Kabupaten Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi kesiapan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Di Sumut baru dua kabupaten yang siap mendirikan koperasi Merah Putih, Madina satu diantaranya. Kapolda Sumut menyatakan menjawab wartawan didampingi Bupati Madina Saipullah Nasution, di Mapolres Madina, Selasa (29/4/2025). Di sisi lain, […]

  • Siphon Irigasi Batang Gadis yang Rusak Mulai Diperbaiki

    Siphon Irigasi Batang Gadis yang Rusak Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Siphon Irigasi Batang Gadis di Lintas Timur Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang patah mulai diperbaiki. Siphon irigasi yang patah tersebut telah hampir dua tahun tidak bisa mengairi ratusan hektar sawah di sejumlah desa di Kecamatan Panyabungan. Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat melihat pekerjaan perbaikan irigasi yang […]

  • Hidayat Batubara Dituntut 8 Tahun

    Hidayat Batubara Dituntut 8 Tahun

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal non aktif Hidayat Batubara dituntut 8 tahun penjara serta denda Rp 300 juta subsider 5 bulan oleh jaksa penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (8/1/2013). Demikian dilansir TRIBUN MEDAN.com. Menurut jaksa, Bupati Hidayat Batubara memerintahkan anak buahnya mencari kontraktor proyek pembangunan RSUD Panyabungan yang bersedia membayarkan fee sebesar […]

  • Seminar BOC Dorong Generasi Muda Sukses di Era Digital

    Seminar BOC Dorong Generasi Muda Sukses di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle BOC
    • 0Komentar

        … PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) — Business Owners Community (BOC) menggelar seminar bertema “Sukses di Era Digital” di Aula KPN Budi Luhur, Padangsidimpuan, Minggu (23/8/2026) Seminar tersebut diikuti peserta dari kalangan santri, pelajar SLTA dan mahasiswa, dengan menghadirkan Taufik Akmal, praktisi marketing digital asal Medan, sebagai pembicara. Dalam kesempatan itu, Taufik membagikan kisah perjalanan […]

  • Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penolakan terhadap label “Batak” terus bergulir dari kaum Mandailing di Indonesia. Komponen Mandailing di Kota Medan, Senin (13/11/2017) mendeklarasikan pernyataan sikap menolak label Batak terhadap etnis Mandailing. Deklarasi itu bertempat di Amaliun Food Court, Medan. Komponen-komponen kaum mandailing Kota Medan itu meliputi tokoh perantau asal Mandailing, Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Provinsi […]

expand_less